Connect with us

Kesehatan

Harus Tahu! Efek Samping Konsumsi Kafein Berlebihan

Published

on

Ilustrasi Kopi

Geosiar.com, Lifestyle – Anda pasti mengenal kafein karena dia terletak di dalam kopi favorit Anda. Kafein dipercayai sebagian orang dapat membantu menghadapi kesibukan sehari-hari karena bisa membuat terjaga agar tidak merasa lelah saat bekerja atau belajar.

Kafein sebenarnya memiliki banyak manfaat, akan tetapi tanpa disadari juga memiliki banyak dampak negatif bila dikonsumsi secara berlebihan.

“Kafein itu bisa membuat otak terjaga, jadi kayak tidak mau tidur. Konsumsi berlebihan jadi sulit tidur di malam hari dan ingin tidur siang hari. Bila siangnya tidak tidur itu jadi gangguan untuk aktivitas sehari-hari,” jelas Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Alergi Imunologi RS Premier Bintaro, Dr. Prasna Pramitha.

Kafein bisa mengurangi sakit kepala dalam dosis tertentu. Akan tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan malah menyebabkan sakit kepala. Bila mengonsumsi kafein lebih dari 500 miligram setiap hari, Anda dapat mengalami keracunan kafein. Gejalanya berupa sakit kepala dan kelelahan.

Kafein yang berlebih juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Buat yang suka mengonsumsi kopi terlalu banyak, perlu mengetahui efek laksatif dari kopi.

Prasna menjelaskan, kopi dapat berkontribusi dalam pelepasan gastrin atau hormon yang membuat tubuh mempercepat aktivitas pada usus besar.

Kebanyakan mengonsumsi kafein juga bisa meningkatkan tekanan darah. Kafein yang melebihi batas normal dapat membuat pembuluh arteri mengkerut dan hal tersebut meningkatkan tekanan darah.

Sementara tekanan darah yang tinggi bisa menyebabkan perasaan sakit kepala, penglihatan juga buram, mual, detak jantung pun tidak teratur, sulit bernapas, dan kelelahan. Tanpa disadari tekanan darah tinggi bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan masalah ginjal.

Kesehatan

Olahraga Tingkatkan Daya Ingat Kalangan Lansia

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Kesehatan – Ahli fisiologi olahraga menyatakan bahwa olahraga yang dilakukan secara teratur bermanfaat meningkatkan memori seseorang. Tidak terkecuali peningkatan fungsi kognitif ingatan pada lanjut usia (lansia).

“Memori memang bisa ditingkatkan sampai usia kapan saja. Untuk lanjut usia, maka olahraga bisa merangsang enzim seperti senam otak,” ujar Dr. Jajat Darajat Kusumah Negara, S.Pd M.Kes, AIFO.

Akan tetapi, Jajat tidak menyarankan lansia untuk melakukan olahraga dengan intensitas tinggi. Lansia lebih disarankan untuk berolahraga berintensitas rendah seperti aerobik dan melakukannya dengan frekuensi yang optimum.

“Olahraga dengan intensitas rendah dan frekuensi yang optimum bisa menstimulasi memori bagi lanjut usia,” ungkapnya.

Penelitian sebelumnya menyatakan, olahraga permainan yang membutuhkan kerja otak untuk berpikir dapat membantu meningkatkan memori pada seseorang hingga usia lanjut. Olahraga yang membutuhkan berpikir, seperti bulu tangkis, sepak bola, futsal, basket, tenis, dan lainnya membutuhkan kerja otak yang berkolerasi dengan otot-otot fisik.

Sementara untuk olahraga yang sifatnya atletik, seperti lari, cenderung hanya menggunakan otot saja.

Penelitian Jajat mengenai futsal bagi remaja juga terbukti dapat meningkatkan fungsi kognitif seperti atensi dan memori pada anak. Selain meningkatkan kebugaran tubuh, futsal yang dilakukan secara teratur dan tidak berlebihan dapat mengendalikan ketahanan stres pada kalangan remaja.

Continue Reading

Kesehatan

Cegah Kanker, Kurangi Konsumsi Daging Merah!

Published

on

Ilustrasi daging merah

Geosiar.com, Lifestyle – Agar hidup tetap sehat, sudah pasti yang dilakukan adalah mengonsumsi makanan yang bergizi dan bernutrisi. Misalkan sayur dan buah dikenal makanan yang diwajibkan untuk dikonsumsi setiap hari, tapi bagaimana dengan daging?

Walaupun dianggap sehat, ternyata ada sisi buruk yang tersembunyi jika makan daging merah dengan tidak benar dan dengan porsi yang tidak tepat. Sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal kesehatan BMJ mengatakan bahwa orang-orang yang mengonsumsi lebih banyak daging merah memiliki risiko tinggi hingga mengakibatkan kematian.

Daging merah seperti daging sapi, kambing, babi dan sejenisnya mengandung protein yang disebut dengan haem. Hal itu dapat merusak dinding usus sehingga meningkatkan risiko timbulnya kanker usus besar.

Biasanya daging merah mengandung lemak jenuh tinggi dan kolesterol jahat yang seiring berjalannya waktu akumulasinya mampu menyumbat pembuluh darah arteri dan meningkatkan risiko serangan jantung, jantung koroner dan stroke.

Jadi demi kebaikan, sebaiknya setiap orang janganlah sering mengonsumsi daging dan kalaupun ingin mengonsumsinya, sebaiknya dalam porsi kecil dan pilih yang rendah lemak.

Continue Reading

Kesehatan

Sebabkan Kematian, Cegah Flu dengan 4 Langkah Ini

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Kesehatan – Sebagian orang menyepelekan penyakit flu dalam hidupnya. Hal tersebut karena pemikirannya didasari kemungkinan sembuh cepat sangatlah besar dan penanganannya juga dapat dilakukan sendiri. Kendati demikian, tahukah Anda bahwasanya flu dapat menyebabkan kematian.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat kurang lebih 500 ribu kasus kematian di dunia oleh karena flu atau influenza. Kurun usianya pun tidak hanya lansia saja, akan tetapi juga dewasa dan anak-anak.

Ternyata, Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Cissy B. Kartasasmita mengatakan bahwa hal itu dikarenakan influenza yang tidak kunjung sembuh sehingga menyebabkan komplikasi.

“Biasanya yang paling sering adalah sinus, pneumonia, bronkitis akut dan penyakit yang berhubungan dengan kerusakan saluran pernapasan lainnya,” ujarnya dalam acara Pentingnya Vaksin Influenza di Jakarta, (5/7/2019).

Kita juga penting untuk menjaga diri sehingga terhindar dari virus influenza. Tak lupa, Cissy juga membagikan empat cara mudah yang dapat dilakukan.

Membersihkan tangan secara berkala

Hal pertama yang penting untuk dilakukan yakni mencuci tangan dengan sabun atau sekadar menggunakan tisu basah dan hand sanitizer adalah hal penting pertama dalam menangkal virus influenza.

Cissy mengungkapkan, jika tangan menjadi objek termudah dari penyebaran virus lantaran digunakan sebagai indra peraba. Misalnya saat menaiki kendaraan umum terus pegangan.

“Kalau orang sebelumnya kena influenza, Anda juga bisa kena. Begitu juga dengan membuka pintu dan berjabat tangan,” katanya.

Melakukan vaksinasi

Vaksinasi juga disarankan bagi Anda untuk memerangi virus influenza. Dalam presentasinya, Cissy mengungkapkan bahwa kemungkinan seseorang bebas dari influenza ialah sebesar 60 hingga 90 persen pasca injeksi. Meski demikian, hal ini harus rutin dilakukan selama satu kali dalam setahun. “Agar terbebas dari influenza, vaksin juga diperlukan. Harganya sangat terjangkau jadi tidak ada alasan untuk melewatkannya,” katanya.

Menggunakan masker saat bepergian

Ketika menaiki transportasi umum atau sekedar berjalan di tempat yang ramai, sangat disarankan untuk menggunakan masker. Sebab kemungkinan virus untuk tersebar sangatlah besar. “Kalau di pusat perbelanjaan, kita tidak tahu siapa yang sehat dan sakit. Apalagi dengan pendingin yang membuat sirkulasi udara melingkar di situ saja kan. Jadi, lebih baik pakai masker sebagai bentuk pencegahan,” katanya.

Tidur cukup dan mengkonsumsi makanan yang bergizi

Istirahat yang cukup dan diimbangi dengan asupan nutrisi yang baik, juga sangat disarankan untuk menghindari risiko influenza. Karena dengan kedua hal ini, sistem imunitas pun terjaga dengan baik. Sehingga ia dapat memerangi virus yang salah satunya influenza.

“Tidur delapan jam sehari. Makannya diperhatikan yang bagus ada karbohidrat, protein dan lemaknya,” katanya.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com