Connect with us

Kesehatan

Hipersomnia Bisa Jadi Gejala Gangguan Kesehatan Fisik Hingga Mental

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Kesehatan – Tidur berlebihan dapat dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan. Tidur terlalu banyak atau yang secara ilmiah disebut hipersomnia bisa pula menjadi gejala penyakit dan gangguan kesehatan tertentu.

Apabila Anda sudah tidur lebih dari biasanya, atau lebih dari 7—8 jam dalam sehari, Anda harus memperhatikan gejala dari masalah berikut ini seperti dikutip dari sindonews.

Gejala gangguan kesehatan mental seperti depresi

Tidur berlebihan atau hipersomnia bisa jadi gejala depresi, terutama di kalangan dewasa muda dan remaja. Rasa kantuk yang berlebihan adalah gejala depresi seperti dilansir dari Times Now News. Sekitar 40% orang dewasa muda di bawah usia 30 menunjukkan hipersomnia sebagai gejala depresi.

Tidur berlebihan terkait dengan gangguan tidur

Gangguan tidur tidak selalu menyulitkan orang untuk tidur, tetapi kadang-kadang menghambat kualitas tidur yang menyebabkan lebih banyak mengantuk dan tidur. Oversleeping atau hypersomnia merupakan gejala narkolepsi, gangguan tidur berbasis neurologis, sindrom gelisah, atau apnea tidur obstruktif yang ditandai dengan masalah pernapasan saat tidur.

Gejala dari kondisi medis

Tidur berlebihan dapat juga disebabkan oleh kondisi medis fisik tertentu juga. Masalah neurologis seperti penyakit alzheimer, atau epilepsi dapat menyebabkan hipersomnia sebagai gejala. Kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat menyebabkan tidur berlebihan karena memicu tingkat energi yang rendah dan aktivitas fisik yang lebih sedikit.

Penyalahgunaan zat

Kalangan remaja dan dewasa muda sayangnya menjadi mangsa penyalahgunaan zat dan alkohol. Hipersomnia bisa menjadi tanda praktik dan jika tidak ada gejala kondisi mental atau fisik yang terlihat selain tidur berlebihan, hipersomnia bisa disebabkan oleh alasan ini karena menyebabkan kehilangan energi dan hilangnya kontrol pada tubuh.