Connect with us

Sumut

Tabrak Satu Keluarga Hingga Tewas, Sopir Truk Divonis 5 Tahun Penjara

Published

on

Terdakwa sopir truk Colt Diesel Nopol D 8828 WD, Zulham Sihombing saat persidangan di Pengadilan Negeri Tebing Tinggi, Rabu (3/7/2019). (Foto: ahs/Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Sopir truk Colt Diesel Nopol D 8828 WD pengangkut makanan (kue) bernama Zulham Sihombing divonis hukuman lima (5) tahun penjara atas kasus Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang telah merenggut nyawa 3 orang .

Ketiga korban merupakan satu keluarga yang terdiri dari dua anak bernama Siti Latifah (7) dan adiknya Lutfi (3) serta sang ayah, Zulpikar (27).

Vonis tersebut diberikan oleh Majelis Hakim yang diketuai Albon Damanik SH saat persidangan di Pengadilan Negeri Tebing Tinggi, Rabu (3/7/2019). Hukuman itu tak sesuai dengan permintaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Okta Ginting SH yang menuntut agar terdakwa diganjar hukuman 6 tahun penjara pada pekan lalu.

Dalam persidangan, terdakwa Zulham Sihombing (37), mengaku bahwa dirinya mengonsumsi narkoba jenis sabu seminggu sebelum peristiwa nahas itu terjadi.

Berdasarkan keterangan terdakwa dalam persidangan, pada Jumat, 8 Maret 2019, dia yang sedang mengendarai truk Colt Diesel Nopol D 8828 WD, mengaku telah menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter MX Nopol BM 4881 SS, di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Lubuk Baru, Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi.

Lebih lanjut, terdakwa yang merupakan warga Jalan Banten Lingkungan VII, Kelurahan Badak Bejuang ini mengaku mengendarai truk dengan kecepatan tinggi. Dia datang dari arah Siantar menuju Tebing Tinggi.

Saat itu, dia mengaku dalam kondisi mengantuk sampai hilang kendali yang mengakibatkan truk masuk ke jalur badan jalan sebelah kanan, dengan arah yang berlawanan. Kemudian, sepeda motor korban yang datang dari arah berlawanan, dari Tebing Tinggi menuju Siantar, mengejutkan terdakwa sehingga tabrakan pun tak terelakkan.

Atas peristiwa itu, 3 orang penumpang sepeda motor yang merupakan satu keluarga atas nama, Siti Latifah (7) dan adiknya bernama Lutfi (3) tewas di lokasi kejadian. Sementara sang ayah, Zulpikar (27), meninggal keesokan harinya. Sementara, sang istri bernama Alif (23) yang juga penumpang sepeda motor, selamat dari maut. (ahs)