Connect with us

pemilu 2019

Sidang Perdana Sengketa Pileg 2019, MK Terima 260 Gugatan

Published

on

Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). (Foto: Ist)

Geosiar.com, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana sengketa hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, Selasa (9/7/2019). Sebanyak 260 perkara gugatan hasil Pileg dari sejumlah daerah akan dipersidangkan.

“Hari ini agendanya pemeriksaan persidangan. Majelis Hakim memeriksa kelengkapan dan kejelasan materi permohonan,” tutur Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono di Gedung MK, Senin (8/7/2019).

Fajar mengatakan sidang akan berlangsung dalam tiga panel yang bakal dikelompokan berdasarkan provinsi. MK akan memeriksa sengketa dari lima provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Barat, Maluku Utara, Aceh dan Papua.

“Ada panel yang mulai (persidangan) pukul 08.00, ada panel yang mulai (persidangan) pukul 09.00,” jelas Fajar.

Dalam ruang Panel 1, sidang akan dipimpin oleh Hakim Anwar Usman sebagai ketua, dengan anggota Enny Nurbaningsih dan Arief Hidayat. Sedangkan, Panel 2 diketuai oleh Aswanto, dengan anggota Saldi Isra dan Manahan MP Sitompul. Sementara itu, Panel 3 dipimpin oleh I Dewa Gede Palguna, dengan anggota Suhartoyo dan Wahiduddin Adams.

Selain itu, Fajar mengungkapkan proses persidangan kali ini juga menyiagakan petugas Kepolisian baik dari Brimob dan Polda Metro Jaya.

Sebagai informasi, MK bakal menggelar persidangan pendahuluan sengketa hasil Pileg 2019 pada 9-12 Juli 2019. Kemudian dilanjutkan dengan sidang pemeriksaan pada 15-30 Juli 2019. Setelah itu, MK akan membacakan putusan hasil sengketa pada 6-9 Agustus 2019.

Ada sekitar 340 permohonan gugatan Pileg 2019 yang diterima MK. Dari jumlah itu, hanya 260 perkara yang teregistrasi, di antaranya 250 gugatan Pileg, 10 gugatan DPD.