Connect with us

Dunia

Raja Salman Gratiskan Haji dan Umrah Keluarga Korban Masjid Christchurch

Published

on

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz.

Geosiar.com, Riyadh – Raja Salman bin Abdulaziz memerintahkan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi, Sheikh Abdullatif bin Abulaziz Al-Asheikh, menghajikan 200 keluarga korban serangan dua Masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Dilansir dari Arabnews, Senin (22/7/2019), perintah Raja Salman tersebut diumumkan pada Selasa 16 Juli 2019 oleh Menteri Al-Asheikh.

Al-Asheikh menyebut, program Haji dan Umrah gratis yang diberikan kepada keluarga korban Masjid Christchurch itu dilakukan sebagai upaya Arab Saudi dalam memberantas terorisme dalam segala bentuk.

Selain itu, Al-Asheikh mengatakan bahwa pihaknya yang bekerja dengan kedutaan Saudi di Selandia Baru sudah memastikan para undangan memiliki segala yang mereka butuhkan untuk melakukan haji selama kunjungan mereka.

Seperti diketahui, penembakan Masjid Christchurch merupakan serangkaian serangan teror supremasis kulit putih yang terjadi di Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Centre di Christchurch, Selandia Baru.

Serangan ini terjadi pada Jumat, 15 Maret 2019 pukul 13.40 waktu setempat. Sedikitnya ada 50 orang tewas dan 20 lainnya terluka akibat serangan ini.

Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya sebelumnya menyatakan bahwa total ada delapan warga negara Indonesia berada di dua lokasi penembakan. Setidaknya ada dua orang warga negara berkebangsaan Indonesia yang menjadi korban penembakan yang berada di Linwood Islamic Centre.