Connect with us

Nasional

Ditangkap Berdua, Arianda Dituntut 8 Tahun Penjara

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Tebing Tinggi– Jaksa Ester SH dari Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi menuntut terdakwa Arianda alias Ari (19) selama 8 tahun penjara. Mendengar putusan jaksa, Ari lesu dan mengaku mengapa dirinya saja yang menjadi korban, Rabu (10/7/2019 )

Padahal diketahui, Ari ditangkap berdua bersama dengan temannya, namun polisi hanya menetapkan dirinya sebagai tersangka.

Terdakwa Arianda (19)

Terdakwa mengaku ditangkap polisi pada bulan Februari 2019 lalu di Desa Payalombang, tepatnya di rumah Abdul Rahman alias Aman. Hal ini juga diakui saksi marga Hutasoit dan Sipayung personel Satuan Reserse Narkoba Polres Tebingtinggi saat dihadapan hakim.

Diakui kedua saksi,  barang bukti narkoba dan bong (alat hisap sabu) ada juga milik Abdul Rahman. Diketahui terdakwa ditangkap bersama Abdul Rahman.

Selanjutnya dilakukan pengembangan dirumah Frengki. Di sana juga ditemukan narkoba, tepatnya di dalam meja.

Dalam persidangan itu diketahui terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Syaiful SH.

Menurut  catatan dua pekan lalu, terdakwa mengaku  heran kenapa hanya dirinya yang menjadi terdakwa. “Abdul Rahman dan Frengki bebas berkeliaran, begitu juga Asiong hanya status Daftar Pencarian Orang  (DPO),” keluhnya.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114  Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sidang yang dipimpin oleh Majelis hakim Albon Damanik SH dkk  dijadwalkan bersidang pekan depan untuk putusan terhadap terdakwa.

Nasional

Komisi IV DPR Dukung Ahok Jadi Bos PLN: Figur Tepat

Published

on

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menyambangi kantor Menteri BUMN Erick Thohir, Rabu (13/11/2019). [Foto/SINDOnews]

Geosiar.com, Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diisukan bakal diangkat menjadi pimpinan salah satu BUMN. Berembus kabar jika Ahok direkomendasikan menjabat posisi Komisaris PT Pertamina atau PT PLN (Persero).

Pengajuan nama Ahok sebagai bos BUMN ternyata mendapat dukungan dari Anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Yevry Hanteru Sitorus. Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu merupakan figur tepat untuk menempati posisi sebagai bos BUMN. Hal itu dikarenakan integritas yang diperlihatkan Ahok saat memimpin ibu kota.

“Ahok dikenal sebagai orang yang tegas, bersih, dan punya kapasitas lebih pas duduk sebagai Direksi PLN daripada duduk sebagai komisaris di Pertamina,” ujar Deddy saat dikonfirmasi, Kamis (14/11/2019).

Anggota Fraksi PDI-Perjuangan itu pun yakin Ahok mampu memahami dan mewujudkan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena pernah bekerja bersama dalam mengurus Jakarta. Sosok Ahok dinilainya mampu mempercepat capaian program-program PLN dibanding pelaksana tugas PLN saat ini.

“Ahok pasti mampu mewujudkan program Presiden Jokowi tentang elektrifikasi 100 persen. Seluruh Indonesia teraliri listrik,” tambahnya.

“Selama PLN dipimpin pelaksana tugas banyak tender yang mandek. PLN butuh sosok yang berani sekaligus mampu memastikan proses berjalan dengan prudent. Persyaratan ini semua terpenuhi oleh Ahok,” pungkasnya.

Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipanggil oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada Rabu (13/11/2019). Kepada awak media, Ahok mengaku dirinya diminta Erick Thohir untuk menjadi salah satu direksi perusahaan BUMN.

Continue Reading

Nasional

Diantar Ratusan Pedagang, Rusdi Sinuraya Mendaftar ke Gerindra Pilwalkot Medan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Dirut PD Pasar Pemko Medan, Rusdi Sinuraya buktikan keseriusannya ikut kontestasi pemilihan Walikota (Pikwalkot) Medan periode 2020-2024. Selain ke Partai PDI P, Golkar dan NasDem, Rusdi Sinuraya juga mendaftar bakal calon (balon) Wakil Walikota Medan ke Partai Gerindra untuk selanjutnya mengikuti tahapan mekanisme aturan Partai.

Didampingi ratusan para pendukung dari berbagai perwakilan perkumpulan pedagang di 51 pasar kota Medan, Rabu (13/11/2019), Rusdi Sinuraya resmi mendaftar ke DPC Partai Gerindra Kota Medan dengan posisi untuk Wakil Walikota Medan.

Kedatangan Rusdi bersama ratusan pendukung diterima Ketua DPC Gerindra Kota Medan Bobby O Zulkarnaen didampingi sekretaris, ketua tim pemenang Budi Siregar bersama pengurus partai lainnya. Pengurus partai Gerindra terlihat tercengang melihat ramainya massa pendukung Rusdi.

Dikatakan Bobby O Zulkarnaen, mengapresiasi kedatangan Rusdi bersama massa pendukung. “Mudah mudahan DPP Partai Gerindra merekomendasikan nama Rusdi berpasangan dengan calon Gerindra,” sebut Bobby.

Ditambahkan Bobby, jika hal itu terwujud, pihaknya akan mendukung penuh dan berkewajiban memenangkan Calon Gerindra.

Sementara itu, Rusdi Sinuraya mengaku berniat maju Pilwalkot Medan merasa terpanggil untuk membangun kota Medan lebih baik. “Berkat dukungan pedagang saya percaya diri. Jiwa saya terpanggil, selaku putra karo akan bisa membangun lebih baik,” ujar Rusdi.

Ditambahkan Rusdi, saat ini mengaku prihatin dengan kondisi kota Medan yang masih membutuhkan perbaikan serius. “Tekad saya membangun Medan lebih baik. Karakter Karo yakni Jujur, berani dan kerja keras akan saya jalankan. Saya buktikan saya milik rakyat awam,” imbuhnya. (lamru)

Continue Reading

Nasional

Ketua Gemuruh, Anton Tumanggor Prihatin Bom Polrestabes

Published

on

Ketua Gerakan Massa Buruh (Gemuruh) NasDem Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor S.Sos

Medan, Geosiar.com – Ketua Gerakan Massa Buruh (Gemuruh) NasDem Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor S.Sos turun langsung ke Polresta Medan melihat kondisi pasca bom bunuh diri, Rabu (13/11/2019) pukul 8.40 wib. Tumanggor mengaku prihatin mengetahu bom meledak dekat pelayanan pos pengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisisan (SKCK).

“Kita sangat prihatin, apalagi bila incaran pelaku kepada warga yang mengurus SKCK kebutuhan mencari kerja. Kita sebagai wakil rakyat dan Ketua Gemuruh consern terhadap pekerja dan pelamar tenaga kerja dan patut berempati,” ujar Antonius yang akrab disapa Anton itu di Polrestabes Medan saat peninjauan.

Ditambahkan Antonius Tumanggor yang saat ini selaku Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan itu mengutuk pelaku tindakan bom bunuh diri. Tindakan oknum merupakan teror bagi warga Medan yang patut disikapi dan cermin kota Medan tidak nyaman.

“Ini bukti pelaku teror punya nyali biadab, memiliki rasa keberanian yang luar biasa. Di tempat pengamanan yang sangat vital saja cukup berani, apalagi tempat keramaian, bagaimana pula,” sebut Antonius selaku Ketua Gemuruh Kota Medan itu seraya menyebut agar melakukan pengusutan secara tuntas.

Terkait hal itu, Anton menuding pengamanan di Polrestabes sangat lemah. “Sangat kita sayangkan pengamanan tidak menjalankan SOP. Di markas Polisi saja bisa terjadi bom, bagaimana pula di tempat umum,” kesal Antonius.

Sebagaimana diketaui 13 November 2019 pukul 08.45 wib terjadi bom bunuh diri di Polrestabes Medan Jl HM Said Medan. Diperoleh informasi bom bunuh diri yang dilakukan diduga dua orang mengunakan atribut Gojek dan meledak disekitar kantin Polrestabes Medan. Adapun korban disebut, 3 Polisi dan 1 orang sipil. (lamru)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com