Connect with us

Nasional

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Mendag Jadi Saksi Indung

Published

on

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.

Geosiar.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwal ulang pemeriksaan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso.

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan, Enggartiasto akan diperiksa sebagai saksi tersangka Indung.

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka IND (Indung),” tutur Febri Diansyah, Kamis (18/7/2019).

Sebelumnya, pada 2 Juli, Enggartiasto tidak dapat memenuhi panggilan KPK karena sedang menjalankan tugas lain. Dia pun meminta KPK untuk melakukan penjadwalan ulang pada 18 Juli 2019.

Selain Enggartiasto, ada enam orang lain dari pihak swasta yang dipanggil KPK sebagai saksi. Keenam orang itu ialah Komisaris Utama PT Fahreza Duta Perkasa, Aan Ikhyaudin, Dirut PT Fahreza Duta Perkasa, Widodo, Direktur PT Fahreza Duta Perkasa, Isdianto.

Kemudian, Direktur PT Telaga Gelang Indonesia, Hendy Putra, Komisaris PT Telaga Gelang Indonesia, Muhammad Irham, dan wiraswasta Azwir Dainy.

Seperti diketahui, kasus dugaan suap anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar itu berawal dari OTT yang dilakukan tim penyidik KPK. Bowo diduga menerima suap dan gratifikasi dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat Indung yang juga sudah menjadi tersangka.

Bowo diduga menerima suap sekitar Rp 1,6 miliar dari Asty. Suap itu diberikan kepada Bowo untuk melancarkan PT HTK mendapat perjanjian penggunaan kapal untuk distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik.

Mendag Enggartiasto Lukita ikut terseret dalam kasus Bowo lantaran KPK pernah menemukan sejumlah dokumen, termasuk dokumen terkait Permendag tentang gula rafinasi ketika menggeledah ruang kerjanya. Hal itu diduga berhubungan dengan ruang kerja yang diterima Bowo sekitar Rp 6,5 miliar.