Connect with us

Dunia

Boris Johnson Ganti Posisi Theresa May Jadi PM Inggris

Published

on

Boris Johnson.

Geosiar.com, Inggris – Sejumlah lembaga riset dan survei memprediksi Boris Johnson memenangkan suara internal partai penguasa Inggris, Partai Konservatif sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris menggantikan posisi Theresa May yang mundur beberapa waktu lalu.

Pemungutan suara itu dilaksanakan pada Senin, 22 Juli 2019 kemarin, di mana Boris Johnson beradu dengan Menlu Inggris, Jeremy Hunt.

Adapun jumlah anggota Partai Konservatif yang menyalurkan suara pada pemungutan suara itu adalah 200 ribu orang. Beberapa lembaga riset dan survei memprediksi Johnson berhasil memenangkan 70 persen suara.

Sementara itu, hasil pemungutan suara resmi akan disampaikan hari ini, Selasa (23/7/2019) waktu setempat. PM Inggris yang baru akan bertugas sehari setelah pengumuman resmi disampaikan.

Seperti diketahui, mantan PM Theresa May mengundurkan diri setelah beberapa kali gagal merampungkan proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit. Dengan demikian, bila Johnson menang dalam pemungutan suara, maka tugas pertama yang diembannya adalah terkait Brexit sebelum 31 Agustus.

Dalam pernyataan Johnson bulan lalu, dirinya berulang kali menyatakan bakal membawa Inggris keluar dari Uni Eropa tepat waktu, meski ada atau tidak adanya kesepakatan yang dihasilkan antara negaranya dan organisasi multilateral Benua Biru tersebut.

“Tentu saja kami akan melaksanakan rencana kami untuk keluar (dari UE) pada 31 Oktober, apa pun yang terjadi, lakukan ini atau mati,” tutur Johnson bulan lalu, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (23/7/2019).