Connect with us

Sumut

JPU Tak Hadir, Tuntutan Batal Sidang Pun Diundur

Published

on

Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Tebingtinggi tidak menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri Tebingtinggi (foto: WH/geosiar.com)

Geosiar.com, Tebingtinggi – Pembacaan tuntutan kepada 6 terdakwa  Amir CS gagal digelar dikarenakan  jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Tebingtinggi tidak menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri Tebingtinggi, Senin ( 17 Juni 2019 ).

Oleh karena itu majelis hakim yang diketuai Dharma Setiawan SH CN dan rekan-rekan menutup persidangan dengan mengetok palu sidang di ruang utama.

Usai persidangan, Ketua majelis hakim, Dharma SH begitu juga kuasa hukum ke 6 terdakwa yaitu Amiruddin Sinaga SH dan rekan mengaku kecewa akibat ketidakhadiran JPU di ruang persidangan.

Dalam persidangan sebelumnya juga telah diperdengarkan seluruh saksi dari Ormas NU termasuk Ketuanya Ir.Oki Doni Siregar, pemeriksaan terdakwa dan saksi dari Polres Tebingtinggi selama persidangan berlangsung.

Sekedar untuk diketahui kembali bahwa ke 6 terdakwa dihadirkan jaksa kepersidangan terkait kerusuhan bersama 5 terdakwa lainnya saat acara Hari Lahir Nahdlatul Ulum (Harlah NU) digelar di Lapangan Merdeka jalan Pahlawan Tebingtinggi, Rabu (27/2/2019).

Dimana pada saat acara  itu berlangsungtablig akbar, tausiah kebangsaan, serta pelantikan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Diduga acara tersebut disusupi provokator yang dilakukan anggota ormas keagamaan tersebut.

Kericuhan bermula saat penceramah Gus Muwafiq menyampaikan tausiah, Su dan rekan-rekannya berusaha masuk ke lokasi acara sambil berteriak-teriak. Padahal saat itu Kapoldasu, Walikota Tebingtinggi, Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan MM serta Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi dan Ulama dari Medan hadir di dalamnya. (WH)

Sumut

Kapolres Tebing Tinggi Resmikan Gedung Satuan Tahanan dan Barang Bukti

Published

on

Penguntingan pita dalam acara peresmian Gedung Satuan Tahanan dan Barang Bukti oleh Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi, S.IK didampingi Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan, Senin (28/1/2020). [Foto: WH/geosiar.com]

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi, S.IK meresmikan gedung Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) di Mapolres Tebing Tinggi, Selasa (28/1/2020) pagi. Gedung tersebut merupakan hibah dari Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan yang diserahkan kepada Kapolres Tebing Tinggi .

Turut hadir dalam acara peresmian itu di antaranya Waka Polres Tebing Tinggi Kompol Ramli Manurung, Kepala Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi Mustaqpirin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tebing Tinggi Rusmayati Harahap, para Pejabat Utama Polres Tebing Tinggi, para perwira dan ASN.

Peresmian itu diawali dengan penandatanganan berita acara dan prasasti oleh Kapolres didampingi Wali Kota. Kemudian, dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng. Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan bahwa Gedung Tahti merupakan bangunan yang dibangun dengan menggunakan dua material yaitu baja dan beton.

“Kalau melihat secara konstruksi, bangunan ini sangat kuat karena span yang dibuat dengan profil baja dan trekstang yang ada ini menunjukkan bahwa bangunan ini untuk 100 tahun kedepan pun saya yakin tahan. Saya menyatakan bahwa desain dan apa yang dilaksanakan hari ini memang meyakinkan bagi kita. Insya Allah juga mungkin nanti bahwa bangunan ini juga adalah bangunan tahan gempa,” ujar Umar dalam sambutannya.

Penandatanganan berita acara dalam acara peresmian Gedung Satuan Tahanan dan Barang Bukti oleh Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi, S.IK didampingi Walikota Tebing Tinggi H. Umar Zunaidi Hasibuan. Senin (28/1/2020). [Foto: WH/geosiar.com]

Lanjut Umar, dengan keterbatasan anggaran dari Kota Tebing Tinggi, pihaknya berupaya dan berusaha untuk melengkapi kekurangan-kekurangan di lingkungan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang ada.

“Kami juga berharap agar mari sama-sama kita rawat bangunan yang sudah ada ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres AKBP Sunadi, S.IK memastikan, untuk ke depannya, Polres Tebing Tinggi akan melakukan renovasi terhadap Gedung SKCK, TK Bhyangkara dan ruang pelayanan SIM Sat Lantas.

“Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi atas bantuannya dalam pembangunan Gedung Tahanan dan Barang Bukti Polres Tebing Tinggi,” ungkap Kapolres.

Ia pun meminta kepada seluruh jajaran Polsek, apabila ada menerima hibah dari masyarakat maupun pemerintah agar dimasukkan ke dalam SIMAK dan dipelihara serta dirawat dengan baik. “Mari kita pelihara dan rawat setiap hibah yang diterima dari masyarakat maupun pemerintah,” ajak Kapolres. (WH)

Continue Reading

Sumut

Ormas Islam Tak Rekomendasikan Bobby, Akhyar dan Ihwan di Pilkada Medan

Published

on

Kantor Wali Kota Medan. [Foto: sumutinvest]

Geosiar.com, Medan – Organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Medan tidak merekomendasikan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Bobby Nasution maupun Wakil Ketua DPRD Medan Ikhwan Ritonga untuk bertarung di Pilwalkot Medan 2020. Mereka justru merekomendasikan 6 nama yang seluruhnya bukan termasuk kandidat populer.

Hal itu diungkapkan Chairul Munadi dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumut. Adapun keenam nama yang direkomendasikan berdasarkan hasil pembahasan ormas Islam adalah Irfan Hamidy (tokoh di Medan Utara), Dedi Iskandar Batubara (Anggota DPD RI), Azwir Ibnu Azizi (tokoh masjid), Latif Khan (penceramah/ustaz), Qosim Nurseha (tokoh pesantren) dan Abdul Hakim Siagian (dosen/akademisi/mantan anggota DPRD Sumut).

“Ormas Islam bergerak riil di masyarakat, dalam keseharian menghadapi masalah umat di masyarakat. Jadi selama ini tokoh yang bergerak ya 6 nama itu, yang lain misalnya pak Bobby, Akhyar, Ihwan Ritonga itu belum ada melihat bergaul dengan ormas Islam,” kata Chairul Munadi, dikutip dari medanbisnisdaily.com, Selasa (28/1/2020).

Chairul memastikan terpilihnya enam nama itu tidak terjadi begitu saja. Sebab, pihaknya sudah beberapa kali mengadakan pertemuan yang juga dihadiri Institute for Democracy Education (IDE), KAHMI Medan, PA 212 Sumut, FUI Sumut, DPP KAUMI, Fosil BKM, Aliansi Satu Cinta dan tokoh umat Islam lainnya. Pertemuan itu menghasilkan enam nama tersebut.

“Terkait Pilkada Medan akan dibicarakan pada musyawarah selanjutnya, pemicu di silaturahim ormas itu, kemudian dibuat pertemuan tanggal 22 Januari di Kantor MUI Medan, belum diputuskan. Endingnya (akhirnya) dibuat pertemuan tim 9 pada 24 Januari 2020 dengan beberapa orang mewakili yang ditunjuk hasil pembicaraan ada 9 orang memutuskan nama di Pilkada 2020,” jelas Chairul.

Pertemuan itu dilakukan, lanjut Chairul, karena Ormas Islam menilai Pilkada 2020 sangat penting bagi Kota Medan. Apalagi sampai hari ini belum ada satupun partai yang menyatakan dukungan kepada salah satu kandidat yang bermunculan.

“Umat Islam perlu untuk menyampaikan untuk Kota Medan. Ada konsep untuk Medan ada sekitar 6 poin, Medan lebih berakidah, berakhlak, lebih Akhlakul karimah. Tapi kita memunculkan nama-mama bisa membawa visi itu, ada 6 nama,” imbuhnya.

Usai diputuskan enam nama itu, selanjutnya akan disosialisasikan untuk melihat respon masyarakat. Kemudian, enam nama tersebut akan dikerucutkan menjadi dua nama atau satu pasangan calon.

“Sambil kita menunggu perkembangan dari partai-partai dan dari umat, apakah keinginan maju dari independen atau parpol. Itu tergantung umat, kekuatan ormas ril (nyata). Dua hari lagi sudah megerucut menjadi dua nama, nanti kami dibuat dialog untuk membicarakan hal ini,” pungkas anggota PA 212 Provinsi Sumut ini.

Continue Reading

Sumut

Pencurian di Bandara Kualanamu: 4 Porter Lion Air Diamankan

Published

on

Empat pelaku pencurian di Bandara Kualanamu. [Foto: HO/Polres Deliserdang/indra gunawan]

Geosiar.com, Medan – Polres Deli Serdang tengah mendalami kasus pencurian uang senilai Rp 34,8 juta dalam koper milik penumpang Lion Air di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. Sejauh ini, polisi sudah menangkap empat pelaku yang seluruhnya merupakan petugas Porter Lion Air.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan kasus pencurian ini terjadi pada Sabtu, 25 Januari 2020 sekitar pukul 10.30 Wib. Kasus ini pertama kali dilaporkan oleh pihak Avsec ke Polsek Beringin.

“Kalau TKP (tempat kejadian perkara) di area Avron, parkiran pesawat Lion Air Kualanamu. Saat ini pelaku sudah kita amankan dan sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Beringin,” ujar Rafles dikutip dari Tribunnews, Selasa (28/1/2020).

Adapun identitas keempat pelaku ialah Surya Kristian Ketaren (27) warga Kabupaten Langkat, Boy Roganda Manurung (29) warga Lubukpakam, Joel Edgar Rucarda Purba (26) warga Kabupaten Simalungun dan Alfan Pardamean Sibarani (30) warga Lubukpakam.

Kapolsek Beringin AKP Maritua Karyana Lumbantobing menyebutkan bahwa keempat pelaku saling bekerja sama saat melancarkan aksinya. Satu orang membongkar koper dan tiga lainnya mengawasi keadaan sekitar.

“Mereka saling bekerja sama ini karena pencuriannya dan merogoh barang bawaan penumpang itu saat koper masih berada di body pesawat,” ujar Maritua kepada wartawan, Selasa (28/1/2020).

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Maritua, para pelaku sudah melakukan hal serupa sebanyak sepuluh kali. “Dari keterangan salah satu tersangka katanya pencurian serupa sudah dilakukan sepuluh kali. Ada satu orang tersangka yang mengakui hal itu. Sekarang keempat tersangka sudah kami tahan,” lanjutnya.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku guna mendapat informasi tambahan seperti kerterlibatan orang lain. “Sekarang ini masih kita terus periksa apakah ada keterlibatan orang lain lagi atau tidak,” pungkasnya.

Keempat pelaku kini sudah diamankan beserta barang bukti berupa tas koper kabin warna hitam merk MIM, satu helai rompi safety first warna hitam lis orange, dan uang tunai R 34.800.000. Petugas juga sudah memeriksa saksi-saksi terkait.

Sebagai informasi, pengungkapan kasus pencurian ini berawal dari adanya pengaduan seorang penumpang pesawat Lion Air bernama Lina (40). Aduan ini kemudian disampaikan kepada petugas security Lion Air yang dilanjutkan dengan pemeriksaan CCTV bandara.

“Security Lion Air koordinasi sama operator CCTV bandara. Dicari oknum-oknumnya ditemukanlah di lapangan,” ujar Komandan Avsec Bandara Kualanamu, Mira Ginting.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com