Connect with us

Dunia

Gempa 7,4 SR di Laut Banda Terasa Hingga Australia

Published

on

Ilustrasi Gempa

Geosiar.com, Maluku – Gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Laut Banda, Maluku, pada pukul 08.53 WIB ternyata terasa ke Papua Barat hingga negara Australia.

“Gempa terasa di Papua Barat dan Darwin, Australia,” kata Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono kepada awak media, Senin (24/6/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kolega yang berada di Darwin, getaran terasa selama beberapa detik. Sementara di Papua Barat, getaran dirasakan sekitar 10 detik.

Daryono mengatakan, secara tektonik zone Subduksi Banda adalah kawasan seismik aktif dan kompleks. Dalam catatan, katalog gempa BMKG, di zona ini sudah terjadi beberapa kali gempa kuat dan di antaranya berpotensi memicu tsunami.

“Sejarah gempa kuat pernah terjadi seperti gempa Banda pada tahun 1918 (M=8.1), 1938 (M=8.4), 1950 (M=7.6), 1950 (M=8.1), dan 1963 (M=8.2),” jelas Daryono.

Ia melanjutkan, dengan memperhatikan banyaknya catatan sejarah gempa kuat ini, zona Subduksi Banda adalah kawasan sangat rawan gempa dan tsunami yang patut diwaspadai di wilayah Indonesia timur.

Namun belum ada informasi kerusakan terkait gempa tersebut.

Gempa yang terjadi di Laut Banda ini terjadi di kedalaman 245 km. BMKG menyebut tidak ada potensi tsunami akibat gempa ini.

Advertisement