Connect with us

Lifestyle

Ibu Harus Pahami Ini saat Bayi Menangis

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Lifestyle – Sebagian besar bahkan semua orang yang baru menjadi ibu kebingungan menghadapi bayinya yang sedang menangis. Pernyataan tersebut menurut spesialis anak dari RSAB Harapan kita, dr Lucia Nauli Simbolon, SpA.

“Bukan hanya satu tetapi semua pasien kontrol habis melahirkan bingung bayinya menangis. Mereka cenderung menyusui bayi,” ungkapnya.

Menangis adalah satu-satunya bahasa bayi yang menandakan banyak hal, biasanya saat si bayi merasa lapar, ingin buang air, merasa tak nyaman, dan sebagainya.

“Kita harus tahu bahasa bayi dulu. Biasanya 3-6 bulan pertama kita belajar bayi nangis maunya apa. Kita hanya tahu dia menangis karena lapar sehingga disusui terus,” tutur Lucia.

Ketika usia bayi bertambah, perlahan dia akan mengeluarkan berbagai bunyi dan ini menurut Lucia perlu menjadi perhatian khusus orang tua. Saat dia menunjuk sesuatu, coba ajarkan cara menyebut hal yang dia tunjuk untuk melatihnya berbicara.

Praktisi neurosains Terapan dr. Anne Gracia pernah mengatakan memijat wajah anak sejak bayi merupakan salah satu bentuk stimulus yang bermanfaat bagi kemampuan berbicaranya.

“Setiap sentuhan di wajah bayi akan mengelola otot di sekitar mulut yang bermanfaat bagi kemampuan bicaranya kelak,” tuturnya.