Connect with us

Politik

DPRD: Pelajaran Agama Dinilai Masih Perlu di Sekolah

Published

on

Medan, Geosiar. com – Anggota Komisi II DPRD Medan yang juga menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan, Surianto SH, secara tegas menolak wacana penghapusan mata pelajaran agama di sekolah yang dilontarkan praktisi pendidikan Setyono Djuandi Darmono dalam sebuah diskusi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dikatakan, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin minta harus segera mungkin menyurati Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar mempertimbangkan wacana yang diucapkan praktisi pendidikan itu berlaku di Medan. Butong, sapaan akrabnya menyebut, akan banyak dampak buruknya jika wacana ini tetap dipaksakan, khususnya dalam hal akhlak para siswa.

“Kita (Fraksi Gerindra, red) mendesak Wali Kota Medan Dzulmi Eldin untuk menyurati Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar mempertimbangkan wacana itu (penghapusan mata pelajaran agama, red). Karena, agama adalah benteng dari segala perilaku yang tak baik. Jadi, mustahil agama bisa memecah belah umat dan bangsa ini seperti informasi yang beredar secara nasional,” ujarnya kepada wartawan Rabu (10/7/2019) menyikapi wacana itu.

Untuk diketahui, praktisi pendidikan Setyono Djuandi Darmono menilai pendidikan agama tidak perlu diajarkan di sekolah. Kata dia, agama cukup diajarkan oleh orang tua masing-masing atau melalui guru agama di luar sekolah.

Menyikapi itu, Butong menjelaskan bahwa pada masa lalu, agama tidak pernah menjadi halangan untuk seseorang beraktivitas. Bahkan, agama tidak pernah menjadi perbedaan dalam kelompok. Tetapi agama adalah keyakinan yang dianut seseorang.

“Setiap orang yang beriman, pasti memiliki tingkat pemahaman agama yang cukup. Jadi aneh rasanya, jika agama tidak dipelajari di bangku sekolahan,” pungkasnya. (rel/lamru)

Advertisement

Politik

Calon Bos BUMN, Ahok: Hidupku Ditolak Melulu

Published

on

Ahok saat ditemui sebelum Workshop Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2019). [Foto/SINDOnews]

Geosiar.com, Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya angkat bicara terkait penolakan yang diterimanya usai diisukan menjadi salah satu bos Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ahok pun memulainya dari sindiran Rizal Ramli yang menyebutnya kelas Glodok.

“Disamain orang Glodok, saya kaya dong,” tutur Ahok saat ditemui di Hotel Grand Arkenso Semarang, Rabu (20/11/2019).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini justru berterima kasih karena disebut kelas Glodok. Sebab, Glodok merupakan salah satu pusat jual-beli sukses di DKI Jakarta, yang menurutnya tidak mudah untuk menjalankan usaha di sana.

“Dikira gampang jadi orang Glodok, sewa tempatnya mahal. Saya terima kasih,” lanjut dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun menganggap bahwa penolakan-penolakan yang diterimanya merupakan hal yang wajar. Ia kemudian memberikan jawaban diplomatis.

“Hidup ini nggak ada yang bisa setuju seratus persen. Tuhan aja ada yang menentang kok,” uajrnya.

Sembari berjalan, ia kemudian melontarkan kalimat keluhan yang mengundang tawa orang yang berada di sekitarnya. “Kayaknya hidupku ditolak melulu,” tukas Ahok sambil tertawa.

Kendati mendapat penolakan, Ahok mengaku tetap bersedia jika memang ditunjuk dan diminta untuk menjadi petinggi salah satu BUMN. Seperti diketahui, Ahok diisukan bakal menjabat sebagai petinggi PLN atau Pertamina.

Continue Reading

Politik

PPP Pastikan Undang Semua Kubu ke Mukernas

Published

on

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani.

Geosiar.com, Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengklaim akan mengundang seluruh pihak dalam musyawarah kerja nasional (Mukernas) partai yang rencananya digelar akhir tahun ini. Hal itu dipastikan oleh Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani.

“Akan kita undang semua. Berapapun mereka yang ingin diundang,” ujar Arsul di kompleks DPR, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Arsul mengatakan undangan ini berlaku baik untuk anggota PPP Kubu Djan Fariz maupun yang telah islah atau berdamai dan bergabung dengan PPP yang saat ini ada di bawah kepemimpinan Suharso Monoarfa. Dia mengingatkan bahwa Mukernas resmi akan diselenggarakan oleh partai di bawah kepengurusan Suharso.

“Yang kita tawarkan adalah teman-teman yang merasa belum islah itu nanti kita undang di Mukernas, kita undang di Muktamar kita kasih kesempatan bicara, tapi jangan bicara muktamar bersama. Semua pihak akan diberikan kesempatan berbicara dalam mukernas yang digelar oleh PPP di bawah kepengurusan Suharso,” lanjut dia.

Menurutnya, PPP di bawah kepengurusan Suharso sangat terbuka bagi siapapun anggota yang masih merasa belum berdamai dengan kepengurusan yang telah disahkan oleh negara.

“Mari kalau ada teman-teman yang belum islah itu ingin islah, ya mari datang ke kami, dan kami terbuka untuk undang mereka hadir ke mukernas maupun di muktamar,” tukasnya.

Seperti diketahui, partai berlambang Kakbah itu terbelah menjadi dua kubu, yakni di bawah komando Humprey Djemat atau disebut PPP Muktamar Jakarta dan di bawah kepemimpinan Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Continue Reading

Politik

Dodi Robert Simangunsong Minta Dinas PU Medan Segera Perbaiki Lobang Besar di Jl Pelajar Timur

Published

on

Medan, Geosiar.com – Angggota DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong minta Pemko Medan melalui Dinas PU dapat memperbaiki lobang besar di badan Jalan Pelajar Timur, Kelurahan Binjai, Kec Medan Denai. Lobang besar di badan jalan sangat berbahaya mengancam korban pengguna jalan.

Hal tersebut disampaikan Dodi Robert Simangunsong (foto) kepada wartawan, Rabu pagi (20/11/2019) menyikapi lobang besar di tengah badan jalan. Lobang besar hampir satu bulan dibiarkan dan belum ada tanda tanda perbaikan sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan.

Dodi berharap Dinas PU segera respon terhadap masalah jalan rusak yang sangat vital karena membahayakan pengendara. “Jangan menunggu ada korban. Jika memang biaya pengaspalan belum dianggarkan. Kan ada biaya perawatan peathcing (penambalan),” ujar Dodi Simangunsong asal Partai Demokrat dari daerah pemilihan IV Medan Denai, Amplas, Kota dan Medan Area.

Menurut Dodi, Pemko Medan kiranya meningkatkan pelayanan publik bidang infrastruktur. “Kita memang maklum dengan keterbatasan anggaran untuk pengaspalan baru. Tetapi harus ada skala prioritas perbaikan untuk peathcing (tambal), ” tambah Dodi.

Sebagaimana diketahui, warga mengeluhkan kondisi badan Jalan berlobang. Seperti yang diposting warga di akun facebook Mas Eko Blankon, Rabu.(20/11/2019) minta Pemko Medan memperbaiki Jalan Pelajar Timur. Sebab, lobang besar di badan Jalan hampir satu bulan ternganga sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan. (lamru)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com