Connect with us

Sumut

Dalam rangka Hut Bhayangkara ke 73, Kapoldasu Hadiri Doa Massal Bersama Di Desa Sukatepu

Published

on

saat kapoldasu berbaur bersama masyarakat terdampak erupsi gunung api sinabung didesa sukatepu kabupaten karo

Bupati Karo dan Kapolres Karo Sambut kedeatangan Kapoldasu bersama Rombongan didesa sukatepu.

Geosiar – Karo – Pasca dampak erupsi Gunung Sinabung yang kini telah turun Level IV ke Level III Waspada. Kapoldasu Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto SH, MH beserta Rombongan mengadakan Doa Masal, Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Desa Suka Tepu, Kecamatan Naman Teran Karo, Rabu (26/6/19) sekira pukul 09:00 wib.

Kedatangan Rombongan Kapoldasu disambut langsung oleh Bupati Karo, Terkelin Berahmana SH, Kapolres AKBP. Benny R. Hutajulu, Dandim 0205 /TK Letkol T. Rizal Batubara, Wadanyon Batalyon 125/SMB Mayor Inf. Irwanto, Kepala Badan Geologi G. Sinabung Armen dan Seluruh Kapolsek serta Tokoh Adat maupun Tokoh Agama.

Sebelum memasuki Jambur Desa Sukatepu, Kapoldasu disambut dengan ratusan pelajar SD Sukatepu sembari mengangkat Bendera dan bernyanyi Lagu Indonesia Raya.

Dalam Kata Sambutanya, Kapoldasu meminta serta berdoa agar Gunung Sinabung tidak lagi mengeluarkan Lava nya, sehingga aktifitas warga yang terdampak Erupsi tidak terganggu lagi. Kegiatan Doa Masal, Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial ini merupakan kegiatan yang harus kita laksanakan demi kenyamanan bersama, dan sekaligus menyambut HUT Bhayangkara ke-73 Tahun 2019 ini.

Sesuai moto pak Kapolri,dengan semangat Promoter, Pengabdian Polri untuk Masyarakat, Nusa dan Bangsa, serta terwujudnya turut mensukseskan HUT Bhayangkara 73 Tahun ini, ujar Kapoldasu mengakhiri.

Sementara itu Kapolres Karo, AKBP Benny R. Hutajulu hanya menyampaikan bahwa Status Gunung api Sinabung yang sebelumnya di Level IV (Awas) dan kini menjadi Level III (Waspada) dan kegiatan ini juga merupakan bagian Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial menjelang HUT Bhayangkara ke 73 Tahun.

Bupati Karo dalam sambutanya mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan bapak Kapoldasu beserta rombongan di Desa Sukatepu dengan Wacana Doa Massal, Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial pasca dan dampak erupsi Gunung Sinabung ini, semoga sesaui harapan bersama supaya Gunung Sinabung tidak lagi mengeluarkan Erupsi, Lahar dingin maupun lahar Panas, pinta Bupati.

Pada kesempatan tersebut Kapoldasu, menyerahkan sejumlah bingkisan Alat Pertanian berupa mesin Pompa, dan Sembako kepada warga yang berhak menerimanya. Selain itu juga diadakan pengobatan gratis.

Acara Doa Masal, Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial pasca Dampak Erupsi Gunung Sinabung ini juga diawali dengan doa Pembuka oleh Ketua Moderamen GBKP Kecamatan Kabanjahe, dan Doa penutup dibawakan secara agama Islam. Acara ini berjalan lancar dan penuh hikmah./jg/edy surbakti

Advertisement

Sumut

DPRD Medan Setujui LPj Walikota Medan TA 2018

Published

on

Medan,Geosiar.com – Fraksi DPRD Medan menerima dan menyetujui Laporan pertanggungjawaban (LPj) Walikota Medan terkait penggunaan anggaran APBD TA 2018 menjadi Perda. Perda disahkan dan ditandatangani bersama oleh Wali Kota Medan, Drs Dzulmi Eldin dan Pimpinan DPRD Kota Medan Henry Jhon Hutagalung, di ruang sidang paripurna DPRD Kota Medan, Senin (22/7/2019).

Rapat paripurna dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ikhwan Ritonga, Iswanda Ramli serta Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution, didahului dengan Laporan Badan Anggaran (Banggar) selanjutnya penyampaian pendapat fraksi-fraksi DPRD Kota Medan terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD Kota Medan 2018.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Medan dalam kata sambutannya menyatakan, catatan strategis yang disampaikan Banggar mendorong peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah (Pemda) yang lebih baik.

Selain itu, pembahasan dan keputusan DPRD Medan tentang LPj pelaksanaan APBD tahun 2018 mencerminkan wujud kemitraan dan kesetaraan yang semakin kokoh diantara legislatif dengan eksekutif.

“Banyak keberhasilan yang kita raih selama tahun 2018 dan kita terus mencermati kekurangan yang masih harus diatasi secara terintegrasi. Untuk fungsi anggaran dan pengawasan DPRD, saya juga amati berjalan semakin efektif. Laporan LPj APBD 2018 ini juga sudah dibahas dengan teliti dan mendalam sehingga dapat diparipurnakan hari ini,” sebut Walikota.

Ditambahkan Eldin, pembangunan Kota Medan selama tahun 2018 secara umum memberi banyak keberhasilan, namun banyak juga yang belum dicapai sehingga seluruh jajaran SKPD Kota Medan agar memiliki integritas dan dedikasi total abdi masyarakat.

Seperti diketahui, pandangan fraksi-fraksi terdapat catatan dan kritikan untuk Wali Kota Medan. Untuk fraksi PDI P yang dibacakan Juru Bicara Daniel Pinem, memberi kritikan terkait tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari target retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Rp 147,7 miliar hanya teralisasi Rp 25,7 miliar karena adanya penundaan pembayaran retribusi SIMB dari bangunan Center Poin dan bangunan Podomoro.

Kemudian PDI P juga mengkritisi pembangunan dan perbaikan drainase serta perbaikan aliran sungai yang melintasi Kota Medan.

Sedangkan Fraksi PKS melalui Juru Bicara Jumadi meminta Pemko Medan melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan merugikan masyarakat dengan memangkas pohon-pohon yang berpotensi tumbang.

“Kami juga mendesak Pemko Medan aga segera membuat sistem Early Warning Systen kepada masyarakat disepanjang bantaran sungai sehingga dapat melakukan persiapan ketika air sungai naik secara cepat,” katanya.

Dilanjutkannya, untuk realisasi PAD, fraksi PKS menilai belum memuskan katena terlalu banyak pencaipan jauh dari target yang telah ditetapkan. Semakin menurunnya realisasi anggaran dari tahun sebelumnya sebesar 78 persen, menunjukkan tidak serius dalam menjalankan tugasnya.
“Seperti pencapaian pendapatan sektor retribusi parkir tepi jalan umum belum dapat perhatian Pemko Medan. (lamru)

Continue Reading

Sumut

Wabup Sergai Hadiri Peringatan HBA Ke-59 Tahun 2019

Published

on

Pemotongan nasi tumpeng oleh Kepala Kejari Sergai Jabal Nur didamping jajarannya, serta disaksikan Wabup Darma Wijaya dalam acara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-59 Tahun 2019, Senin (22/7/2019). (Foto: art/Geosiar.com)

Geosiar. com, Sergai – Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H Darma Wijaya menghadiri acara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-59 Tahun 2019, di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sergai, Senin (22/7/2019)

Peringatan yang dilaksanakan dalam gelaran syukuran ramah tamah ini mengambil motto “Tingkatkan Pengabdian Demi Kemajuan, Keunggulan dan Keutuhan Negeri”.

Selain Wabup Sergai, acara ini juga dihadiri oleh Kajari Sergai, Jabal Nur SH, MM, Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, SIK, para Wakil Ketua DRPD, Ketua Pengadilan Negeri Sei Rampah, Delta Tamtamam, Pabung 0204/DS Mayor M Sirait.

Kemudian, Kepala BNNK, Drs Adlin M Tambunan, Ketua MUI Sergai, KH Lukman Yahya, para Camat, perwakilan organisasi kepemudaan, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Media/Pers, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat.

Dalam kata sambutannya, Wabup Darma Wijaya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kejari Sergai atas kinerja yang telah ditunjukkan sebagai lembaga penegak hukum.

“Terima kasih kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sergai yang telah menunjukan kinerja sebagai penegak hukum dan sebagai pengawal pemerintah dalam melaksanakan pembangunan daerah lewat tim pengawal, pengaman pemerintahan dan pembangunan daerah (TP4D),” tutur Darma.

Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H Darma Wijaya saat memberi kata sambutan dalam acara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-59 Tahun 2019.

Darma mengklaim, Pemkab Sergai selalu aktif dalam melakukan koordinasi dengan pihak Kejaksaan dan Polres Sergai guna menciptakan suasana aman dan kondusif.

“Tak perlu takut, Kejaksaan dan Polres tidak seperti yang dibayangkan. Sinergitas dan hubungan yang dekat menjadikan semua dapat dikoordinasikan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Darma meminta kepada seluruh undangan yang hadir dalam acara tersebut agar tidak berhenti belajar dan memperkaya wawasan serta pengetahuan yang dimiliki.

“Jabatan bukan akhir pengabdian tapi amanah yang merupakan awal untuk memulai perubahan. Sejarah akan menulis dengan indah karya-karya yang dihadirkan pada setiap era yang dilaluinya sehingga mari bersama membuat sejarah yang akan diikuti oleh generasi berikutnya,” pinta Wabup mengakhiri.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri ( Kejari) Sergai, Jabal Nur juga mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan pemerintah daerah yang dinilai sangat berguna dalam pelaksanaan tugas kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang amanat.

“Tanpa dukungan pemerintah dan jajaran OPD, kewenangan yang luas dari kejaksaan tidak akan bisa eksis,” tutur Jabal.

Terkait sinergitas terhadap Pemkab Sergai, Jabal menyinggung peran penting pemerintah desa dalam mendukung semua visi dan misi kejaksaan.

“Jika desa kuat, maka masyarakat akan ikut kuat. Oleh karenanya perlu dukungan seluruh pihak baik itu pemerintah dan tokoh-tokoh masyarakat sehingga prasarana dan pelayanan hukum terhadap masyakarat dapat terpenuhi,” lanjutnya.

Saat ini, kata Jabal, penegakan hukum modern berorientasi pada pencegahan dan pengembalian keuangan negara, sehingga Presiden Joko Widodo mengintruksikan untuk membentuk TP4 dan TP4D. Oleh karena itu, Jabal berharap seluruh pihak tetap semangat dalam meningkatkan etos kerjanya.

Seusai kata sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kepala Kejari Sergai Jabal Nur didamping jajarannya, serta disaksikan Wabup Darma Wijaya sekaligus unsur Forkopimda Sergai. Acara tersebut diakhiri dengan tausiyah yang diisi oleh Ustadz Samin “Sampan” Pane. (art)

Continue Reading

Sumut

Warga Hakimi Pencuri Lembu di Langkat

Published

on

Ilustrasi pencurian lembu.

Geosiar.com, Binjai – Seorang pelaku pencuri lembu diamuk massa yang merupakan warga Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Setelah berhasil menangkap pelaku, massa kemudian menghakiminya.

Peristiwa itu dibenarkan Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting. Siswanto menyebut peristiwa itu terjadi dini hari tadi.

“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, dimana warga mengamankan terlapor Wira Sitepu dan kawan-kawan warga Jalan Aman Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat,” tutur Siswanto di Binjai, Senin (22/7/2019).

Berdasarkan keterangan korban Buhari, warga Pasar IV Dusun Sencaki Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, pencurian itu terjadi ketika dirinya bersama saksi Yatiman, Agus Andika dan Suparno, sedang menonton televisi di rumahnya.

Kemudian, korban melihat ada cahaya berasal dari belakang rumahnya, tepat di kandang lembu. Lantas korban segera menuju kandang lembu dan melihat ada seorang yang sedang menarik tali lembu miliknya.

“Korban langsung berteriak maling-maling dan akhirnya pelaku lari, namun berhasil ditangkap oleh korban dan masyarakat sekitar,” jelas Siswanto.

Lebih lanjut, korban menanyakan identitas pelaku dan mengetahui nama pelaku Wira Sitepu. Selanjutnya, mereka melaporkan peristiwa itu ke aparat kepolisian.

Mendengar laporan tersebut, Unit Reskrim yang dipimpin Kanitres Iptu Saleh Andre Siregar SH segera menuju lokasi kejadian (TKP). Saat itu, pelaku sudah dikerumuni massa dengan keadaan mengenaskan.

“Pada saat pelaku diamankan dari masa kondisi pelaku sudah luka luka, kepala bocor harus di jahit sebanyak empat jahitan, muka dan bibir lebam, kaki dan tangan luka robek,” Jelasnya.

Setibanya di lokasi, aparat pun langsung mengamankan pelaku untuk segera dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan pertolongan medis.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com