Connect with us

Sumut

Menunggak, Petugas CS DPRD Medan Keluhkan Penggunaan Kartu BPJS

Published

on

Medan, Geosiar.com – Petugas Cleaning Service (CS) di DPRD Medan yang bernaung di perusahaan PT Dian Ratna Abadi keluhkan kepesertaan BPJS Kesehatan. Pasalnya, kendati gaji mereka dipotong namun kepesertaan petugas tersebut tidak tercover karena menunggak pembayaran dua bulan.

Tentu saja puluhan petuas CS di gedung DPRD Medan mengaku resah. Padahal setiap bulan dipotong sebesar Rp.118.792 untuk BPJS Kesehatan oleh pihak perusahaan. Bahkan petugas tidak bisa menggunakan layanan BPJS tersebut karena perusahaan itu menunggak membayar premi selama dua bulan.

Seperti yang dialami salah seorang cleaning service bernama Aditya Prananda. Saat berobat ke Rumah Sakit Umum (RSU) Estomihi, Kamis 4 Juli 2019, kartu BPJS Kesehatannya tidak bisa digunakan karena pihak rumah sakit menyebutkan bahwa kartu tersebut non aktif.

Sontak, Aditya pun mempertanyakan hal tersebut kepada pihak perusahaan. Pihak perusahaan mengaku memang premi untuk BPJS Kesehatan belum terbayar oleh perusahaan sehingga menyarankan Aditya untuk membayar pribadi.

Atas dasar itu pula, puluhan CS resah dan mengeluhkan kepada wartawan. “Percuma lah kami tiap bulan dipotong, kalau kartu BPJS kami tidak aktif,”keluh mereka.

Terpisah, saat dihubungi Syafri selaku Pengawas dari PT DAR mengaku bahwa pihaknya memang belum membayarkan premi BPJS Kesehatan selama dua bulan.

Alasannya, belum dibayarkannya anggaran pengadaan cleaning service oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Namun pihaknya mengaku akan menyelesaikan hal tersebut. ( lamru )