Connect with us

Daerah

Ranperda Tentang LKPJ Bupati Karo TA 2018 Diterima 7 Fraksi DPRD Karo Dengan Catatan

Published

on

Saat penandatanganan kesepakatan bersama antara Eksekutif dan Legislatif Kabupaten Karo tentang Ranperda LKPJ Bupati Karo TA 2018 diruanga Paripurna Gedung DPRD Karo

Geosiar – Tanah Karo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Karo menggelar Paripurna Pengesahan Rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Karo Tahun Anggaran 2018 di ruang sidang Paripurna,Kamis (11/07/2019) sekira pukul 22.05 WIB.

Penanda tanganan keputusan bersama antara DPRD Karo bersama dengan Bupati Karo,Terkelin Berahmana,SH dilakukan setelah mendapat persetujuan dari ke 7 (tujuh) fraksi dan disertai dengan catatan, saran dalam pendapat akhir fraksi.

Pengesahan tersebut di hadiri oleh Bupati Karo,Terkelin Berahmana,wakil bupati Karo,Cory S.Sebayang beserta dengan sejumlah OPD (organisasi perangkat daerah).

Sebelum penanda tanganan keputusan bersama tersebut terlebih dahulu penyampaian pendapat akhir dari fraksi-fraksi yang disertai dengan saran dan rekomendasi. Kemudian dilanjutkan dengan pendapat gabungan komisi yang disampaikan Firman Firdaus Sitepu.

” Dalam pembahasan Ranperda ini yang kesemuanya telah berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Juga dalam pembahasannya terdapat dinamika yang mesti kita sikapi secara positif yang bertujuan untuk dapat meluruskan bila terdapat indikasi adanya kesalahan serta memotivasi terhadap segala prestasi yang telah dicapai,” kata Firman Firdaus Sitepu,SH dari Fraksi Partai Golkar sebelum menyampai pendapat akhir fraksi.

Partai Golkar merekomendasikan beberapa hal yang dianggap perlu dan sangat penting,diantaranya dinas-dinas yang tidak mampu mengoptimalkan pengelolaan keuangan guna mencapai target untuk kepentingan publik agar Bupati Karo mengevaluasi kinerja OPD yang memberikan kontribusi Silpa agar kedepan tidak terjadi lagi Silpa.

Akuntabilitas keuangan Pemkab Karo telah dilakukan penilaian oleh BPK. RI dengan progres report Wajar Dengan Pengecualian. Hal ini tentu harus menjadi perhatian dimasa mendatang. Upaya evaluasi terhadap penyusunan, pelaksanaan dan pengawasan mutlak harus diperbaik dimasa mendatang untuk mencapai ekspektasi tertinggi yakni ” Wajar Tanpa Pengecualian yang tentunya akan menjadi sebuah prestasi dan prestise bagi Pemkab Karo.

Bupati Karo,Terkelin Berahmana,SH dalam kata sambutannya menyampaikan,ucapan terimasih kepada seluruh pimpinan serta seluruh anggota dewan yang terhormat atas kerjasama selama pembahasan.

” Melalui pemyampaian saran,tanggapan dari masing-masing fraksi dan gabungan komisi sehingga kita telah melakukan finalisasi atas Ranperda tentang pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018,” ujar Terkelin

Ditambahkannya lagi,sesuai dengan amanat pasal 305 Permendagri nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah akan segera disampaikan ke Gubernur Sumatra Utara untuk dievaluasi.

” Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penetapan Perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018. Harapan kita seluruh tahapan hingga penetapan dapat terwujud dalam waktu tidak terlalu lama sehingga dapat dijadikan dasar penyusunan Ranperda tentang P-APBD tahun anggaran 2019,” harapnya./js/edy surbakti.

Advertisement

Daerah

Kecelakaan Tol Cipali, 5 Orang Tewas Terbakar dalam Mobil

Published

on

Polisi saat mengevakuasi pikap yang tinggal kerangka setelah terbakar usai tabrakan di Tol Cipali (inews.id)

Geosiar.com, Jakarta – Kecelakaan di Jalan Tol Cikopo-Palimanan atau Tol Cipali Km 154.800 mengakibatkan lima korban tewas terbakar di dalam mobil. Hal tersebut disampaikan Kapolres Majalengka, Jawa Barat, Ajun Komisaris Besar Mariyono.

“Korban yang meninggal itu terbakar di dalam kendaraan,” ujar Mariyono di Majalengka, Sabtu (20/7/2019).

Menurutnya, insiden nahas yang terjadi antara kendaraan bak terbuka dan minibus Suzuki APV ini terjadi pada Jumat (19/7/2019) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Kecelakaan tersebut terjadi akibat pengemudi kendaraan bak terbuka kehilangan kendali dan menyeberang ke jalur berlawanan, sehingga terjadilah tabrakan.

“Diduga pengemudi kendaraan bak terbuka mengantuk sehingga menyeberang ke jalur berlawanan,” jelasnya.

Usai terlibat tabrakan kedua kendaraan tersebut terbakar, yang posisi akhir bak terbuka terbalik miring di bahu jalan dengan kedua roda kanan di atas menghadap timur.

Sementara kendaraan minibus APV masih dalam keadaan normal yaitu menghadap timur Tol Cipali atau di lajur arah Cirebon.

“Para korban yang meninggal sudah berhasil diidentifikasi,” tandasnya.

Continue Reading

Daerah

Siswa Korban MOS SMA Taruna Palembang Tewas, Gubernur Berduka

Published

on

SMA Taruna Indonesia Palembang.

Geosiar.com, Palembang – Siswa korban Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA Taruna Indonesia Palembang, Wiko Jerindra (14) meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit selama enam hari. WJ menghembuskan napas terakhir pada Jumat (19/7/2019).

WJ merupakan korban penganiayaan kakak pembina di SMA Taruna Palembang saat menjalani masa orientasi. Pelaku bernama Obby Frisman Artakatu (24). Diketahui, WJ merupakan korban kedua pelaku setelah sebelumnya siswa lain inisial DBJ (14) juga meninggal dunia akibat MOS.

Peristiwa ini mendapat perhatian dari Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Herman menyampaikan belasungkawanya terhadap para korban.

“Kami turut berduka atas meninggalnya siswa Taruna Nusantara itu. Turut berduka saya, tolong sampaikan. Insya Allah saya akan melayat kepada keluarga korban,” tutur Herman di Palembang, Sabtu (20/7/2019).

Lebih lanjut, Kepala Daerah Sumatera Selatan itu menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku jika memang terbukti bersalah, termasuk kepada sekolah.

“Saya tetap konsisten dengan pernyataan saya sebelumnya. Kalau nanti terbukti ini kesalahan lembaga pasti akan ada sanksi untuk sekolah tersebut,” tegasnya.

Herman mengatakan bahwa saat ini Dinas Pendidikan tengah membentuk tim investigasi terkait penanganan kasus ini. Dia berharap tim dapat segera memastikan apakah kesalahan memang dilakukan pihak sekolah atau hanya individu.

“Kalau individu kita tidak bisa masuk karena itu ranahnya polisi. Tapi kalau soal kedisiplinan dan ketaatan terhadap aturan itu ada sanksinya tersendiri,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo menyebut bakal segera melakukan evaluasi terhadap Sekolah Taruna Palembang tersebut. Bahkan, ia menegaskan akan menyetop izin operasional sekolah tersebut apabila terbukti menghalalkan tindak kekerasan dan pelanggaran secara terstruktur.

“Mestinya secara reguler pihak sekolah memberi tahu kami jika ada kegiatan. Dan semestinya MOS itu hanya pengenalan jadi tidak boleh ada kontak fisik. Apalagi kegiatan yang dilakukan di luar pagar sekolah harusnya ada laporan ke kami biar bisa kami monitor,” tutur Widodo seperti dilansir dari Antaranews, Sabtu (20/7/2019).

Continue Reading

Daerah

Polri Klarifikasi Jumlah Korban Tewas Bentrok Mesuji, 3 Orang

Published

on

Petugas saat mengevakuasi korban tewas dalam bentrok Mesuji. (Foto: prioritas.co.id)

Geosiar.com, Jakarta — Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra, mengklarifikasi jumlah korban tewas dalam bentrok yang terjadi antara kelompok Mekar Jaya Abadi dan kelompok Mesuji Raya pada Rabu, 17 Juli kemarin, sebanyak 3 orang.

Klarifikasi ini dilakukan karena sebelumnya sempat beredar informasi bahwa ada 4 orang tewas dalam bentrok antarkelompok di kawasan hutan tanaman industri Register 45, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung tersebut.

“Berdasarkan klarifikasi terakhir itu 3 orang meninggal dunia. Beberapa waktu lalu sempat tersiar kabar 4, sudah positif 3 orang meninggal,” jelas Asep di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2019).

Selain korban tewas, Asep mengatakan bahwa ada 11 orang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Asep mengatakan pihak Polda Lampung masih mendalami permasalahan itu.

“Dari pihak Polda Lampung, ya sekarang masih dalam terus penyelidikan. Yang jelas dalam upaya ini, antara kami memulihkan situasinya dan upaya penegakan hukum, kami lakukan secara paralel,” tambahnya.

Sebagai informasi, kelompok Mekar Jaya Abadi merupakan masyarakat yang bermukim dan mengolah tanah di Register 45 di dalam wilayah Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Sementara kelompok Mesuji Raya bermukim di wilayah Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Kedua kelompok ini berada di perbatasan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan. Dalam aksinya, massa bentrok menggunakan senjata tajam dan senjata api.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com