Connect with us

Pilpres 2019

Tanggapi Gugatan Prabowo Selama 3 Hari, KPU Sebut Tidak Adil

Published

on

Sidang Perdana Sengketa Pilpres 2019. (Liputan6.com)

Geosiar.com, Jakarta – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Thantowi mengaku pihaknya kesusahan menyiapkan jawaban atas keterangan sengketa Pilpres yang dilayangkan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. alasannya, KPU hanya mendapat jatah tiga hari untuk menanggapi gugatan pemohon tersebut.

“Kalau bicara prinsip keadilan bagi semua pihak, pemohon dapat tambahan 17 hari, dari 24 Mei sampai 10 Juni, sementara KPU diberi waktu tambahan dari Jumat, 14 Juni sampai Senin, 18 Juni ditambah satu hari. Tetap tidak adil bagi termohon,” ujar Pramono Ubaid di Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Menurutnya KPU mempunyai beban dalam mengumpulkan bukti-bukti serta saksi dari seluruh Indonesia untuk menjawab dalil perbaikan gugatan dalam kurun waktu tiga hari. Walau begitu, Pramono yakin KPU akan mampu menyerahkan jawaban tertulis pada Selasa, 18 Juni 2019 sebelum pukul 09.00 WIB.

Mahkamah Konstitusi sebelumnya menggelar sidang perdana sengketa Pilpres 2019 pada Jumat, 14 Juni 2019. Sidang tersebut beragenda mendengarkan gugatan pemohon yaitu kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Terdapat sejumlah petitum gugatan, salah satunya, kubu Prabowo menganggap ada kesalahan dalam sistem IT KPU. Selain itu, mereka menuding ada penggelembungan suara sampai 20 juta yang menguntungkan kubu Joko Widodo atau Jokowi-Ma’ruf Amin.