Connect with us

Olahraga

Pemain PSMS Medan Latihan Rutin Tanpa Coach Gurning, Ini Alasannya

Published

on

Skuat PSMS Medan Menjalani Latihan

Geosiar.com, Olahraga – Pemain PSMS kembali menjalani latihan rutin di Stadion Mini Kebun Bunga, Medan, Sumatera Utara, Senin (8/7/2019) sore. Akan tetapi dalam sesi latihan kali ini, pelatih Abdurahman Gurning tak tampak memimpin latihan.

Asisten pelatih PSMS Edy Syahputra mengatakan, seharusnya latihan Senin sore itu dipimpin oleh Gurning, akan tetapi pasalnya Gurning sedang ada urusan keluarga di kampung halamannya, Kisaran.

Oleh sebab itu Gurning melimpahkan wewenang kepada Edy untuk memimpin latihan skuat PSMS.

“Coach Gurning ijin satu hari ini ada urusan keluarga di Kisaran. Tadi saya mau kemari dia WA saya, dia dalam perjalanan kalau terkejar dia kemari, kalau tidak saya yang pimpin latihan,” jelasnya usai memimpin latihan, Senin(8/7/2019).

Edy menjelaskan, meskipun dirinya yang melatih, materi tetap atas instruksi dari pelatih kepala. Edy mengatakan dirinya jadi pelaksana saja di lapangan.

Lebih lanjut kata Eddy, pada sesi latihan Selasa (hari ini), pelatih kepala PSMS pemegang lisensi A AFC tersebut sudah akan kembali bergabung dan memimpin latihan skuat Ayam Kinantan.

Latihan Selasa ini akan memfokuskan untuk persiapan bertamu ke kandang PSCS Cilacap pada hari Sabtu, 13 Juli mendatang.

“Dari pertandingan kemarin di latihan hari ini kita tetap evaluasi ada di defend, kita kelemahan dari bola-bola crossing, itu yang akan kita antisipasi untuk tidak terulang lagi, kita sudah drill tadi pagi, sore ini kita drill lagu,” jelasnya.

Olahraga

Indonesia Duduki Puncak Klasemen ASG 2019, Koleksi 43 Medali Emas

Published

on

Komandan Pelatnas ASEAN Schools Games, Arsani (tengah) dan ketua kontingen Indonesia Yayan Rubaeni (kiri kedua) saat jumpa pers terkait prestasi Indonesia di ASG 2019, Selasa (23/7/2019). (Foto: Kemenpora)

Geosiar.com, Semarang – Indonesia berhasil menduduki posisi teratas klasemen ajang ASEAN Schools Games (ASG) 2019 dengan memperoleh 43 medali emas, 34 medali perak, dan 25 medali perunggu. Dengan demikian, atlet muda Merah Putih meraih predikat sebagai juara umum dalam ajang yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah itu.

Ahmad Arsani, Plt. Asisten Deputi Olahraga Prestasi, mengungkapkan rasa bangganya terhadap para atlet Indonesia yang telah berjuang demi mengibarkan bendera Merah Putih di ajang ASG tahun ini.

“Alhamdulilah sebagai tuan rumah kita berhasil mencapai target sebagai juara umum. Saya bangga dan ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada para atlet,pelatih, dan ofisial yang sudah berjuang semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama Indonesia di ajang ASEAN Schools Games 2019,” tutur Ahmad saat jumpa pers di Hotel Patra, Semarang, Selasa (23/7/2019) malam.

Dalam kesempatan yang sama, Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk ASG 2019, Yayan Rubaeni, juga mengapresiasi kinerja para atlet muda Indonesia. Ia juga mengatakan sangat puas atas penampilan anak-anak bangsa dalam ajang itu.

“Penampilan anak-anak luar biasa, salut, saya bangga dan saya yakin Indonesia bangga, karena di usia yang tergolong muda mereka sudah menunjukan dedikasi dan perjuangan maksimal untuk dapat mengibarkan merah putih,” tutur Yayan bangga.

Yayan menyebut bahwa atlet muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga. Oleh karena itu, ia memastikan pemerintah akan terus mendukung pembinaan atlet muda sebagai bibit-bibit unggul olahragawan nasional yang nantinya akan berprestasi secara internasional.

“Anak-anak ini adalah atlet muda aset bangsa. Saya yakin jika terus dibina, 3 sampai 4 tahun ke depan mereka akan menjadi tulang punggung prestasi Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut tentunya perlu untuk terus memberikan pendampingan bagi sentra-sentra pembinaan tempat mereka berlatih, serta memfasilitasi mereka untuk dapat meningkatkan kemampuan melalui kompetisi,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Indonesia terakhir kali menyabet gelar juara umum dalam ajang ASG ketika berlangsung di Brunei Darussalam pada tahun 2015 silam. Setelah berpuasa selama 3 tahun, akhirnya Indonesia mampu kembali menoreh prestasi dalam pesta olahraga tahunan sekolah-sekolah tinggi yang berada di kawasan Asia Tenggara itu.

Continue Reading

Olahraga

Kritik Copa America 2019, CONMEBOL Hukum Lionel Messi

Published

on

Lionel Messi saat mendapat kartu merah dari Wasit dalam laga perebutan peringkat ketiga dengan Chile di Copa America 2019 di Arena Corinthians, Sao Paulo, Brasil (6/7/2019). (Foto: Paulo Whitaker/EPA-EFE)

Geosiar.com, Olahraga – Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan, CONMEBOL, memberikan hukuman kepada Lionel Messi atas kritikan kontroversialnya dalam ajang Copa America 2019 di Brasil.

Bintang timnas Argentina itu diketahui melontarkan pernyataan kontroversial sebanyak dua kali. Pertama, Messi mengkritik wasit dengan menuduh mengatur kemenangan Brasil 2-0 atas Argentina di babak semifinal Copa America.

“Mereka tak bermain lebih bagus daripada kami. Mereka mencetak gol cepat dan kami tak diberi penalti,” ujar Messi, dilansir dari ESPN, Rabu (24/7/2019).

Kemudian, Messi mengatakan penyelenggaraan Copa America edisi ke-46 itu dipenuhi praktik korupsi. Kritikan itu dilontarkan si La Pulga setelah kemenangan Argentina 2-1 atas Chile dalam perebutan peringkat ketiga.

Meski menang, Messi tercata mendapat kartu merah setelah berseteru dengan Gary Medel dalam pertandingan tersebut. Alhasil, megabintang Barcelona itu pun memilih absen saat seremoni penyerahan medali perunggu di ajang itu.

Dikutip dari Euronews, penyerang berusia 32 tahun itu didenda sebesar US$1.500 atau setara dengan Rp21 juta. Tak hanya itu, Messi juga mendapat hukuman larangan bermain dalam satu pertandingan bersama timnas Argentina.

Artinya, Messi bakal absen pada satu laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 di zona Amerika Selatan yang akan berlangsung pada Maret 2020 mendatang.

Continue Reading

Olahraga

Yamaha: Kebersamaan dengan Rossi Segera Berakhir

Published

on

Pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP Valentino Rossi.

Geosiar.com, Olahraga – Direktur Monster Energy Yamaha MotoGP, Lin Jarvis mengatakan bahwa kebersamaan mereka dengan pembalap legenda Valentino Rossi akan segera berakhir.

“Rossi sedang menghadapi bagian terakhir bersama Yamaha,” ujar Lin Jarvis kepada Motorsport, dikutip dari AS, Selasa (23/7/2019).

Bahkan, Jarvis menyebut The Doctor bukan lagi menjadi masa depan tim Jepang tersebut dalam ajang MotoGP.

“Sekarang dia berada di tahap yang berbeda dalam hidupnya. Dan dengan segala hormat dia tak lagi menjadi masa depan dalam partisipasi kami di MotoGP,” lanjutnya.

Kendati demikian, Jarvis menegaskan bahwa Rossi masih bisa mengikuti kompetisi dengan mengusung nama Yamaha, namun mereka tidak akan menggantungkan nasib kepada pebalap berusia 40 tahun itu.

“Dia bisa saja berada di sini dan tetap kompetitif untuk satu, dua, tiga tahun ke depan. kita akan lihat seberapa kompetitif. Tapi level ketergantungan kami padanya tak lagi sama,” tegas Jarvis.

Seperti diketahui, grafik penampilan Valentino Rossi memang sangat menurun di MotoGP 2019 ini. Dia hanya mengoleksi 80 angka sepanjang pertengahan musim ini. Poin ini merupakan angka terendah Rossi sejak kelas MotoGP diperkenalkan pada 2002 silam.

Yamaha sendiri dikabarkan telah menyiapkan skuat baru untuk berkompetisi pada musim-musim berikutnya. Salah satu pebalap yang disebut mendapat promosi adalah Fabio Quartararo.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com