Connect with us

Kesehatan

RSBP Batam Jadi Pusat Layanan Kesehatan Berbasis Digital

Published

on

Penandatangan kerja sama antara pemerintah Indonesia, BP Batam, dan dClinic untuk pengembangan proyek blockchain terbesar di Asia Tenggara. (Foto: Dokumentasi RSBP Batam dan dClinic)

Geosiar.com, Batam – Rumah Sakit Badan Pengelola (RSBP) Batam, Badan Pengelola (BP Batam), dan dClinic telah resmi menandatangani kontrak kerjasama di bidang layanan kesehatan berbasis digital untuk pengembangan proyek medical blockchain terbesar di Asia Tenggara.

Sejauh ini, RSBP Batam merupakan rumah sakit pertama di Indonesia yang sedang merintis layanan digital medis dengan menggandeng dClinic selaku penyelenggara medical blockchain internasional. Kerjasama ini juga akan mencakup peresmian BMB (Batam Medical Block chain), dan meningkatkan PHB dClinic (Private Healthcare Blockchain) yang akan diselenggarakan di Pusat Data BP Batam.

Direktur RSBP Batam Sigit Riyarto mengatakan bahwa kerjasama dengan dClinic bertujuan untuk memperkenalkan BMB ke seluruh penjuru Indonesia sebagai sarana dan prasarana untuk membantu layanan kesehatan berbasis teknologi.

“Bekerja sama dengan dClinic kami bertujuan untuk memperkenalkan BMB ke Batam dan ke seluruh Indonesia. Kami membantu sistem perawatan kesehatan dan membantu membawa perubahan dalam cara berkomunikasi dan meyakinkan konsumen kami,” kata Sigit Riyarto, Rabu (31/7/2019).

Proyek Blockchain ini bernilai USD 140 juta, dianggap bakal sangat memengaruhi layanan kesehatan terutama bagi penyedia layanan dan kepentingan konsumen. Dalam kerjasamanya, dClinic turut melibatkan Deloitte & Touche Financial Advisory Services Pte Ltd sebagai penasihat utama dalam pengembangan proyek ini.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia merencanakan untuk menciptakan Zona Ekonomi Medis dan Digital di Batam. Adapun alasan Batam dipilih menjadi lokasi pengembangan medical block chain karena dinilai sebagai tempat yang tepat sebagai “Centre of Excellence”.