Connect with us

pemilu 2019

Mahfud MD Soal Sengketa Pilpres 2019: Perkara di MK 28 Juni Selesai

Published

on

Mahfud MD bersama para tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan saat menggelar pertemuan dengan Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri, Jumat (17/5/2019). (Foto: Liputan6)

Geosiar.com, Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) sekaligus Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD meyakini bahwa perkara sengketa pilpres 2019 dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di MK akan segera berakhir setelah pertanda ‘ketok’ palu MK dibunyikan.

“Insya Allah perkara di MK tanggal 28 (Juni) selesai, riak-riaknya juga selesai,” tutur Mahfud saat berada di acara Halal Bihalal Gerakan Suluh Kebangsaan Bersama Media, di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Dia menyampaikan bahwa pihak-pihak terkait dalam perkara MK, yakni Prabowo Subianto, Joko Widodo, KPU, dan Bawaslu, sudah menyatakan bakal menerima apapun putusan MK. Oleh karena itu, Mahfud berpesan agar para pendukung pun turut meredakan segala tensi yang diakibatkan Pilpres 2019.

“Yang ramai-ramai sekarang tinggal sisa-sisanya saja, maka mari kita jaga agar kondusif, agar tidak membesar lagi. Yang di bawah jangan bertengkar karena yang di atas pelan-pelan mulai cair. Kalau yang di bawah masih bertengkar rugi” harap Mahfud.

Seperti diketahui, MK telah menggelar dua kali sidang perkara sengketa Pilpres 2019. Sidang perdana yang digelar pada Jumat (14/6/2019) beragendakan penyampaian materi gugatan oleh tim kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Kemudian, sidang kedua digelar pada Selasa (18/6/2019) beragendakan mendengar jawaban Termohon, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak pasangan calon 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sidang juga dilakukan untuk mendengarkan pihak pemberi keterangan, yakni Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Sementara, untuk sidang hari ini, Rabu (19/6/2019) beragendakan pemeriksaan saksi dan alat bukti yang disodorkan dari pihak pemohon, yakni pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.