Connect with us

Sumut

GERANIT Diharapkan Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Published

on

Medan, Geosiar.com – Lahirnya organisasi Gerakan Anti Narkotika Internasional (GERANIT) diyakini dapat meminimalisir peredaran Narkoba di tengah masyarakat. GERANIT diharapkan sebagai wadah masyarakat bekerjasama dengan pemerintah menghempang barang berbahaya itu.

Sejumlah pengurus yang mengaku siap membantu aparat kepolisian memberantas Narkoba melakukan
Deklarasi dan Rapat Kerja Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Anti Narkotika Internasional (DPP-GERANIT) yang terselengara di Palladium Plaza Jalan Kapten Maulana Lubis Medan Sumatera Utara, Sabtu (27/07/2019)

Melalui siaran pers yang diterima Geosiar.com, Sabtu (27/7/2019), Kapolda Sumatera Utara yang diwakili Wadirnarkoba Polda Sumut, AKBP Frenky Yusandy saat menghadiri acara rapat kerja menyampaikan Sumut menempati peringkat ke 2 di Indonesia dalam penanganan kasus narkotika.

Disebutkan, saat ini hampir 8.000 orang tersangka yang sudah sampai di pengadilan. Untuk itu, pihak Kepolisian dan Badan Narkotik Nasional mempunyai komitmen tinggi untuk memberantas peredaran narkoba.

“Narkotika ini berkembang dari masa ke masa. Seperti dulu ganja terus berkembang menjadi extasi, heroin, sabu dan jenis lainnya. Dalam hal ini pengguna ketergantungan orang dalam jenis obat tersebut. Maka saat ini sangat dibutuhkan penanganan serius,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Frengki berharap organisasi GERANIT harus memiliki nilai lebih dari organisasi lain dan memiliki sekmen yang berbeda. Sehingga mampu
mendukung kinerja Polisi dan BNN menangani masalah narkoba. “Tentu melalui sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba.GERANIT harus gencar melakukan sosialisasi bahaya Narkoba di tengah masyarakat,” harap Frenky.

Sangat disayangkan, pengedar narkoba sampai melibatkan ibu rumah tangga menjual paketan narkoba murah Rp 50 ribuan. Sindikat agen narkoba sangat licik untuk memuluskan marketnya. “Untuk itu, rekan rekan GERANIT diharapkan mampu mengedukasi kalangan bawah agar meminimilasir market kecil itu. Musuh kita paling besar adalah sindikat peredaran narkotika yang merupakan tantangan berat kita,” tegas Frenky.

Sementara itu, Ketua Umum DPP GERANIT, Putra Lubis didampingi Sekjend Nelly Simamora mengatakan, Narkoba merupakan musuh bersama yang merusak generasi penerus bangsa. Maka dengan itu mengajak bersama memberantas peredaran gelap narkotika dan sejenisnya.

Narkoba bukan hanya ada di kota-kota besar namun sudah sampai kepelosok-pelosok desa. Akibat cepatnya narkoba ini meluas anak-anak dibawah umur juga terlibat mengkonsumsi barang haram itu sehingga menjadikan masa depan anak bangsa hancur.

Pada kesempatan itu kepada kepada pengurus agar aktif dalam bidangnya masing-masing. Disampaikan, dalam waktu dekat GERANIT akan mengadakan sosialisasi kepada masyarakat dipemukiman yang tidak tersentuh penyuluhan bahaya narkotika selama ini.

“Kita juga tidak lepas dari dukungan pemerintah dan lembaga-lembaga terkait untuk mendukung program yang telah disepakati bersama,” harap Putra Lubis. (rel/lamru)