Connect with us

Nasional

Dirumorkan Jadi Menteri Kabinet Jokowi, Ini Respon Erick Thohir

Published

on

Erick Thohir

Geosiar.com, Jakarta – Hasil Pilpres 2019, Jokowi-Ma’ruf Amin terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024. Saat ini tengah ramai diperbincangan soal posisi menteri dan lembaga tinggi negara.

Mengenai posisi menteri yang sedang ramai dibicarakan, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir mengatakan bahwa dirinya belum memikirkan hal itu. Terutama soal pengangkatan menteri menjadi kewenangan penuh Presiden terpilih.

“Posisi menteri adalah hak prerogatif Pak Jokowi. Semua tergantung pemikiran beliau. Kami di Tim Kampanye Nasional tugas Yahoo adalah bekerja keras hingga beliau terpilih. Saya pribadi tidak berfikir soal posisi apapun, banyak yang sudah berjasa, banyak yang berkeringat,” ungkap Erick seusai menghadiri acara Halal bi Halal bersama ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomiharjo dan ribuan relawan Jokowi di Graha Saba, Solo, seperti dlansir dari Tempo, Sabtu (13/7/2019).

“Malam ini saya datang ke Solo, untuk memenuhi undangan Eyang Noto dan sekaligus berterimakasih kepada seluruh relawan yang sudah menjadi garda depan dalam ikut mensosialisasikan program-program Jokowi-Ma’ruf Amin dan membantu menangkal berita hoax,” tambahnya.

Erick Thohir bersama dengan ribuan relawan Jokowi turut hadir dalam acara Halal bi Halal yang diadakan keluarga Sudjiatmi Notomiharjo, di Graha Saba, Sumber Solo.

Acara itu juga diisi dengan doa serta potong tumpeng sebagai wujud syukur atas terpilihnya kembali Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia.

Advertisement

Nasional

Luhut Ingin Jokowi Setop Impor Garam

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

Geosiar.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyetop impor garam. Luhut menilai, impor garam dapat membuat harga garam lokal menjadi turun.

“Jadi sekarang ini saya sarankan presiden eloknya gak usah ada impor-impor lagi lah. Itu bikin kacau,” tutur Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Selain itu, Luhut mengatakan jika impor garam akan menambah defisit perdagangan dan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) bagi Indonesia. Luhut berharap dengan dihentikannya impor garam, maka dapat menekan CAD.

“Jadi dari situ kita lihat current account deficit kita mestinya sangat bagus sudah. Karena tahun 2023 – 2024 kita sudah ekspor 35 miliar dolar AS dari sana,” sambungnya.

Menurut Luhut, lahan baru seluas 3.720 hektare yang berada di Kupang, Nusa Tenggara Timur sudah bisa memenuhi seluruh permintaan pasar dengan produksi garam sebanyak 800 ribu ton pada 2021. Oleh karena itu, ia menganggap impor garam tak lagi diperlukan.

“Jadi sebenarnya kita gak usah lagi impor-impor,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti menyoroti jatuhnya harga garam di tingkat petani. Susi juga menilai jatuhnya harga garam lokal disebabkan jumlah impor yang terlampau banyak

“Persoalan harga jatuh adalah impor terlalu banyak dan bocor. Titik. Itu persoalannya,” tutur Susi di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Continue Reading

Nasional

Polisi Sukses Ringkus DPO Bos Pengedar Sabu ke Nunung

Published

on

Komedian Nunung

Geosiar.com, Jakarta – Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya akhirnya berhasil menangkap DPO berinisial E, yang dilaporkan sebagai bos penyuplai narkotika jenis sabu ke komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung. E ditangkap di kawasan Bogor, Selasa (23/7/2019).

“Sudah ditangkap DPO E,” ujar Kasubdit 1 Dit Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Rabu (24/7/2019).

Namun Calvijn enggan menjelaskan secara merinci mengenai penangkapan bos narkoba itu. Sedangkan keterangan terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga membenarkan penangkapan tersebut.

“Betul sudah ditangkap di kawasan Bogor,” ujar Argo.

Polisi meringkus komedian Nunung beserta suaminya karena penyalahgunaan narkotika. Sebelum menangkap Nunung, polisi lebih dulu menangkap kurir narkoba yang biasa menjual sabu ke Nunung, yaitu tersangka Hadi Moherianto atau Hery alias Tabu.

Hery menyebut mendapatkan sabu itu dari DPO E dan kini polisi sudah berhasil menangkap DPO E.

Continue Reading

Ekonomi

Hari Ini, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.022 per Dolar AS

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Rabu ini (24/7/2019). Hari ini rupiah akan bergerak melemah di kisaran 13.990 per dolar AS sampai 14.022 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih memperkirakan, rupiah hari ini akan bergerak melemah di kisaran Rp 13.990 per dolar AS hingga Rp 14.020 per dolar AS. Sedangkan, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu ini menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.011 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.963 per dolar AS.

“Rupiah melemah pasca terpilihnya Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menggantikan Theresa May,” ungkap Lana, Rabu (24/7/2019).

Boris Johson yang dikenal sebagai inisiator keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit dan menjanjikan Inggris akan keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan. Presiden Trump sebagai pendukung kuat Boris langsung mengucapkan selamat.

“Duo Trump dan Johnson ini bisa menjadi mitra yang menguatkan pola tatanan perdagangan global baru yang menuju pada proteksi. Ketidakpastian terkait isu proteksi perdagangan kemungkinan menguat,” ujar Lana.

Johnson-Trump mengingatkan, bahwa pada era 1980-an yang pada waktu itu AS ditangani oleh Presiden Ronald Reagan dan PM Inggris Margaret Thatcher melakukan perubahan tatanan perdagangan dunia dari yang berproteksi menjadi perdagangan bebas, yang saat ini barangkali akan dibalikkan kembali oleh duo tersebut.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com