Connect with us

Sumut

Kemunculan Kuburan Tua di Proyek Jalan Tol Sergai Hebohkan Warga Sipispis

Published

on

Dua kuburan yang muncul secara mengejutkan pada proyek pembangunan jalan tol Tebing Tinggi-Pematang Siantar, Minggu (21/7/2019). (Foto: art/Geosiar.com)

Geosiar. com, Sergai – Kejadian mistis pada proyek pembangunan jalan tol Tebing Tinggi-Pematang Siantar, menghebohkan warga Desa Gunung Pane, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.

Pasalnya, pada pembangunan proyek tol yang berlokasi tepat di areal Hak Guna Usaha (HGU) Kebun Gunung Pamela, Distrik Serdang I, PTPN III (Persero) tersebut, muncul dua kuburan tua secara tiba-tiba pada Minggu (21/7/2019).

Berdasarkan hasil pantauan Geosiar.com di lokasi kuburan,  Minggu (21/7/2019), terlihat adanya bekas garis kuning pembatas yang melingkari empat kuburan yang posisinya tepat di lintasan jalan tol Tebing Tinggi-Pematang Siantar yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

Jika dicermati secara detail, ada sesuatu yang janggal dengan kemunculan tiba-tiba dua kuburan yang tidak pernah ada sebelumnya di lokasi tersebut, sebab terlihat batu nisan pada kedua kuburan itu seperti baru saja ditancapkan.

Tak seperti batu nisan pada umumnya, batu nisan pada dua kuburan itu hanya tertulis nama saja tanpa ada keterangan waktu, seperti  tanggal dan tahun wafatnya. Hal ini sangat berbeda dengan dua kuburan lain yang letaknya berdekatan dengan kuburan mistis, sebab terlihat kuburan tersebut sudah permanen, serta tertulis nama dan waktu wafatnya pada tahun 1920.

Warga setempat bernama Hen mengungkapkan kebingungannya saat ditanya mengenai kemunculan dua kuburan tersebut.

“Kuburan di sini cuma dua, kami heran tahu-tahu kok bisa jadi empat, ” ucap Hen dengan nada heran. “Saya dari tahun 1989 kerja di sini, cuma dua kuburan di sini, memang udah ada kuburan yang dua ini, dulunya nisannya batu patok ini, kalau enggak salah ini disemen sekitar tahun 2001,” tambahnya lagi.

Senada, Man, warga lainnya, mengatakan kuburan itu muncul belakangan hari ini, tepatnya saat pengukuran jalan tol.

“ini baru-baru aja ini, tadinya belum ada, waktu pengukuran jalan tol baru keluar,” ucapnya.

Mendengar keterangan warga, tim wartawan kembali memastikan hal tersebut kepada sesepuh Desa Gunung Pane yang biasa disapa Kakek Gisok. Sesepuh inipun mengatakan bahwa benar sebelumnya hanya ada dua kuburan yang berasa di lokasi itu dari dulu kala.

“Walaupun bukan punya kakek [bukan keluarga] tapi kakek sering bersihkan kuburan yang dua ini, kalau yang dua lagi itu gak ada,” terangnya.

Terpisah, pengelola jalan tol ketika dikonfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahui perihal asal usul kuburan yang ada di lokasi tersebut.

“Iya katanya kuburan baru memang, katanya memang gak ada itu bang, saya humas HK bang, tanya sama pengawasnya lah bang dari Waskita, Humasnya Sutris bang,” tutur Humas HK Een sembari memberikan nomor telepon Humas Waskita.

Namun, saat wartawan mencoba konfirmasi dengan menghubungi nomor telepon yang diberikan, nomor tersebut tidak aktif. (art/tem)

Sumut

Dirut PD Pasar Bersama MUI Kampanyekan Ikan di Medan Nyaman Dikomsumsi

Published

on

Medan, Geosiar.com – Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya gelar makan ikan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan para pedagang di pusat pasar, Sabtu (16/11/2019). Pada Kesempatan itu Rusdi Sinuraya didamping Didampingi Sekretaris LPPOM MUI Medan, Muhammad Basri memastikan ikan di Medan aman dan halal dikomsumsi dan tidak terkontaminasi virus kolera babi.

Kampanye makan ikan bersama untuk menjawab kekuatiran warga mengkonsumsi ikan aman tidak terkontaminasi virus sehubungan ditemukannya bangkai hewan Babi di aliran sungai di kota Medan.

“Masyarakat jangan kuatir, ikan di Medan nyaman untuk di komsumsi,” ujar Rusdi Sinuraya seraya menjelaskan akibat ditemukannya bangkai Babi di sungai Belawan bukan berarti ikan di laut terkontaminasi virus.

Disampaikan Rusdi, pasokan ikan yang ada di kota Medan didatangkan dari laut Aceh, Tanjungbalai, Sibolga, Danau Toba dan jauh dari bibir pantai. Jalur distribusinya dikirim malam dan paginya tiba di Medan dijual ke masyarakat.

Adapun digelarnya acara makan ikan bersama terkait menurunnya daya beli masyarakat Medan terhadap ikan laut. Akibatnya, dalam sepekan terakhir ini para pedagang ikan mengeluh karena omset mereka menurun hingga 80 persen.

Kondisi itu menurut Rusdi sangat memprihatinkan bagi para pedagang bahkan berdampak bagi pendapatan PD Pasar. Untuk itu lah, kata Rusdi dilakukan makan bersama ikan menunjukkan ikan nyaman dan halal dikonsumsi.

“Keluhan pedagang kita respon, bersama LPPOM MUI Medan kita berikan penjelasan agar masyarakat tidak lagi was was mengkonsumsi ikan,” terang Rusdi.

Dijelaskan lagi, sejauh ini belum ada ditemukan dampaknya kepada manusia yang mengkomsumsi ikan laut maupun sungai.

Sebelumnya, sekretaris LPPOM MUI Kota Medan, Muhammad Basri telah menyatakan, agar masyarakat tidak perlu khawatir untuk memakan ikan. Ikan halal untuk dikonsumsi dan menyehatkan. Lagi pula, ikannya dari tengah laut dan jauh dari bibir pantai. (lamru)

Continue Reading

Sumut

Jumlah Babi Mati Bertambah Terus, Azhar: Inilah Lagi Kita Cegah

Published

on

Selain dibuang ke sungai, bangkai babi ditemukan dibuang di pinggir jalan (Antaranews.com)

Geosiar.com, Medan – Jumlah ternak babi di Sumatera Utara (Sumut) yang mati mendadak akibat diserang hog cholera semakin bertambah. Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, Azhar Harahap menilai hal itu bukanlah suatu keheranan.

Seperti diketahui, hingga kini belum ada obat untuk menyembuhkan babi yang terserang virus hog kolera tersebut. Efektifnya untuk mengatasi virus itu, menurut Azhar, masih hanya dapat diatasi lewat langkah pencegahan dan pengendalian.

“Wabah mana bisa distop begitu, karena hog kolera itu belum ada obatnya, hanya pencegahan dan pengendalian saja,” kata Azhar Harahap kepada awak media, Sabtu (16/11/2019).

Unutk pencegahan dan pengendalian itu, lanjut Azhar, pihaknya memberangkatkan 17 tim ke kabupaten/kota. Ada sebanyak 17 tim yang dikirim ke kabupaten/kota.

“Sudah berangkat tadi. Jadi kita bekerja terus untuk kabupaten/kota,” kata Azhar.

Tidak hanya provinsi, lanjut Azhar, kabupaten/kota juga bekerja mencegah dan mengendalikan. “Semua proaktif kok. Fokus kita pencegahan dan pengendalian segera, serta penguburan yang mati biar nggak mencemari lingkungan,” lanjutnya.

Azhar menangkis apabila disebutkan tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang dibentuk Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi tidak bekerja. Tim URC maupun kabupaten/kota menurutnya serius dalam pencegahan dan pengendalian virus babi melanjutkan tindakan yang sudah dilakukan sebelumnya.

Termasuk dalam hal pelarangan pembuangan bangkai babi ke sembarang tempat, menurut Azhar sudah tegas dilaksanakan tim di setiap kabupaten.

Continue Reading

Sumut

RS Bhayangkara Medan Dijaga Ketat Jelang Kedatangan 2 Jenazah Terduga Teroris

Published

on

Jelang Kedatangan 2 Jenazah Teroris, Penjagaan RS Bhayangkara Medan Diperketat (detik.com)

Geosiar.com, Sumut – Dua terduga teroris ditembak mati dalam penggerebekan yang dilakukan oleh tim Densus 88 Mabes Polri di Hamparan Perak, Deliserdang, Sumut. Kini Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan tengah dijaga ketat jelang kedatangan dua jasad terduga teroris tersebut.

Menurut pantauan pada Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 13.46 WIB, Rumah Sakit Bhayangkara TK II, Medan tampak ramai. Petugas bersenjata lengkap bersiaga di depan gerbang masuk rumah sakit. Akan tetapi menurut informasi sementara, jasad kedua terduga teroris belum tiba di RS.

Sedangkan untuk masuk ke sana, cuma masyarakat yang berkepentingan saja diperbolehkan. Mereka mesti melewati pemeriksaan petugas, termasuk membuka setiap barang bawaan untuk diperlihatkan dan menunjukkan identitas untuk dititipkan sementara di pos penjagaan.

“Nanti kalau sudah ada perintah masuk kita persilahkan,” tutur salah satu petugas di pos penjagaan RS Bhayangkara TK II Medan kepada awak media.

Baku tembak antara Densus 88 dengan terduga teroris itu terjadi di Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang pada Sabtu (16/11/2019) pukul 11.30 WIB. Dua terduga teroris disebut meninggal dunia dan mengakibatkan satu anggota Densus 88 terluka.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com