Connect with us

Sumut

Terlibat Korupsi, 12 ASN di Asahan Bakal Dipecat

Published

on

Sejumlah ASN Pemkab Asahan saat menyalami Plt Bupati Asahan Surya (kanan depan) seusai apel hari hari pertama kerja pascalibur lebaran 1440 Hijriah, di halaman kantor Bupati Asahan, Senin (10/6/2019). (Foto: medan.tribunnews.com)

Geosiar.com, Asahan – Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Rahmat Hidayat Siregar mengatakan sebanyak 12 aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Asahan bakal dipecat atas keterlibat kasus tindak pidana korupsi.

“Ada 12 orang [ASN yang terlibat korpsi],” tutur Rahmat Hidayat di kantornya saat dikonfirmasi, Kamis (4/7/2019).

Hidayat mengaku pihaknya sudah mendapat teguran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait proses hukum ASN yang tersandung kasus korupsi. Kemendagri, kata Hidayat, akan memberi sanksi kepada Bupati Asahan apabila ASN tersebut tak segera dipecat.

“Kita sudah dapat teguran. Kita ketahui bersama Bupati Asahan menyadang status Plt Bupati. Artinya kita tetap menjalani perintah pusat,” sambung Hidayat.

Kendati demikian, Hidayat menegaskan bahwa pihaknya harus terlebih dulu mempelajari seluruh proses dan peraturan terkait pemecatan ASN.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah menyurati 11 gubernur, 80 bupati, dan 12 wali kota terkait kasus keterlibatan ASN dalam tindakan korupsi.

Dalam surat teguran itu, Tjahjo meminta kepada masing-masing kepala daerah supaya melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap ASN yang terlibat kasus korupsi, dalam waktu 14 hari.