Connect with us

Sumut

Pemko Medan Gelar Pelatihan Supir Teladan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kadishub Kota Medan Iswar Lubis membuka pelatihan kegiatan Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Kota Medan Tahun 2019 di Hotel Madani, Jalan Sisingamangaraja, Senin (8/7/2019). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk wujud perhatian serta pembinaan Pemko Medan kepada para awak kendaraaan angkutan umum, guna mencipatakan jasa trasportasi yang selamat, aman, tertib dan nyaman.

Pemilihan Abdi Yasa merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pemko Medan melalu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan setiap tahunnya. Dalam kegiatan ini, Dishub memilih pengemudi atau awak kenderaan terbaik yang berasal dari berbagai jasa transportasi di Kota Medan.

Tahun ini, pemilihan Abdi Yasa diikuti sebanyak 100 orang peserta. Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Kadishub Kota Medan kepada dua orang peserta. Melalui kegiatan ini, Iswar berharap agar awak kendaraan, khususnya pengemudi mempunyai pemahaman, kompetensi, pengetahuan yang luas, keterampilan yang mumpuni serta memiliki perilaku yang baik saat mengemudikan kendaraan di jalan melalui pelatihan yang disampaikan oleh sejumlah narasumber.

Menurut Kadishub, kegiatan ini penting untuk dilakukan agar para awak kendaraan dapat lebih mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan. Terlebih, sebagai pengemudi yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan banyak orang. Oleh karenanya, perlu adanya pelatihan guna memberikan pemahaman yang lebih signifikan.

’Ada berbagai permasalahan di sektor transportasi diantaranya faktor manusia, faktor kendaraan, kondisi jalan, infrastruktur dan lainnya. Namun faktor manusia dianggap menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan. Oleh sebab itu, melalui pelatihan ini, kami berharap agar semua awak kendaraan dapat memiliki dan merubah perilaku dalam berkendara sehingga menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas,’’ kata Iswar.

Selanjutnya Iswar menekankan, pengembangan sikap dan perilaku yang baik dalam berkendara guna meningkatkan keselamatan di jalan juga perlu usaha yang sungguh-sungguh baik dari individu maupun dari faktor lainnya termasuk pemerintah. Untuk itu, sebagai wujud komitmen atas hal tersebut maka Pemko Medan menyelenggarakan pemilihan Abdi Yasa Teladan tahun 2019. (lamru)

Advertisement

Sumut

Miris, Remaja Asal Langkat Rela Dijual Demi Masuk Sekolah

Published

on

Korban DSP (14) bersama kedua pelaku AS alias Sri (40) dan SZ (23). (Foto: istimewa)

Geosiar.com, Langkat – Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Syarif Ginting mengungkap fakta baru mengenai penjualan anak dibawah umur, DSP (14) kepada pria hidung belang oleh bibi kandungnya sendiri.

Syarif mengatakan, remaja asal Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara itu, mengaku secara suka rela dijual oleh bibinya demi biaya masuk sekolah menengah pertama (SMP).

Sejak kecil, ujar Syarif, korban bersama adiknya PA (9) tinggal bersama kakeknya yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan. Sedangkan kedua orang tua korban telah lama pergi meninggalkan mereka.

“Ayah dan ibunya telah pergi meninggalkan mereka,” kata Iptu Syarif Ginting, Rabu (24/7/2019).

Beberapa waktu lalu, kata Syarif, korban mengaku bertemu dengan ibunya, lalu minta masuk sekolah. Tetapi ibunya menolak permintaan itu dengan alasan tidak ada uang. Kemudian sang ibu mengatakan agar korban menjual diri jika mau sekolah.

“Kalau mau sekolah juga, jual saja dirimu,” tutur Syarif Ginting menirukan omongan ibu DSP kepada korban.

Oleh karena itu, korban mendatangi adik ibunya (bibinya), SZ (23) di Kota Binjai. Kemudian, SZ membawa korban kepada germo SA alias Sri (40) untuk dijual seharga Rp10 juta.

Sebelum korban diserahkan kepada pria hidung belang, petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Sunggal yang menyamar sebagai pembeli akhirnya berhasil menyelamatkan korban dari transaksi tersebut. Korban diselamatkan dari Hotel Milala, Desa Mulirejo, Kecamatan Sunggal.

Continue Reading

Sumut

Bocah Hanyut Ditemukan Tewas di Sungai Sunggal

Published

on

Proses evakuasi bocah yang hanyut di Sungai Sunggal, Medan, Rabu 24/7/2019).

Geosiar.com, Medan – Tim Charlie Rescue akantor (SAR) Medan Medan berhasil menemukan bocah bernama Dafa Al Rizki (4) yang dilaporkan hanyut di Sungai Sunggal, Desa Paya Geli, Dusun 1 Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (24/7/2019) sekitar pukul 08.44 WIB.

Humas Kantor SAR Medan, Hisar Turnip mengatakan, korban ditemukan oleh tim SAR sekitar 1 kilometer dari lokasi ia terjatuh setelah melakukan kurang lebih 17 jam pencarian.

“Benar, korban hanyut di aliran sungai Belawan kemarin sudah kita temukan pagi ini. saat itu Tim Charlie Rescue kantor SAR Medan yang dipimpin oleh Komandan Regu Rory Ginting menemukan korban sekitar 1 KM dari tempat ia hanyut” tutur Hisar Turnip.

Hisar mengatakan setelah tim melakukan evakuasi, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.

“Tim langsung mengevakuasi korban dan diserahkan ke pihak keluarga korban,” tambah Hisar.

Sebagai informasi, Dafa dilaporkan hilang pada Selasa (23/7/2019) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, dia diketahui sedang bermain bersama teman-temannya di pinggiran aliran sungai Sei Belawan yang tak jauh dari rumahnya.

Mendapat laporan itu, sebanyak tujuh orang personel Kantor SAR Medan langsung menyusuri sungai dengan menggunakan perahu karet.

Continue Reading

Sumut

5 Napi Tebing Tinggi Dapat Remisi di Peringatan HAN

Published

on

Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Tebing Tinggi bersama narapidana yang mendapatkan remisi khusus, Rabu (24/7/2019). (Foto: Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Sebanyak lima orang narapidana (napi) anak di Lembaga Pemasyarakatan  (Lapas) Tebing Tinggi mendapatkan remisi khusus dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 .

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Tebing Tinggi, Theo A Purba, Amd IP SH MH didampingi Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Lapas Tebing Tinggi, Heru Prabowo, saat dikonfirmasi Geosiar.com di ruang kerjanya, Jalan Pusara Pejuang, Kelurahan Rambung, Rabu (24/7/2019).  

“Sebanyak 5 napi anak di Lapas ini mendapatkan remisi bertepatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019,” tutur Theo.

Theo menyebut remisi khusus itu diberikan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkum HAM) Sumut. Remisi itu terdiri atas dua jenis yakni remisi khusus sebagian dan remisi khusus seluruhnya.

“Remisi Anak I (Remisi Khusus Sebagian) 4 orang dan Remisi Anak II (Remisi Khusus Seluruhnya) 1 orang atau bebas langsung. Jadi, total menerima remisi anak berjumlah 5 orang,” jelas.

Sejauh ini, total napi dan tahanan anak yang berada di Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) Tebing Tinggi sebanyak 1635 orang. Secara rinci, jumlah napi sebanyak 1069 orang, sementara jumlah tahanan 566 orang, dengan kapasitas hanya 451 orang.

“Lapas Tebing Tinggi berkomitmen memberikan pelayanan prima tanpa kutipan kepada tamu yang berkunjung.” tandas Theo.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com