Connect with us

Sumut

Masyarakat Pertanyakan Pembangunan Gedung Sekolah SMP IT, Gunakan Dana Desa?

Published

on

Plank Sekolah Milik Yayasan Pendidikan Islam Al-Misbah yang masih terpampang di lokasi sengketa. (Foto: art/Geosiar.com)

Geosiar. com, Sergai – Proses pembangunan gedung sekolah SMP Islam Terpadu (SMP IT) yang ada di Dusun I Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menimbulkan banyak pertanyaan.

Pasalnya, kegiatan pembangunan gedung sekolah tersebut dikabarkan berasal dari Dana Desa Pematang Kuala Tahun 2019 sebesar Rp 235.194.000 yang terdiri dari dua ruangan berukuran 7×8 meter.

Berdasarkan informasi masyarakat sekitar, bangunan tersebut sebelumnya dimiliki oleh Yayasan Pendidikan Islam Al-Misbah di mana di dalamnya terdapat gedung Sekolah Dasar Pendidikan Islam Terpadu Misbahul-Ummah.

Salah seorang warga bernama Ramadhan (40) mengatakan bahwa dirinya hanya mengetahui bangunan tersebut milik sebuah yayasan. Dia pun merasa heran soal pembangunan yang menggunakan dana desa.

“Sepengetahuanku itu milik orang ramai atau milik yayasan bang. Kok bisa pekerjaan pembangunan gedung sekolah milik yayasan itu menggunakan dana desa,” kata Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (17/6/2019).

Sementara di tempat berbeda, Kapala Desa (Kades) Pematang Kuala, Ramlan mengkonfirmasi kebenaran soal isu bangunan yang merupakan milik yayasan. 

“Iya, sebelumnya milik yayasan, tapi pihak yayasan telah menyerahkan ke desa,” ungkap Kades Ramlan.

Saat ditanya mengenai surat serah terima pindah tangan bangunan antara yayasan dengan desa, Ramlan menegaskan bhawa surat serah terima itu benar ada dan disimpan pada berkas desa.

“Iya, itu [surat serah terima] ada,” sambungnya.

Kendati demikian, banyak masyarakat masih bertanya-tanya terkait kepemilikan bangunan tersebut. Sebab, plank sekolah milik yayasan itu masih terpajang di lokasi seakan-akan masih dibawah kepemilikan yayasan bukan desa.(art)