Connect with us

Politik

Rianto Aghly : Calon Walikota Medan Harus Punya Misi dan Finansial Yang Jelas

Published

on

Medan, Geosiar.com – Sejumlah kandidat Calon Wali Kota Medan periode 2020-2025 mulai digadang gandang. Mulai calon petahana Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution, Maruli Siahaan, Wiriya Alrahman, M Husni, Ihwan Ritonga, Iswanda Ramli, Sakhyan Asmara, Edy Ikhsan, Brigjen TNI Fachri, Kolonel Cku Syaiful Azhar, Hasyim, hingga Dahnil Anzar Simanjuntak mulai dilirik.

Banyaknya nama calon, tentu banyak pula yang memberikan masukan dan kritikan terhadap calon. Seperti, tokoh Jawa Rianto Aghly SH (foto) menyebut, menjadi Calon Wali Kota Medan tidak cukup hanya bermodalkan cakap-cakap.

“Menjadi Calon Wali Kota Medan itu tidak cukup hanya bermodalkan cakap-cakap. Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan harus mempunyai visi dan finansial yang jelas,” ujar Rianto Aghly kepada wartawan, Selasa (16/7/2019).

Dijelaskan Ketua Harian Pujakesuma Bersatu Sumatera Utara ini, Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan harus mempunyai visi yang jelas soal pembangunan Kota Medan ke depan.

“Mau dibawa kemana Medan ini kedepannya, harus jelas visinya,” ujar Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kota Medan itu.

Selain memiliki visi yang jelas, Calon Wali Kota Medan juga harus mempunyai finansial yang jelas. Sedikitnya Calon Wali Kota Medan harus memiliki uang Rp 70 miliar. Sehingga diharapkan, dengan finansial yang cukup, setelah menjabat nantinya Calon Wali Kota bisa fokus mewujudkan visinya, tidak lagi memikirkan diri dan keluarganya.

Terkait kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution saat ini, Riyanto Ahgly yang juga Ketua Dewan Kesenian Medan itu menilai belum terlihat mau dibawa kemana Kota Medan ini.

“Harusnya Eldin-Akhyar fokus satu-satu. Misalnya, fokus dalam menangani banjir sehingga Medan tidak banjir lagi. Kemudian, fokus membenahi lampu jalan sehingga jalanan di Kota Medan terang benderang di malam hari. Setelah itu, fokus membenahi taman,” ujarnya.

Jika Eldin-Akhyar fokus satu-satu, maka akan terlihat hasil pembangunan di Kota Medan. Bukan seperti sekarang, semua dikerjakan sehingga hasil pembangunan tidak terlihat, pungkas Rianto. (lamru)

Advertisement

Politik

Ihwan Ritonga Tanamkan Semangat Kemerdekaan RI di Sekolah Amir Hamzah

Published

on

Medan, Geosiar.com – Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga SE memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa pelajar Amir Hamzah Medan untuk memaknai HUT Kemerdekaan RI. Kepada seluruh para siswa ditanamkan semangat belajar mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan menuntut ilmu dan akhlak untuk membangun bangsa dan mempertahankan Negara Kesatua Republik Indonesia (NKRI).

Pada kesempatan itu, Ihwan Ritonga SE bertindak selaku pembina upacara pengibaran bendera merah putih peringatan HUT RI ke 74 di Yayasan Pendidikan Islam Amir Hamzah Medan yang diikuti ratusan siswa dan para Guru, Sabtu pagi (17/8/2019). Upacara itu dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Islam Amir Hamzah Medan, Prof DR H Usman Pelly MA. Pada saat itu, Ihwan Ritonga membacakan pidato Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi.

Setelah membacakan pidato Gubsu, Ihwan Ritonga selanjutnya memberikan arahannya, kepada para guru agar tetap semangat. “Selaku guru dan pahlawan tanpa jasa kiranya tetap memiliki dedikasi yang kuat. Jangan sampai bosan memberikan ilmu sebagai bekal bagi anak bangsa”, harapnya.

Sementara itu, kepada siswa Ihwan berpesan agar tetap belajar dengan tekun dan semangat. Sebagai pelajar dituntut mampu penerus cita cita kemerdekaan. “Jadilah siswa berprestasi, gapailah cita cita setinggi tingginya tanpa batas,” ujar Ihwan.

Ihwan juga memberikan motivasi kepada siswa agar jangan pernah patah semangat karena kondisi ekonomi yang lemah. “Jangan ada yang patah semangat karena kesulitan ekonomi. Tetapi harus memiliki kemauan. Kalau anak anak kami ada kemauan pasti ada jalan menuju sukses dan mampu berjuang menggapai cita cita,” sebut Ihwan Ritonga asal partai Gerindra itu.

Usai upacara, Ihwan Ritonga memberikan bantuan dan sejumlah hadiah bagi guru dan murid berprestasi. Selanjutnya Ketua Yayasan Pendidikan Islam Amir Hamzah memberikan cenderamata buah yang berjudul ‘Tak Hilang Melayu di bumi’ ciptaan Usman Pelly kepada Ihwan Ritonga. (lamru)

Continue Reading

Politik

Surya Paloh Akui Jokowi Enggan Bahas Menteri dengan NasDem

Published

on

Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, saat menghadiri Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jumat (16/8/2019). (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Geosiar.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh mengaku dirinya bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Singapura pada Jumat, 9 Agustus lalu. Saat itu, Jokowi diundangan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong untuk menghadiri perayaan hari nasional Singapura.

Kendati demikian, Paloh menolak membeberkan isi ataupun topik pembicaraan dalam pertemuan jelang pengumuman kabinet Jokowi periode kedua tersebut.

“Ada [pertemuan di Singapura],” imbuh Paloh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019).

Ia mengaku, hanya makan dan minum bersama Jokowi. Dia berdalih tidak ada pembicaraan serius dalam jamuan tersebut.

“Pertemuan biasa aja di mana saja. Saya bertemu dengan Pak Jokowi di mana saja. Tidak ada hal yang serius,” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai kabinet, Paloh mengaku tidak membahas hai itu bersama Jokowi. Bahkan, ia mengklaim kalau sampai saat ini, mantan Gubernur DKI Jakarta itu belum pernah membahas jatah menteri untuk Nasdem.

“Nggak ada. Presiden belum berkenan membahas menteri dengan saya,” lanjut Paloh.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan sudah merampungkan komposisi dan susunan kabinet. Ia pun menyebut tinggal menunggu waktu untuk mengumumkannya kepada publik.

Kendati belum diberitahu, Surya memastikan bahwa pihaknya percaya dan mendukung sepenuhnya keputusan Jokowi dalam memilih menteri.

“Kita memberikan dukungan sepenuhnya, kepercayaan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi yang memiliki hak prerogatif,” tandas dia.

Pertemuan antara Paloh dan Jokowi ini sebelumnya diungkap oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Nasdem, Johnny G Plate. Johnny mengatakan bahwa ia dan Surya Paloh sempat pergi ke Singapura untuk bertemu untuk membahas agenda internal partai.

Continue Reading

Politik

Eva Optimis PDIP Dapat Jatah Kursi Menteri Terbanyak

Published

on

Geosiar.com, Jakarta – Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Eva Kusuma Sundari mengatakan komposisi kabinet dengan kuota 55% untuk kalangan profesional dan 45% dari partai politik (parpol), merupakan hak dan wewenang Jokowi sebagai presiden terpilih.

Menurutnya sebagai presiden terpilih, Jokowi berhak menentukan komposisi yang tepat dalam menyusun menteri kabinet yang akan membantunya selama lima tahun mendatang. Oleh karena itu, ia mengimbau agar semua pihak mendukung keputusan itu.

“Kita tentu merespons dengan mendukungnya,” tutur Eva melalui sambungan telepon, Jumat (16/8/2019).

Kemudian, Eva mencoba untuk memperhitungkan jumlah kursi yang akan diperoleh berdasarkan acuan komposisi 55% kalangan profesional dan 45% dari parpol.

“Jika dijumlahkan menjadi 18 kursi menteri profesional dan 16 kursi menteri dari parpol,” lanjutnya.

Dari 16 kursi dari parpol itu, Eva mengklaim bahwa partainya pasti akan mendapat kursi terbanyak, mengingat partai berlambang banteng ini menguasai kursi DPR RI.

“16 (kursi) tadi akan dibagi di kalangan parpol-parpol pendukung tentu dengan asas proporsional yang artinya PDI Perjuangan paling banyak karena punya kursi paling banyak di DPR,” tandasnya.

Sebelumnya. Presiden Jokowi menyebut sudah mengantongi nama-nama calon menteri yang akan membantunya dalam masa kepemimpinan periode 2019-2024. Ia mengatakan, tinggal menunggu waktu saja untuk mengumumkan siapa nama calon menteri yang dipilihnya itu kepada publik.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com