Connect with us

Sumut

Tahun 2019, Kota Medan Dapat Dana Kelurahan Rp 99,2 M Lebih

Published

on

Medan, Geosiar.com – Guna peningkatan pembangunan infrastruktur di kota Medan, Pemko Medan telah mendapat bantuan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat sebesar Rp 53,2 Miliar lebih Tahun 2019. Dana tersebut diharapkan mampu memperbaiki infrastruktur skala prioritas melalui swakelola masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Pemko Medan Irwan Ritonga SE kepada wartawan Geosiar.com di kantornya, Rabu (26/6/2019). Dengan demikian, perbaikan infrastruktur yang belum tertampung di APBD dapat terakomodir dengan adanya Dana Kelurahan.

“Kita harapkan Lurah bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan maksimal dan jangan sampai ada penyalagunaan,” harap Irwan Ritonga.

Ditambahkan Irwan Ritonga yang baru dua minggu menjabat Kepala Bappeda Pemko Medan itu, untuk mendukung program Dana Kelurahan itu Pemko Medan telah ikut mengalokasikan Dana pendamping sebesar Rp 46 Miliar lebih.

Dijelaskan Irwan, dana pendamping itu bersumber dari APBD Pemko Medan TA 2019. Dengan demikian dana Kelurahan keseluruhan sebesar Rp 99,2 Miliar lebih. Diketahui, di kota Medan ada 151 Kelurahan, maka setiap Kelurahan mendapat dana sebesar Rp 656 juta lebih.

Ditambahkan Irwan, dana tersebut masih tergolong minim mengingat banyaknya infrastruktur yang butuh perbaikan. Diakui minimnya dana pendamping, karena APBD Pemko Medan TA 2019 sudah sempat disahkan. Maka dana pendamping yang ada saat ini dari pergeseran rencana pos lainnya. “Untuk tahun depan, Dana pendamping akan diupayakan lebih besar dan maksimal, ” ujarnya.

Dijelaskan Irwan, khusus Dana Kelurahan dikerjakan swakelola masyarakat. “Pelaksananya pihak Kelurahan sedangkan Pengguna Anggaran adalah pihak Kecamatan. Peruntukan harus pembangunan infrastruktur dan tidak boleh bangunan pemerintah,” jelas Irwan Ritonga. (lamru).