Connect with us

Politik

Mengenal Sosok Calon Bupati Simalungun Periode 2020-2025

Published

on

Medan, Geosiar.com – Warga Simalungun kini diingatkan kembali untuk memilih pemimpin yang cerdas dan visioner membangun daerah Simalungun. Kendati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Simalungun periode 2020-2025 akan berlangsung September tahun depan saat ini sudah mulai muncul figur yang bersedia mengabdi memperhatikan kepentingan umum.

Salah satunya Gidion Purba. Sebagaimana diketahui Gidion Purba (foto) yang saat ini menjabat Sekda Kabupaten Simalungun, dibesarkan di tengah keluarga pendeta, Gidion Purba sejak kanak-kanak, remaja hingga dewasa diajarkan tentang kesederhanaan dan “Takut akan Tuhan”.

Ia pun tumbuh menjadi karakter yang bersahaja, rendah hati, ramah, rajin, hormat kepada yang lebih tua dan penuh senyum.

Tak mengherankan sejak remaja, Gidion mudah mendapatkan teman. Diterima di semua kalangan karena karakternya yang suka berbagi, peduli dan mudah merangkul kawan.

Ia pun suka berorganisasi yang semakin membentuk karakternya bersahaja dan komunikatif.

Salah satu pamong PNS di Pemkab Simalungun, Gidion Purba mengawali karirnya dari bawah sebagai staf biasa yang lebih sering disuruh mengantar surat.

Sebagai abdi negara yang tekun bekerja, ikhlas dan sembari terus belajar dari para senior dan atasan, Gidion perlahan karirnya merangkak.

Mulai dari kepemimpinan Bupati Jhon Hugo Silalahi, Bupati T Zulkarnain Damanik hingga Bupati JR Saragih, dirinya terus mendapat kepercayaan dan promosi jabatan.

Mulai dipercaya sebagai camat, kemudian menjabat sejumlah kepala dinas hingga akhirnya menduduki posisi tertinggi seorang PNS sebagai Sekda Kabupaten Simalungun hingga saat ini.

Berbekal pengalaman itu tidak berlebihan jika dikatakan Gidion Purba akan lebih tau dan mampu meneruskan hal-hal baik yang telah dilakukan di Kabupaten Simalungun mulai dari kepemimpinan Jhon Hugo Silalahi, T Zulkarnain Damanik hingga JR Saragih.

Sebagai “orang dalam” tentu tidak berlebihan pula jika kita menyebut Gidion Purba lebih faham apa yang menjadi kendala atau kegagalan di masa pemerintahan sebelumnya.

Tentu, ia tidak akan mengulang kegagalan tersebut dan akan lebih faham pula ia mencari jalan keluar atas kendala atau kegagalan pendahulunya, guna memperbaiki dan mengejar ketertinggalannya.

Tidak mengherankan jika sebagian besar masyarakat Simalungun menginginkannya untuk maju mencalonkan diri menjadi Bupati Simalungun.

Gidion Purba lahir dan dibesarkan di tengah keluarga pendeta. Opungnya Pdt Karpenius Purba, praeses pertama di GKPS. Ayahnya Pdt Lesman Purba juga seorang pendeta bahkan menjadi pucuk pimpinan tertinggi/Ephorus GKPS 1970-1972.

Sedangkan abang kandungnya Pdt M Rumanja Purba meneruskan jejak opung dan orang tuanya menjadi pendeta.
Pdt M Rumanja Purba bahkan 2 periode menjabat Sekjen GKPS dan menjadi Ephorus GKPS periode berjalan sampai 2020. (lamru).

Advertisement

Politik

Staf Sekretariat DPRD Medan Larang Wartawan Liput Rapat Pansus

Published

on

Medan, Geosiar.com – Rapat tertutup mulai membudaya di DPRD Medan. Jika sebelumnya rapat tertutup saat pembahasan LPj Walikota terhadap penggunaan APBD TA 2018 diberlakukan. Kali ini rapat tertutup terulang saat pembahasan Pansus Ranperda Perusahaan Umum Daerah Pasar Pemko Medan.

Seperti pembahasan Ranperda yang dilakukan anggota DPRD Medan tergabung di Pansus Ranperda PUD Pasar, Senin (22/7/2019) pukul 15.00 wib. Rapat tersebut dilarang diliput wartawan.

Saat wartawan hendak memasuki ruang Banmus tempat Pansus melakukan pembahasan Ranperda. Dua orang security yang sedang jaga pintu
melarang wartawan masuk. “Tidak boleh masuk bang, wartawan tidak boleh masuk, katanya rapat internal,” cetus security Heri Hanafia didampingi Dayan.

Ketika wartawan memperjelas, siapa yang melarang wartawan meliput, security mengaku atas suruhan staf sekretariat bernama Mula Marthin Gurning.

Namun ketika dikonfirmasi kepada Ketua Pansus Ranperda PUD Pasar Hendra DS melalui telephon, membantah rapat pansus tertutup. “Tidak ada larangan, malah kami pingin diliput wartawan, pandai pandai stafnya itu,” jelas Hendra.

Salah satu wartawan Rizky Pahlepy mengaku sangat menyesalkan sikap Marthin Gurning. Rizky menilai Marthin Gurning terkesan arogan dan sok pintar. Gurning diketahui baru bertugas di DPRD Mefan. (lamru)

Continue Reading

pemilu 2019

Sidang Gugatan Mulan Jameela, Peserta Belum Komplet

Published

on

Mulan Jameela

Geosiar.com, Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bakal menggelar kembali sidang gugatan perdata terhadap Partai Gerindra hari ini, Senin (22/7/2019), yang dilayangkan antara lain oleh R. Wulansari atau Mulan Jameela.

“Agendanya tanggapan penggugat,” ujar Petugas layanan informasi PN Jakarta Selatan.

Ia mengatakan, sidang rencananya akan digelar pukul 11.00 WIB. Akan tetapi hingga pukul 11.30 peserta sidang masih belum lengkap.

“Turut tergugatnya belum lengkap datang. Baru penggugat dan tergugat intervensi yang sudah datang,” tandasnya.

Seperti diketahui, belasan caleg Gerindra menggugat Dewan Pembina dan Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra agar ditetapkan sebagai anggota legislatif. Para penggugat merujuk pada Pasal 15 ayat (2) UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik bahwa partai politik mempunyai hak dalam menentukan kebijakan serta hak memilih dan dipilih.

Para penggugat juga mengacu hasil perolehan suara Gerindra. Apabila dengan perhitungan sainte lague, maka tidak ada caleg Partai Gerindra yang mendapatkan kursi.

Penggugat dalam permohonannya menyebut Partai Gerindra mempunyai hak absolut untuk menentukan kader yang pantas menjadi anggota legislatif dengan mempertimbangkan kontribusi kader. Jika hal tersebut dilakukan, tidak bertentangan dengan Pasal 422 Undang-Undang Pemilu 2017 bahwa yang menentukan anggota legislatif terpilih adalah didasari suara terbanyak yang diperoleh caleg, karena suara terbanyak adalah suara partai.

Persidangan sengketa kader Partai Gerindra, istri Ahmad Dhani itu sebelumnya ditunda karena adanya tergugat intervensi yang mengajukan keberatan. Hakim kemudian memutuskan menunda persidangan hingga hari ini dengan agenda replik dan tanggapan pihak penggugat.

Continue Reading

pemilu 2019

Sidang Sengketa Pileg, MK Bacakan Putusan Perkara

Published

on

Hakim Mahkamah Konstitusi saat memimpin jalannya sidang sengketa pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi

Geosiar.com, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) melangsungkan sidang lanjutan sengketa Pileg 2019 hari ini, Senin (22/7/2019). Agenda sidang kali ini yaitu pembacaan putusan terkait perkara yang sudah diperiksa oleh hakim.

“Ya, hari ini sidang MK dengan agenda pengucapan putusan/ketetapan untuk menentukan perkara yang dilanjutkan pemeriksaannya atau tidak,” ujar juru bicara MK Fajar Laksono saat saat dikonfirmasi, Senin (22/7/2019).

Fajar menambahkan, seluruh pihak pemohon dan terkait dalam sengketa Pileg 2019 dihadirdkan dalam sidang putusan ini. Sebanyak 260 perkara Pileg yang akan diputus kelanjutannya dalam sidang ini.

“Semua pemohon dan para pihak dipanggil hadir dalam sidang hari ini,” ujar Fajar.

Selanjutnya, Fajar mengatakan untuk perkara yang diputus lanjut, maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi dan ahli. Sementara perkara yang diputus selesai, maka hakim tidak akan melanjutkan sidang perkara tersebut.

“Yang sudah diputuskan tidak lanjut, ya sudah, selesai. Yang dilanjutkan, ya berarti sidang berikutnya mendengarkan keterangan saksi/ahli,” tandasnya.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com