Connect with us

Nasional

Tarif Ojek Online Resmi Berubah, Begini Tarifnya

Published

on

Ilustrasi Ojol

Geosiar.com, Jakarta – Mulai tanggal 1 Juli 2019, tarif ojek online (ojol) resmi berubah di 41 kota di Indonesia. Perubahan tarif itu berdasarkan sesuai dengan aturan baru yang dirilis oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Lonjakan tarif ojek online tersebut didasarkan pada sistem zonasi.

Terdapat tiga sistem zonasi yang diberlakukan kenaikan tarif, yakni zona I, zona II (Jabodetabek) dan zona III.

Berikut ini informasi selengkapnya seperti dikutip dari detikFinance, Sabtu (6/7/2019).

Zona 1 meliputi kota Banda Aceh, Medan, Batam, Pekanbaru, Palembang, Lampung, Metro, Belitung, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Probolinggo, Pasuruan, Kudus, Madura.

Zona 2 meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi.

Zona 3 meliputi Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Mataram, Kupang, Manado, Gorontalo, Palu, Makassar, Kendari, Ambon, Jayapura.

Berikut daftar tarif yang berlaku sesuai zona masing-masing kota:

Zona I
Tarif batas bawah Rp 1.850 per km
Tarif batas atas Rp 2.300 per km
Biaya jasa minimal atau dalam 4 km pertama Rp 7.000-Rp 10.000.

Zona Jabodetabek
Tarif batas bawah Rp 2.000 per km
Tarif batas atas Rp 2.500 per km
Biaya jasa minimal dalam 4 km pertama Rp 8.000-Rp 10.000.

Zona III
Tarif batas bawah Rp 2.100 per km
Tarif batas atas Rp 2.600 per km
Biaya jasa minimal dalam 4 km pertama Rp 7.000-Rp 10.000.