Connect with us

Politik

Hakim Vonis Habib Bahar 3 Tahun Penjara

Published

on

Habib Bahar

Geosiar.com, Jakarta – Majelis hakim memvonis tiga tahun penjara kepada Habib Bahar bin Smith. Hakim menyatakan terdakwa Bahar terbukti bersalah, yakni melakukan penganiayaan terhadap dua remaja.

“Mengadili, menjatuhkan hukuman pidana terdakwa selama tiga tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider satu bulan,” ujar majelis hakim yang diketuai Edison Muhammad di sidang vonis yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bandung di gedung Arsip dan Perpustakaan, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (9/7/2019).

Majelis hakim menegaskan, Bahar terbukti menganiaya dua orang korban. Menurut hakim, Bahar dinyatakan bersalah menurut pasal Pasal 333 ayat (2) KUHPidana dan atau Pasal 170 ayat (2) dan Pasal 80 ayat (2) Jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Vonis hakim lebih rendah daripada tuntutan jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Bogor. Dalam sidang tuntutan sebelumnya, Bahar dituntut hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.

Habib Bahar diadili di pengadilan setelah menganiaya dua remaja, yakni Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki.

Penganiayaan dilakukan di pondok pesantren Tajul Alawiyyin milik Bahar di kawasan Bogor pada Desember 2018 lalu.

Salah seorang korban melaporkan aksi Bahar ke polisi. Selanjutnya ia diminta datang ke Polda Jabar untuk dilakukan penyidikan. Usai pemeriksaan polisi langsung menahan Bahar.

Bahar diadili oleh PN Bandung. Jaksa penuntut umum Kejari Bogor mendakwa Bahar dalam perkara penganiayaan dua remaja pria.

Sidang pun berjalan. Dalam persidangan, Bahar sempat mengakui perbuatannya meski ‘malu-malu’ alias tak secara langsung. Ia siap bertanggung jawab atas apa yang diperbuatnya.

Dalam persidangan, Bahar menyatakan alasan melakukan penganiayaan terhadap korban. Penganiayaan dipicu perbuatan korban yang mengaku-ngaku habib Bahar saat berada di Bali.

Politik

Akses Masuk Gedung DPRD Medan Diperketat

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pasca aksi bom di Polrestabes Medan, Rabu (13/11/ 2019), pengamanan di gedung DPRD Medan diperketat.

Pengamatan wartawan, setiap pengunjung yang masuk ke gedung DPRD Medan ditingkatkan pemeriksaan. Sejumlah security siaga memeriksa kenderaan baik roda empat maupun kenderaan roda dua dengan menggunakan Metal Detector.

Chief Security, PT Trans Dana Profitri selaku penyedia pengamanan di DPRD Medan, M.Yusuf menyebutkan bahwa memperketat sistem pengamanan di gedung DPRD Medan merupakan intruksi dari pihak perusahaan dan himbauan pihak Kepolisian Daerah (Polda) menindaklanjuti aksi bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan kemarin.

“Ya, itu sesuai intruksi dari pihak perusahaan (PT TDP) untuk memperketat akses masuk bagi pengunjung ke gedung DPRD Medan sebagai antisipasi keamanan di lingkungan DPRD Medan, “katanya kepada wartawan, Kamis (14/11/2019).

Disebutkan Yusuf, peningkatak keamanan di gedung DPRD Medan akan terus diberlakukan. Apalagi ada intruksi pihak Kepolisian.

“Saat ini kan kepolisian daerah (Polda) dan Polrestabes Medan masih Siaga 1, jadi kita tetap menunggu intruksi lanjutan dari pihak kepolisian, “tandasnya.

Sementara, Komandan Regu (Danru) Pengamanan DPRD Medan Sugianto menyebutkan berdasarkan SOP Pengamanan yang telah ditetapkan seluruh anggota satuan pengamanan akan melakukan pemeriksaan secara detail setiap kenderaan yang masuk ke gedung DPRD Medan.

“Kepada pengemudi kenderaan roda 4 untuk membuka kaca mobilnya dan pengendara sepeda motor untuk membuka helm, “katanya.

Setiap tamu, katanya, wajib mengisi buku tamu yang telah disediakan di Pos Jaga Satuan Pengamanan. Kemudian, dilakukan pemeriksaan terhadap barang barang yang dibawa masuk oleh tamu.

“Tidak diperkenankan siapa pun untuk masuk ke gedung DPRD Medan bagi yang tidak berkepentingan termasuk pengemudi ojek online (ojol). Pada saat penerimaan barang maka akan melakukan SOP penerimaan barang yang telah ditetapkan,”tandasnya sembari menyebutkan apabila dicurigai maka kami berhak melakukan check body kepada tamu. (lm)

Continue Reading

Politik

PEDAS Klaim 15 Ribu Pedagang Dukung Rusdi Sinuraya Maju Pilwalkot

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ketua Persatuan Pedagang Pasar (Pedas) Kota Medan Guntur Limbong mengaku mensuport dan mendukung Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya maju sebagai Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Medan 2020-2024. Pedas menilai, melalui sentuhan Rusdi, keberadaan pedagang akan semakin sejahterah karena dipastikan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan di kota Medan.

“15 ribu pedagang di Medan siap mendukung Rusdi Sinuraya jika maju sebagai orang no 2 (Wakil Walikota Medan) periode 2020-2024,” ujar Guntur Limbong saat mengantar Rusdi Sinuraya mendaftar ke kantor Partai Gerindra Kota Medan untuk ikut Pilwalkota, Rabu (13/11/2019).

Bersama ratusan pedagang yang tergabung dalam puluhan organisasi pedagang di kota Medan ikut mengantar Rusdi mendaftar. Pedagang berkehendak kiranya elit politik di Gerindra dapat mempertimbangkan Rusdi Sinuraya nantinya menjadi calon Wakil Walikota dan berpasangan dengan calon Walikita dari Gerindra di Pilwalkot 2020 mendatang.

“Kami siap mendukung dan memenangkan Rusdi Sinuraya karena terbukti kinerja di Dirut PD Pasar meningkatkan kesejahteraan pedagang tradisional,” sebut Guntur yang diamini seluruh pendukung dengan suara gemuruh.

Sama halnya yang disampaikan Ketua Pemuda Marga Silima yang ikut mengantar Rusdi mendaftar, mengaku akan mendukung penuh Rusdi Sinuraya menjadi orang no 2 pemimpin kota Medan. Sebab, Rusdi Sinuraya dinilai putra terbaik Karo yang memiliki kinerja bagus menata kota Medan dan sudah dibuktikan dengan penataan pedagang.

Begitu juga dengan pernyataan Ketua SPSI Martin yang turut mengantar Rusdi mendaftar, menyatakan dukungan penuh terhadap Rusdi. Martin berharap Gerindra memilih Rusdi sebagai pasangan di Pilwalkot nanti.

Sebab, kata Martin, kinerja Rusdi sudah terbukti mengelola pasar dan perhatian mensejahterahkan para pedagang. “Kami melihat kinerja nyata dan terbukti berbuah hasil bagus kepada pedagang dan para pengelola pasar. Baik itu masalah kemanan dan kenyamanan pedagang,” papar Martin.

Sebagaimana diketahui, Dirut PD Pasar Pemko Medan, Rusdi Sinuraya sudah membuktikan keseriusannya ikut kontestasi pemilihan Walikota (Pikwalkot) Medan periode 2020-2024. Selain ke Partai PDI P, Golkar dan NasDem, Rusdi Sinuraya juga mendaftar bakal calon (balon) Wakil Walikota Medan ke Partai Gerindra untuk selanjutnya mengikuti tahapan mekanisme aturan Partai.

Didampingi ratusan para pendukung dari berbagai perwakilan perkumpulan pedagang di 51 pasar kota Medan, Rabu (13/11/2019), Rusdi Sinuraya resmi mendaftar ke DPC Partai Gerindra Kota Medan dengan posisi untuk Wakil Walikota Medan.

Kedatangan Rusdi bersama ratusan pendukung diterima Ketua DPC Gerindra Kota Medan Bobby O Zulkarnaen didampingi sekretaris, ketua tim pemenang Budi Siregar bersama pengurus partai lainnya. Pengurus partai Gerindra terlihat tercengang melihat ramainya massa pendukung Rusdi.

Dikatakan Bobby O Zulkarnaen, mengapresiasi kedatangan Rusdi bersama massa pendukung. “Mudah mudahan DPP Partai Gerindra merekomendasikan nama Rusdi berpasangan dengan calon Gerindra,” sebut Bobby.

Ditambahkan Bobby, jika hal itu terwujud, pihaknya akan mendukung penuh dan berkewajiban memenangkan Calon Gerindra.

Sementara itu, Rusdi Sinuraya mengaku berniat maju Pilwalkot Medan merasa terpanggil untuk membangun kota Medan lebih baik. “Berkat dukungan pedagang saya percaya diri. Jiwa saya terpanggil, selaku putra karo akan bisa membangun lebih baik,” ujar Rusdi.

Ditambahkan Rusdi, saat ini mengaku prihatin dengan kondisi kota Medan yang masih membutuhkan perbaikan serius. “Tekad saya membangun Medan lebih baik. Karakter Karo yakni Jujur, berani dan kerja keras akan saya jalankan. Saya buktikan saya milik rakyat awam,” imbuhnya.

Diketahui, Partai Gerindra memiliki 10 kursi dari 50 kursi di DPRD Medan. Dengan jumlah 10 kursi yakni 20 persen sudah memenuhi syarat di KPU Medan mengusung sendiri calon di Pilwalkot 2020-2024. (lamru)

Continue Reading

Politik

Diundang Erick Thohir, Ahok Diminta Menjabat di BUMN?

Published

on

Basuki Tjahaja Purnama

Geosiar.com, Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disebut Ahok mengaku siap apabila dilibatkan dalam pengelolaan BUMN.

“Saya kalau untuk bangsa, negara, saya pasti bersedia,” ungkap Ahok di kantor Kementerian BUMN di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Ia mengaku bakal dilibatkan untuk menjabat di salah satu BUMN. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuannya dengan Menteri BUMN selama satu setengah jam sebelumnya.

“Saya mau dilibatkan di salah satu BUMN. Itu saja. Jabatannya apa dan BUMN mana, saya tidak tahu, silakan tanya ke Pak Menteri,” tutur Ahok.

Ahok juga menyatakan belum dapat memastikan waktu resmi untuk jabatan yang akan didudukinya nanti.

Mengenakan kemeja batik berwarna coklat dan balutan celana hitam, Ahok tiba di kantor Kementerian BUMN sekira pukul 09.38 WIB. Dirinya diundang oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk datang hari ini membicarakan mengenai BUMN ke depan.

Usai bertemu Menteri BUMN, Ahok mengungkapkan pertemuannya selama satu setengah jam hanya membicarakan soal perusahaan BUMN.

“Intinya banyak bicara soal BUMN, saya mau dilibatkan di salah satu BUMN, itu saja,” tutupnya.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com