Connect with us

Nasional

Berikut 10 PTN Paling Diminati, Bukan UI dan ITB

Published

on

Konferensi Pers Hasil SBMPTN 2019 (Okezone.com)

Geosiar.com, Jakarta – Pengumuman hasil SBMPTN 2019 akan dirilis pada Selasa (9/7/2019) pukul 15.00 WIB.

Menurut pemaparan Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diadakan di Gedung Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019) siang ini, yang dipandu oleh Menristekdikti, Mohamad Nasir, dari sekitar 85 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang mengikuti SBMPTN 2019 dengan jumlah data peserta SBMPTN sebanyak 714.652.

Dari banyaknya yang berpartisipasi dalam SBMPTN, Universitas Brawijaya menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) yang paling diminati calon mahasiswa SBMPTN. Tercatat, sebanyak 55.871 peserta SMBPTN mendaftar ke universitas tersebut.

“Sepuluh PTN dengan peminat terbanyak Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Diponegoro, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Semarang, Universitas Padjajaran, Universitas Hasanuddin, Universitas Jember, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sumatera Utara,” ujar Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir dalam konferensi pers pengumuman hasil SBMPTN di kantor Kemenristekdikti, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).

Lebih lanjut, tidak ada Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia maupun Universitas Gadjah Mada dalam 10 PTN favorit itu.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi mengatakan, hal itu disebabkan munculnya kesadaran untuk mendaftar di universitas sesuai kemampuan akademisnya.

“Kalau saya nilainya nggak masuk di perguruan tinggi A, saya tidak akan daftar-lah,” ujar Ravik mencontohkan pikiran para peserta SBMPTN.

Berikut daftar 10 PTN paling diminati di SBMPTN 2019:

  1. Universitas Brawijaya: 55.871 peserta
  2. Universitas Sebelas Maret: 48.735 peserta
  3. Universitas Diponegoro: 48.440 peserta
  4. Universitas Pendidikan Indonesia: 48.231 peserta
  5. Universitas Negeri Semarang: 44.937 peserta
  6. Universitas Padjajaran: 41.970 peserta
  7. Universitas Hasanuddin: 41.846 peserta
  8. Universitas Jember: 40.173 peserta
  9. Universitas Negeri Yogyakarta: 38.007 peserta
  10. Universitas Sumatera Utara: 36.585 peserta

Kemenristekdikti menyatakan sebanyak 168.742 peserta lulus ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN). Peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari 119.777 peserta non bidikmisi dan 48.965 peserta pemohon bidikmisi.

Sementara pengumuman SBMPTN 2019 dapat diakses hari ini mulai pukul 15.00 WIB di situs SBMPTN.

Advertisement

Nasional

Diantar Ratusan Pedagang, Rusdi Sinuraya Mendaftar ke Gerindra Pilwalkot Medan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Dirut PD Pasar Pemko Medan, Rusdi Sinuraya buktikan keseriusannya ikut kontestasi pemilihan Walikota (Pikwalkot) Medan periode 2020-2024. Selain ke Partai PDI P, Golkar dan NasDem, Rusdi Sinuraya juga mendaftar bakal calon (balon) Wakil Walikota Medan ke Partai Gerindra untuk selanjutnya mengikuti tahapan mekanisme aturan Partai.

Didampingi ratusan para pendukung dari berbagai perwakilan perkumpulan pedagang di 51 pasar kota Medan, Rabu (13/11/2019), Rusdi Sinuraya resmi mendaftar ke DPC Partai Gerindra Kota Medan dengan posisi untuk Wakil Walikota Medan.

Kedatangan Rusdi bersama ratusan pendukung diterima Ketua DPC Gerindra Kota Medan Bobby O Zulkarnaen didampingi sekretaris, ketua tim pemenang Budi Siregar bersama pengurus partai lainnya. Pengurus partai Gerindra terlihat tercengang melihat ramainya massa pendukung Rusdi.

Dikatakan Bobby O Zulkarnaen, mengapresiasi kedatangan Rusdi bersama massa pendukung. “Mudah mudahan DPP Partai Gerindra merekomendasikan nama Rusdi berpasangan dengan calon Gerindra,” sebut Bobby.

Ditambahkan Bobby, jika hal itu terwujud, pihaknya akan mendukung penuh dan berkewajiban memenangkan Calon Gerindra.

Sementara itu, Rusdi Sinuraya mengaku berniat maju Pilwalkot Medan merasa terpanggil untuk membangun kota Medan lebih baik. “Berkat dukungan pedagang saya percaya diri. Jiwa saya terpanggil, selaku putra karo akan bisa membangun lebih baik,” ujar Rusdi.

Ditambahkan Rusdi, saat ini mengaku prihatin dengan kondisi kota Medan yang masih membutuhkan perbaikan serius. “Tekad saya membangun Medan lebih baik. Karakter Karo yakni Jujur, berani dan kerja keras akan saya jalankan. Saya buktikan saya milik rakyat awam,” imbuhnya. (lamru)

Continue Reading

Nasional

Ketua Gemuruh, Anton Tumanggor Prihatin Bom Polrestabes

Published

on

Ketua Gerakan Massa Buruh (Gemuruh) NasDem Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor S.Sos

Medan, Geosiar.com – Ketua Gerakan Massa Buruh (Gemuruh) NasDem Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor S.Sos turun langsung ke Polresta Medan melihat kondisi pasca bom bunuh diri, Rabu (13/11/2019) pukul 8.40 wib. Tumanggor mengaku prihatin mengetahu bom meledak dekat pelayanan pos pengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisisan (SKCK).

“Kita sangat prihatin, apalagi bila incaran pelaku kepada warga yang mengurus SKCK kebutuhan mencari kerja. Kita sebagai wakil rakyat dan Ketua Gemuruh consern terhadap pekerja dan pelamar tenaga kerja dan patut berempati,” ujar Antonius yang akrab disapa Anton itu di Polrestabes Medan saat peninjauan.

Ditambahkan Antonius Tumanggor yang saat ini selaku Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan itu mengutuk pelaku tindakan bom bunuh diri. Tindakan oknum merupakan teror bagi warga Medan yang patut disikapi dan cermin kota Medan tidak nyaman.

“Ini bukti pelaku teror punya nyali biadab, memiliki rasa keberanian yang luar biasa. Di tempat pengamanan yang sangat vital saja cukup berani, apalagi tempat keramaian, bagaimana pula,” sebut Antonius selaku Ketua Gemuruh Kota Medan itu seraya menyebut agar melakukan pengusutan secara tuntas.

Terkait hal itu, Anton menuding pengamanan di Polrestabes sangat lemah. “Sangat kita sayangkan pengamanan tidak menjalankan SOP. Di markas Polisi saja bisa terjadi bom, bagaimana pula di tempat umum,” kesal Antonius.

Sebagaimana diketaui 13 November 2019 pukul 08.45 wib terjadi bom bunuh diri di Polrestabes Medan Jl HM Said Medan. Diperoleh informasi bom bunuh diri yang dilakukan diduga dua orang mengunakan atribut Gojek dan meledak disekitar kantin Polrestabes Medan. Adapun korban disebut, 3 Polisi dan 1 orang sipil. (lamru)

Continue Reading

Nasional

Kutuk Terorisme, Istana: Tak Ada Toleransi

Published

on

Situasi Polrestabes Medan pascabom bunuh diri, Rabu (13/11/2019).

Geosiar.com, Jakarta – Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Fadjroel Rahman mengutuk aksi teror berupa bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) pagi.

Menurutnya, bom bunuh diri merupakan bentuk kejahatan dari kelompok yang tidak manusiawi. Oleh karena itu, pemerintah tidak akan memberi toleransi terhadap praktik tindakan teror.

“Pemerintah tidak akan memberi toleransi sedikitpun terhadap aksi terorisme,” tutur Fadjroel dalam keterangan tertulis, Rabu (13/11/2019).

Lebih lanjut, Fadjroel menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengejar, menangkap, dan mengadili kelompok terorisme. Menurutnya, negara memiliki aparat penegak hukum yang selalu siap dan terampil dalam mengatasi hal tersebut.

“Pemerintah tidak membiarkan aksi teror mampu mengganggu keamanan, ketenangan dan produktivitas sosial ekonomi masyarakat. Para pelaku atau kelompok terorisme akan terus dikejar, ditangkap dan diadili oleh sistem hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Dia juga mengatakan bahwa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan penanganan, baik pencegahan dan penanggulangan kejahatan terorisme melalui kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com