Connect with us

Nasional

Moeldoko: Jokowi Segera Keluarkan Amnesti Baiq Nuril

Published

on

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) bersama terpidana kasus pelanggaran UU ITE Baiq Nuril didampingi anggota DPR Rieke Diah Pitaloka di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/7/2019).

Geosiar.com, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera menerbitkan keputusan pemberian amnesti kepada terdakwa pelanggaran Undang-Undang ITE Baiq Nuril Maknun.

Pernyataan itu disampaikan Moeldoko setelah Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui pemberian amnesti bagi Baiq Nuril dalam rapat paripurna penutupan masa sidang V tahun 2018-2019 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini, Kamis (25/7/2019) pagi tadi.

“Kami akan mengambil langkah berikutnya bagaimana menerbitkan amnesti (kepada Baiq Nuril),” tutur Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Dalam kasus hukum Baiq Nuril, Moeldoko menegaskan bahwa pemerintah sejak awal sudah memberikan perhatian khusus dengan mendengar pandangan sejumlah pihak, termasuk dari Baiq Nuril sendiri.

“Itu semua kita terima sebagai bahan dan yang bersangkutan juga mengajukan ke presiden. Semua itu sebagai bahan pemerintah untuk mengendors ke DPR,” jelasnya.

Dalam rapat paripurna itu, Wakil Ketua Komisi III DPR, Erma Suryani Ranik menyatakan pihaknya turut memperhatikan aspek keadilan dalam memberikan pertimbangan amnesti bagi Nuril.

Komisi III, kata Erma, melihat Baiq Nuril bukan seorang pelaku melainkan korban yang melindungi diri dari kekerasan verbal dan seksual.

“Saudara Baiq Nuril adalah korban kekerasan verbal, dan yang dilakukan Baiq menurut Komisi III adalah upaya melindungi diri dari kekerasan verbal dan seksual,” tegas Erma saat membacakan laporannya di sidang paripurna DPR, Jakarta, Kamis (25/7/2019).