Connect with us

Sumut

Bupati Soekirman Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Pemkab Sergai

Published

on

Bupati Serdang Bedagai (sergai) Ir H Soekirman dan sejumlah pejabat yang dilantik di Aula Sultan Serdang, Selasa (9/7/2019). (Foto: art/Geosiar.com)

Geosiar. com, Sergai – Bupati Serdang Bedagai (sergai) Ir H Soekirman, mengambil sumpah jabatan sekaligus melantik 2 Pejabat Tinggi Pratama, 26 jabatan administrator dan 18 jabatan pengawas di Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai).

Acara pelantikan ini dilaksanakan di Aula Sultan Serdang,Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 14.00 WIB. Selain Bupati Sergai, pelantikan ini juga dihadiri Wakil Bupati H Darma Wijaya, Sekdakab Drs Hadi Winarno MM, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, rohaniawan dan tamu undangan.

Adapun 2 Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik berdasarkan SK Bupati Sergai Nomor 670118.33/Tahun 2019 yakni Kepala Dinas Pariwisata, Budaya dan Olahraga (Parbudpora) Sergau, Sudarno S.Sos, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sergai, Johan Sinaga SE, MAP.

Sementara itu, Bupati melantik 18 pejabat pengawas di lingkungan Dinas Kesehatan Sergai berdasarkan SK Bupati Sergai Nomor 672118.BBITahun 2019, di antaraya dr. Fitri Oktavia P sebagai Kepala UPT Puskesmas Dolok Merawan, dr Teuku Kesuma Putra sebagai Kepala UPT Puskesmas Melati, dr Fanni Ludwina sebagai Kepala UPT Puskesmas Silinda, drg Rina Manunung sebagai Kepala UPT Puskesmas Dolok Masihul

Lebih lanjut, pelantikan pejabat administrator sesuai dengan SK Bupati Sergai Nomor  671/133/Tahun 2019, ada sebanyak 26 orang, di antaranya Sofyan Sun S.Sos sebagai Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Sergai, Anianto SPd MSi sebagai Kabag Kesra Setdakab Sergai, Dra Syahniati Lubis sebagai Sekretanis Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Mhd Facthil Isa, S.STP sebagai Sekretanis Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Drs Benny Saragih MM sebagai Camat Perbaungan, Sudiyono S Kom sebagai Kabid Penyelenggaraan E-Government.

Dalam kata sambutannya, Soekirman menegaskan bahwa mutasi dan rotasi yang dilakukan bukan sekedar formalitas pendistribusian jabatan, melainkan sebagai sarana penguatan, pengembangan dan pemberdayaan potensi diri dalam upaya peningkatan kompetensi aparatur agar tercapainya sumber daya yang handal dan profesional.

“Penunjukan saudara dalam menduduki jabatan ini, benar-benar ditentukan berdasarkan kemampuan dan prestasi yang dicapai. Untuk itu tanggung jawab yang diberikan ini jangan sampai disia-siakan dan salah gunakan. Apalagi sampai mengecewakan pemerintah dan masyarakat,” harap Bupati. (art)

Sumut

Miris, Remaja Asal Langkat Rela Dijual Demi Masuk Sekolah

Published

on

Korban DSP (14) bersama kedua pelaku AS alias Sri (40) dan SZ (23). (Foto: istimewa)

Geosiar.com, Langkat – Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Syarif Ginting mengungkap fakta baru mengenai penjualan anak dibawah umur, DSP (14) kepada pria hidung belang oleh bibi kandungnya sendiri.

Syarif mengatakan, remaja asal Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara itu, mengaku secara suka rela dijual oleh bibinya demi biaya masuk sekolah menengah pertama (SMP).

Sejak kecil, ujar Syarif, korban bersama adiknya PA (9) tinggal bersama kakeknya yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan. Sedangkan kedua orang tua korban telah lama pergi meninggalkan mereka.

“Ayah dan ibunya telah pergi meninggalkan mereka,” kata Iptu Syarif Ginting, Rabu (24/7/2019).

Beberapa waktu lalu, kata Syarif, korban mengaku bertemu dengan ibunya, lalu minta masuk sekolah. Tetapi ibunya menolak permintaan itu dengan alasan tidak ada uang. Kemudian sang ibu mengatakan agar korban menjual diri jika mau sekolah.

“Kalau mau sekolah juga, jual saja dirimu,” tutur Syarif Ginting menirukan omongan ibu DSP kepada korban.

Oleh karena itu, korban mendatangi adik ibunya (bibinya), SZ (23) di Kota Binjai. Kemudian, SZ membawa korban kepada germo SA alias Sri (40) untuk dijual seharga Rp10 juta.

Sebelum korban diserahkan kepada pria hidung belang, petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Sunggal yang menyamar sebagai pembeli akhirnya berhasil menyelamatkan korban dari transaksi tersebut. Korban diselamatkan dari Hotel Milala, Desa Mulirejo, Kecamatan Sunggal.

Continue Reading

Sumut

Bocah Hanyut Ditemukan Tewas di Sungai Sunggal

Published

on

Proses evakuasi bocah yang hanyut di Sungai Sunggal, Medan, Rabu 24/7/2019).

Geosiar.com, Medan – Tim Charlie Rescue akantor (SAR) Medan Medan berhasil menemukan bocah bernama Dafa Al Rizki (4) yang dilaporkan hanyut di Sungai Sunggal, Desa Paya Geli, Dusun 1 Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (24/7/2019) sekitar pukul 08.44 WIB.

Humas Kantor SAR Medan, Hisar Turnip mengatakan, korban ditemukan oleh tim SAR sekitar 1 kilometer dari lokasi ia terjatuh setelah melakukan kurang lebih 17 jam pencarian.

“Benar, korban hanyut di aliran sungai Belawan kemarin sudah kita temukan pagi ini. saat itu Tim Charlie Rescue kantor SAR Medan yang dipimpin oleh Komandan Regu Rory Ginting menemukan korban sekitar 1 KM dari tempat ia hanyut” tutur Hisar Turnip.

Hisar mengatakan setelah tim melakukan evakuasi, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.

“Tim langsung mengevakuasi korban dan diserahkan ke pihak keluarga korban,” tambah Hisar.

Sebagai informasi, Dafa dilaporkan hilang pada Selasa (23/7/2019) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, dia diketahui sedang bermain bersama teman-temannya di pinggiran aliran sungai Sei Belawan yang tak jauh dari rumahnya.

Mendapat laporan itu, sebanyak tujuh orang personel Kantor SAR Medan langsung menyusuri sungai dengan menggunakan perahu karet.

Continue Reading

Sumut

5 Napi Tebing Tinggi Dapat Remisi di Peringatan HAN

Published

on

Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Tebing Tinggi bersama narapidana yang mendapatkan remisi khusus, Rabu (24/7/2019). (Foto: Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Sebanyak lima orang narapidana (napi) anak di Lembaga Pemasyarakatan  (Lapas) Tebing Tinggi mendapatkan remisi khusus dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 .

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Tebing Tinggi, Theo A Purba, Amd IP SH MH didampingi Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Lapas Tebing Tinggi, Heru Prabowo, saat dikonfirmasi Geosiar.com di ruang kerjanya, Jalan Pusara Pejuang, Kelurahan Rambung, Rabu (24/7/2019).  

“Sebanyak 5 napi anak di Lapas ini mendapatkan remisi bertepatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019,” tutur Theo.

Theo menyebut remisi khusus itu diberikan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkum HAM) Sumut. Remisi itu terdiri atas dua jenis yakni remisi khusus sebagian dan remisi khusus seluruhnya.

“Remisi Anak I (Remisi Khusus Sebagian) 4 orang dan Remisi Anak II (Remisi Khusus Seluruhnya) 1 orang atau bebas langsung. Jadi, total menerima remisi anak berjumlah 5 orang,” jelas.

Sejauh ini, total napi dan tahanan anak yang berada di Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) Tebing Tinggi sebanyak 1635 orang. Secara rinci, jumlah napi sebanyak 1069 orang, sementara jumlah tahanan 566 orang, dengan kapasitas hanya 451 orang.

“Lapas Tebing Tinggi berkomitmen memberikan pelayanan prima tanpa kutipan kepada tamu yang berkunjung.” tandas Theo.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com