Connect with us

Sumut

Pemkot Tebing Tinggi Razia Pencemaran Sei-Bahilang

Published

on

Salah satu anggota tim memasang tanda rumah yang menggunakan Sei-Bahilang sebagai septic tanknya, Kamis (18/7/2019) (WH/geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Pemkot Tebing Tinggi melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk pertama kalinya menggelar razia pencemaran Sei Bahilang yang disebabkan limbah tinja dari rumah warga yang tidak memiliki septic tank dan sengaja membuang limbahnya langsung ke sungai.

Kadis Lingkungan Hidup Pemkot tebing Tinggi M. Idham, Kamis (18/7/2019) menyebutkan, dari razia rumah tempat tinggal dan ruko di sepanjang bantaran Sei Bahilang mulai titi Jalan Rao hingga Jalan Sutoyo ditemukan 19 titik rumah yang sengaja membuang limbah tinjanya ke sungai.

Dari 19 titik yang ditemukan itu, Dinas Lingkungan Hidup dan tim dari dinas terkait, serta aparat hukum melakukan BAP kepada pemilik rumah dengan memberi waktu selama 30 hari untuk segera membuat septic tanknya.

“JIka selama waktu yang ditentukan tidak dilaksanakan akan kita berikan surat peringatan pertama sampai ke tiga, jika juga tidak diindahkan akan diambil tindakan eksekusi dengan melakukan pengecoran di pipa yang dialirkan ke Sei Bahilang,” katanya.

Ia berharap masyarakat yang masih menjadikan Sei Bahilang sebagai pembuangan tinjanya agar segera membuat septic tank yang seharusnya dipakai untuk menghidari pencemaran sungai.

“Mari jaga dan dipelihara bersama Sei Bahilang yang berada di tengah kota Tebing Tinggi dari berbagai pencemaran termasuk tinja. Sungai ini bisa dimanfaatkan untuk tempat bermain, jika bersih dan indah serta bisa pula mendatangkan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat,” pesannya. (WH)