Connect with us

Selebritis

Skandal ‘Ikan Asin’, Galih Ginanjar Ngaku Niat Permalukan Fairuz A Rafiq

Published

on

Galih Ginanjar bersama kuasa hukumnya sebelum menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. (Foto: Supri/tabloidbintang.com)

Geosiar.com, Selebritis – Galih Ginanjar menjalani pemeriksaan selama hampir 13 jam di Polda Metro Jaya terkait skandal ‘ikan asin’ yang melibatkan mantan istrinya, Fairuz A. Rafiq, pada Jumat (6/7/2019). Dari hasil pemeriksaan, terkuak motif Galih menyebut sindiran ‘Ikan Asin’ memang untuk mempermalukan Fairuz.

Pengakuan itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. Ia mengungkapkan hasil pemeriksaan penyidik Ditreskrimsus terhadap Galih Ginanjar.

“Dari keterangan saudara Galih berkaitan dengan apa yang dia sampaikan, ya memang intinya yang bersangkutan mengakui dia mengatakan seperti itu (bau ikan asin). Dia motifnya ingin mempermalukan mantan istrinya. Intinya untuk mempermalukan,” tutur Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/7/2019).

Dengan demikian, status Galih telah dinaikkan oleh pihak kepolisian dari yang sebelumnya status penyelidikan kasus ke tahap penyidikan. Namun, Kombes Argo Yuwono menyebut bahwa status Galih Ginanjar masih sebagai saksi.

“(status Galih Ginanjar) masih saksi,” tegasnya.

Seperti diketahui, skandal ini bermula dari unggahan sebuah video di Youtube di mana Galih Ginanjar menjadi bintang tamu dalam vlog pasangan YouTuber Pablo Benua dan Rey Utami.

Dalam video tersebut, suami Barbie Kumalasari itu secara blak-blakkan menyindir area pribadi Fairuz A Rafiq dengan sebutan bau ‘ikan asin’. Mengetahui hal itu, Fairuz pun melaporkan mantan suaminya tersebut ke Polda Metro Jaya pada Senin (7/1/2019).

Apabila Galih Ginanjar terbukti bersalah, maka ia akan terancam hukum Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, dengan hukuman setidaknya 6 tahun penjara.