Connect with us

Politik

Jansen Sitindaon Mengaku Belum Siap Ikut Pilwakot Medan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pertarungan Pemilihan Walikota Medan (Pilwakot) Medan periode 2020-2025 mulai rame diperbincangkan. Tak ubahnya Jansen Sitindaon yang digadanggadang para aktifis dan pemuda dinilai pantas maju merebut kursi no 1 di Pemko Medan.

Namun, ketika Geosiar.com menghubungi ingin memastikan Jansen Sitindaon (foto), Sabtu (14/6/2019) tentang keseriusannya maju ikut pertarungan Pilwakot mengaku belum siap. Dalam siaran persnya yang diterima redaksi Geosiar.com disebut sesungguhnya belum siap.

Adapun alasan mendasar bagi Jansen Sitindaon tidak ikut Pilwalkot Medan karena logistik belum mencukupi. Karena sangat diyakini untuk bertarung di Kota Medan pasti membutuhkan biaya besar.

“Apalagi yang akan kita hadapi ini incumbent dengan dukungan dana yang tanpa batas. Dengan dana besar itu dia bisa berbuat apapun. Melihat kinerja yang buruk rasanya incumbent itu sangat bisa dikalahkan. Tapi faktanya, Demokrasi kita sampai per-saat ini masih dibutuhkan yg namanya dana dan logistik untuk bisa menang. Tidak cukup bermodal integritas dan visi baik saja untuk bisa menang dan bisa ikut berkompetisi,” sebutnya.

Ditambahkan, Jansen Sitindaon sepakat kota Medan butuh pembenahan. Maka itu berharap masih ada orang atau tokoh yang bisa menata dan memperbaiki kota Medan. “Jadi tidak perlu harus “impor” calon pemimpin dari Jakarta atau tempat lain. Karena dengan APBD yang lebih dari Rp 6 Triliun. Sesungguhnya kota Medan bisa dibangun sama indah dan tertata dengan Bandung dan Surabaya yang juga punya APBD yang hampir sama,” tambahnya.

Kendati demikian sambung Jansen selaku politisi Partai Demokrat itu, jika nanti hari H menuju Pilkada tiba-tiba mendapat rejeki dan memiliki logistik tidak dipungkiri maju maka permintaan para aktifis dan mahasiswa dapat dipertimbangkan ulang.

Untuk itu, kepada para aktivis dan pemuda untuk memetakan persoalan apa saja yang ada di Kota Medan. Sehingga bisa dirumuskan dan menyusun “blue print” rencana pembangunan Kota Medan ke depan. Jansen tetap berkehendak ikut terlibat membenahi kota Medan minimal punya proposal pengembangan pembangunan kota Medan. (lamru)