Connect with us

Politik

Roby Barus SH : “Jika Pemimpin Partai Percaya, Siap Jadi Ketua DPRD Medan”

Published

on

Medan, Geosiar.com – Perolehan 10 kursi dan suara terbanyak yang diperoleh PDI P di DPRD Medan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April lalu. Memastikan jabatan Ketua DPRD Medan periode 2019-2024 dimiliki kader partai berlambang banteng moncong putih itu.

Namun, siapa sosok dari 10 anggota dewan yang akan menjabat Ketua DPRD Medan tetap menunggu keputusan dan kebijakan dari DPP PDI Perjuangan. Kendati, jabatan Ketua itu diemban setelah pelantikan anggota DPRD Medan pada September 2019 mendatang, sejumlah nama yang dinilai pantas sudah ramai dibicarakan.

Seperti halnya, nama Roby Barus SH (foto) asal daerah pemilihan (dapil) I meliputi Kec Medan Barat, Medan Helvetia, Medan Petisah dan Medan Baru dinilai layak dan pantas menduduki jabatan Ketua DPRD Medan.

Sebagaimana diketahui Roby Barus SH saat ini menjabat Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan. Loyalitas dan perhatiannya memperjuangkan partai serta kepedulian terhadap wong cilik tentu dinilai pantas sebagai pemimpin.

Begitu juga pengalaman Roby Barus SH di komisi I DPRD Medan yang membidangi pemerintahan dinilai mampu bersinergi dengan eksekutif membina para ASN meningkatkan pelayanan dan pembangunan di kota Medan.

Kepada wartawan Geosiar.com, Kamis (20/6/2019), Roby Barus SH mengaku bersedia mengemban amanah partai dan menjungjung tinggi keputusan partai.

“Jika pemimpin Partai mempercayakan saya menjabat Ketua DPRD Medan. Saya siap menjalankan apa saja demi kepentingan rakyat. Saya akan berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan Partai,” ujar Roby seraya menyebut semua itu menunggu keputusan DPP.

Dikatakan Roby, penetapan dan keputusan siapa yang akan menjabat Ketua DPRD Medan tetap menunggu mekanisme dan keputusan DPP. Sedangkan, DPC hanya merekomendasikan 2 atau 3 nama setelah hasil rapat pleno dan seterusnya dikirim dan tetap menunggu keputusan DPP.

Adapun 10 nama anggota dewan yang berhasil lolos ke DPRD Medan periode 2019-2024 yakni, Edward Hutabarat, Roby Barus, Margaret MS, Paul Mei Anton Simanjuntak, Wong Cun Sen, Hasyim SE, David Rony Ganda Sinaga, Daniel Pinem, Henri Duin dan Johannes Haratua Hutagalung. (lamru)