Connect with us

Olahraga

Menpora Minta Pemprov Papua Siapkan Lembaga Pengelola Venue Pasca PON 2020

Published

on

Menpora Imam Nahrawi saat mengunjungi Stadion Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Jumat (21/6/2019). (Foto: dok. Menpora)

Geosiar.com, Olahraga – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX bakal dilaksanakan pada Oktober 2020 di Provinsi Papua. Tahap persiapan gelaran PON pun dikabarkan sudah hampir rampung.

Bahkan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, sudah meminta Pemprov Papus untuk menunjuk lembaga atau tim agar mengelola keberlanjutan venue-venue usai pemanfaatannya pasca PON nanti.

“Saya harap Pemprov Papua agar sedini mungkin menyiapkan lembaga pengelola pasca PON untuk mengelola venue yang begitu bagus ini agar tetap termanfaatkan dan terawat dengan baik,” tutur Imam saat meninjau Stadion Papua Bangkit, Sabtu (22/6/2019).

Dengan keberadaan venue-venue terawat itu nantinya, Imam berharap, bisa kembali dimanfaatkan guna memotivasi lahirnya atlet baru dari Papua.

“Venue-venue ini saya harap menjadi tempat lahirnya atlet-atlet baru pasca PON agar berkontribusi tidak hanya mengharumkan Papua, tapi juga berprestasi tingkat dunia dan mampu mengibarkan Merah-Putih di kancah olahraga dunia,” harap Imam.

Menurut Imam, pembangunan venue-venue itu dapat mendorong semangat provinsi lain agar turut mempunyai harapan sama untuk menyelenggarakan PON atau single even lainnya. Sebab melalui olahraga, kata Imam, bisa turut mempercepat perkembangan infrastruktur pada suatu daerah.

“Saya gembira sekali ini membuktikan pemerintah pusat, pemprov, pemkab amat sangat serius mendukung hal ini jangan pernah kendor semangatnya tetep bangkit seperti nama stadion ini yang menjadi kebangkitan olahraga Indonesia dari timur,” terang Imam.

Sementara itu, Dwi Aji Wicaksono selaku Project Manager Stadion, mengatakan bahwa proyek pembangunan untuk Stadion Utama Papua Bangkit telah mencapai 100 persen. Pembangunan tersebut telah dimulai sejak Mei 2019 lalu.

Luas Stadion Utama Papua Bangkit sendiri adalah 13 hektar, sedangkan bila dihitung dengan keseluruhan venue-venue yang berada di sekelilingnya, termasuk lapangan pemanasan, area Istoran dan Aquatik, maka luas stadion itu sekitar 42 hektar.

“Progres sudah 100% dengan seluruh equipment telah berfungsi seluruhnya, stadion ini didesain dengan kapasitas 40 ribu penonton, rumputnya berstandar FIFA seperti di GBK, lampunya 1800 lux di sekeliling lapangan ada lintasan atletik dan kelebihannya nantinya akan disertifikasi kelas 1 untuk lintasan atletik dari federasi internasional atletik,” tandas Aji.

PON XX Papua akan dilaksakan pada 9-21 September 2020. Sebanyak 47 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam event tersebut.