Connect with us

Sumut

Polsek Padang Hilir Ringkus Pengedar Narkotika

Published

on

Kanit Reskrim Polsek Padang Hilir Ipda S.P.N.Siregar, SH beserta anggota Reskrim Bripka E.Lumbanraja, Bripka Alrivana Manurung dan Briptu Amir Amzah foto bersama dengan Pelaku, Jum'at (13/7/2019) (WH/Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Warga Jalan Sofyan Zakaria Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir kota Tebing Tinggi berinisial MSL (19) dibekuk petugas Polsek Padang Hilir Kota Tebing Tinggi, Jumat (12/7/2019).

Kapolsek Padang Hilir, AKP David Sinaga melalui Kanit Reskrim Polsek Padang Hilir Ipda S. P. N. Siregar, SH saat dikonfirmasi wartawan Geosiar.com, membenarkan adanya pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial MSL (19) warga Jalan Sofyan Zakaria Kel.Tebing Tinggi Kec.Padang Hilir Kota Tebing Tinggi.

“Pelaku kita tangkap Jumat (12/7/2019) sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan Darat Kel. Rambung Kec. Tebing Tinggi Kota, pada saat melakukan penangkapan terhadap tersangka, pelaku sempat membuang barang bukti ke tanah dengan tangan kirinya namun diketahui oleh petugas,” jelasnya.

“Adapun barang bukti yang kita amankan di Polsek Padang Hilir dari tangan pelaku yaitu 1 bungkus plastic kecil transfaran berisikan diduga narkotika jenis sabu, selanjutnya pelaku bersama barang bukti langsung kita serahkan ke Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi untuk proses lebih lanjut,” tambahnya. (WH)

Sumut

Jumlah Babi Mati Bertambah Terus, Azhar: Inilah Lagi Kita Cegah

Published

on

Selain dibuang ke sungai, bangkai babi ditemukan dibuang di pinggir jalan (Antaranews.com)

Geosiar.com, Medan – Jumlah ternak babi di Sumatera Utara (Sumut) yang mati mendadak akibat diserang hog cholera semakin bertambah. Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, Azhar Harahap menilai hal itu bukanlah suatu keheranan.

Seperti diketahui, hingga kini belum ada obat untuk menyembuhkan babi yang terserang virus hog kolera tersebut. Efektifnya untuk mengatasi virus itu, menurut Azhar, masih hanya dapat diatasi lewat langkah pencegahan dan pengendalian.

“Wabah mana bisa distop begitu, karena hog kolera itu belum ada obatnya, hanya pencegahan dan pengendalian saja,” kata Azhar Harahap kepada awak media, Sabtu (16/11/2019).

Unutk pencegahan dan pengendalian itu, lanjut Azhar, pihaknya memberangkatkan 17 tim ke kabupaten/kota. Ada sebanyak 17 tim yang dikirim ke kabupaten/kota.

“Sudah berangkat tadi. Jadi kita bekerja terus untuk kabupaten/kota,” kata Azhar.

Tidak hanya provinsi, lanjut Azhar, kabupaten/kota juga bekerja mencegah dan mengendalikan. “Semua proaktif kok. Fokus kita pencegahan dan pengendalian segera, serta penguburan yang mati biar nggak mencemari lingkungan,” lanjutnya.

Azhar menangkis apabila disebutkan tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang dibentuk Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi tidak bekerja. Tim URC maupun kabupaten/kota menurutnya serius dalam pencegahan dan pengendalian virus babi melanjutkan tindakan yang sudah dilakukan sebelumnya.

Termasuk dalam hal pelarangan pembuangan bangkai babi ke sembarang tempat, menurut Azhar sudah tegas dilaksanakan tim di setiap kabupaten.

Continue Reading

Sumut

RS Bhayangkara Medan Dijaga Ketat Jelang Kedatangan 2 Jenazah Terduga Teroris

Published

on

Jelang Kedatangan 2 Jenazah Teroris, Penjagaan RS Bhayangkara Medan Diperketat (detik.com)

Geosiar.com, Sumut – Dua terduga teroris ditembak mati dalam penggerebekan yang dilakukan oleh tim Densus 88 Mabes Polri di Hamparan Perak, Deliserdang, Sumut. Kini Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan tengah dijaga ketat jelang kedatangan dua jasad terduga teroris tersebut.

Menurut pantauan pada Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 13.46 WIB, Rumah Sakit Bhayangkara TK II, Medan tampak ramai. Petugas bersenjata lengkap bersiaga di depan gerbang masuk rumah sakit. Akan tetapi menurut informasi sementara, jasad kedua terduga teroris belum tiba di RS.

Sedangkan untuk masuk ke sana, cuma masyarakat yang berkepentingan saja diperbolehkan. Mereka mesti melewati pemeriksaan petugas, termasuk membuka setiap barang bawaan untuk diperlihatkan dan menunjukkan identitas untuk dititipkan sementara di pos penjagaan.

“Nanti kalau sudah ada perintah masuk kita persilahkan,” tutur salah satu petugas di pos penjagaan RS Bhayangkara TK II Medan kepada awak media.

Baku tembak antara Densus 88 dengan terduga teroris itu terjadi di Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang pada Sabtu (16/11/2019) pukul 11.30 WIB. Dua terduga teroris disebut meninggal dunia dan mengakibatkan satu anggota Densus 88 terluka.

Continue Reading

Sumut

Tim Densus 88 Tembak Mati 2 Terduga Teroris di Sumut

Published

on

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto

Geosiar.com, Jakarta – Densus 88 baku tembak dengan terduga teroris di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Dua terduga teroris itu meninggal dunia dan satu anggota densus 88 mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang beredar, baku tembak antara Densus 88 dan terduga teroris itu terjadi di Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (16/11/2019) pukul 11.30 WIB.

“Tadi kami mendapatkan informasi, Densus 88 dan anggota kami terlibat baku tembak dengan terduga teroris. Dua terduga teroris meninggal dunia dan satu anggota Densus terluka,” tutur Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, Sabtu (16/11/2019).

Kapolda Sumut menjelaskan bahwa aksi pengejaran terduga teroris terus dilakukan hingga ke luar daerah Sumut.

“Beberapa lokasi sudah dilakukan penggeledahan untuk memberikan keamanan kepada masyarakat. Yang dari Aceh juga kami kejar, sudah tiga orang yang kami tangkap Aceh,” kata Irjen Agus Andrianto.

Pengejaran terduga teroris adalah pengembangan dari aksi bom bunuh diri yang dilakukan inisial RBM (24) di Polrestabes Medan beberapa waktu yang lalu yang mengakibatkan 6 orang luka-luka.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com