Connect with us

Sumut

Jokowi Bakal Kunjungi Samosir, Pemerhati KDT: Fokus Isu Lingkungan

Published

on

Kunjungan Jokowi ke Samosir dalam rangka meninjau pengembangan potensi pariwisata Pulau Samosir sekaligus menghadiri Karnaval Pesta Danau Toba, Minggu (21/8/2016)

Geosiar.com, Medan – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan bakal mengunjungi Kabupaten Samosir, Sumatera Utara pada Senin hingga Rabu, 29-31 Juli 2019. Kunjungan Jokowi kali ini untuk meninjau beberapa titik pelaksanaan pekerjaan pembangunan yang bersumber dari APBN.

Salah satu pemerhati Kawasan Danau Toba (KDT), Perhimpunan Jendela Toba mengapresiasi rencana kedatangan Presiden Jokowi ke objek wisata Sumatera Utara tersebut.

Mangaliat Simarmata, Ketua Perhimpunan Jendela Toba, menyatakan bahwa kedatangan Jokowi menunjukkan keseriusan pemerintah pusat untuk mengembangkan potensi objek wisata KDT.

“Beliau sudah bolak-balik datang ke Danau Toba. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat menjadikan KDT sebagai objek wisata bertaraf internasional,” tutur Mangaliat, Jumat (26/7/2019).

Dalam kesempatan itu, Mangaliat mengungkapkan harapan agar presiden juga fokus pada isu lingkungan di kawasan tersebut. Sebab, menurut Mangaliat, jika lingkungan di kawasan tersebut masih bermasalah, maka tidak ada gunanya KDT dijadikan wisata kelas dunia.

“Omong kosong itu, bila perambahan hutan, pencemaran danau masih terus dibiarkan terjadi di KDT. Tidak ada gunanya wisata itu, bila KDT hancur,” jelas Mangaliat.

Sebagai informasi, kedatangan Presiden Jokowi ke Kabupaten Samosir itu dikabarkan untuk memantau perkembangan sejumlah proyek nasional di kabupaten ini. Salah satunya proyek pembangunan rute Medan melalui Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, menuju Bandara Internasional London Heathrow oleh Garuda Indonesia.

Menurut Jokowi, rute tersebut berpotensi mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba sebagai destinasi unggulan.