Connect with us

Nasional

Ibu Kota Baru, Jutaan PNS Siap Ikut Pindah

Published

on

Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Geosiar.com, Jakarta – Rencana pemindahan ibu kota negara sedang dipertimbangkan oleh pemerintah. Kalimantan dikabarkan menjadi calon kuat ibu kota baru menggantikan DKI Jakarta.

Pemindahan ibu kota negara juga harus diikutisertakan dengan pemindahan pegawai negeri sipil (PNS) kementerian dan lembaga (K/L) pusat. Ada sekitar 1 juta abdi negara yang bakal ikut jika ibu kota negara dipindahkan.

“Kita di kementerian/lembaga di pusat ini jumlah ASN pusat 1 juta orang. Sudah direncanakan kalau ibu kota pindah, ASN pindah,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin usai membuka rapat koordinasi pengadaan CPNS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

Kebutuhan untuk membangun ibu kota baru diperkirakan mencapai hingga Rp 466 triliun. Jumlah tersebut dipergunakan untuk menyediakan fungsi utama ibu kota seperti gedung pemerintahan, hingga pengadaan lahan.

Sementara proses pemindahan ibu kota negara pada tahun 2019 sebagai keputusan, tahun 2020 sebagai proses perencanaan, tahun 2021-2023 proses pembangunan, dan hingga tahun 2024 mulai memindahkan pusat pemerintahan.

Pemerintah saat ini memutuskan untuk menyelesaikan kajian wilayah untuk menuju pengambilan keputusan. Pemerintah bahkan akan belajar dari negara-negara sahabat yang berhasil memindahkan ibu kota negaranya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro sebelumnya memperkirakan ibu kota baru siap dihuni mulai 2024 mendatang.

Nasional

Kapolres Blitar Benarkan Penangkapan 3 Terduga Teroris

Published

on

Ilustrasi Tim Antiteror Detasemen Khusus (Densus) 88.

Geosiar.com, Blitar – Kapolres Blitar Ajun Komisaris Besar (Kombes) Anisullah M Ridho membenarkan adanya penangkapan terhadap tiga terduga teroris di wilayah Blitar oleh Tim Antiteror Detasemen Khusus (Densus) 88 pada Jumat (23/8/2019) Sekitar pukul 20.22 WIB.

“Memang benar bahwa Polres Blitar telah membantu back up giat penindakan yang dilakukan oleh Tim Densus Mabes Polri yang telah mengamankan terduga teroris di wilayah Blitar,” ujar Kapolres Anisullah di Blitar, Sabtu (24/8/2019).

Selain menangkap, petugas Polres Blitar juga ikut membantu proses penggeledahan rumah terduga teroris. Setelah menjalani penggeledahan, tim langsung membawa terduga teroris tersebut ke Polres Blitar yang kemudian dilanjutkan ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Dari giat dimaksud ada satu terduga yang beralamat di Kabupaten Blitar dan dua orang terduga beralamat di Kota Blitar,” tandas dia.

Adapun identitas terduga teroris yang ditangkap antara lain berinisial JO (47) warga Jalan Riam Kiri, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar. KU (48) warga Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar. SU (53) warga Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

Continue Reading

Nasional

Tak Lolos Seleksi Capim KPK, Laode Syarif: Biasa Saja

Published

on

Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif

Geosiar.com, Jakarta – Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif mengaku memiliki perasaan biasa saja ketika tahu namanya tidak ada dalam daftar 20 nama capim yang lolos di tahap selanjutnya.

“Perasaan saya biasa saja ketika tidak lulus ke 20 besar,” kata Syarif, Jumat (23/8/2019).

Laode mengulang perkataannya yang sebelumnya ia sampaikan saat menjalani tes psikologi. Dia mengatakan lulus Alhamdulillah, tidak lulus juga Alhamdulillah.

“Sebagaimana yang saya kemukakan sebelum-sebelumnya,” tandasnya.

Panitia seleksi capim KPK periode 2019-2023 sebelumnya sudah merilis 20 nama yang lolos pada tahap profile assessment. Dari 20 nama itu, hanya Alexander Marwata yang lolos sebagai calon inkumben.

Pada seleksi periode kali ini, Syarif maju bersama Alex dan Basaria Panjaitan sebagai calon inkumben. Basaria telah lebih dulu gugur pada tahap tes psikologi. Syarif menyusul gugur di tahap profile assessment.

Syarif mengungkapkan bahwa banyak kegiatan yang akan dia lakukan setelah tak menjabat pimpinan KPK. Dia mengatakan akan kembali mengajar sebagai dosen. Selain itu, ia juga bakal tetap membantu KPK dari luar.

Continue Reading

Nasional

Moeldoko Soal Kabinet Baru Jokowi: Banyak Menteri Perempuan

Published

on

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (Foto: KOMPAS.com/GHINAN SALMAN)

Geosiar.com, Jakarta – Kebanggaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada menteri perempuan di kabinet kerja periode 2014-2019 sepertinya akan berlanjut ke periode selanjutnya. Pasalnya, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menyatakan, menteri kabinet baru Jokowi lima tahun ke depan juga akan dipenuhi kaum perempuan.

“Pasti itu jadi pertimbangan. Tapi aku nggak ngerti komposisinya ya. Tapi faktor itu pasti,” tutur Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Disebutkan Moeldoko, keterwakilan perempuan juga akan menjadi fokus Jokowi di periode kedua pemerintahannya. Hal ini disebutnya sebagai keseimbangan gender.

“Keseimbangan gender istilahnya,” ujarnya.

Dalam periode 2014-2019, jumlah menteri perempuan Jokowi-Jusuf Kalla sebanyak delapan orang, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Kemudian, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M Soemarno, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Kemudian, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com