Connect with us

Politik

BPN Sebut Prabowo-Sandi Tak Hadir untuk Cegah Pendukung ke MK

Published

on

Juru Bicara BPN, Andre Rosiade

Geosiar.com, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) mengadakan sidang perdana gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang diajukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Sidang dimulai pukul 09.00 WIB yang dipimpin Ketua MK Anwar Usman, Jumat (14/6/2019).

Pihak pemohon Prabowo-Sandi pada sidang ini dipastikan tidak akan hadir. Juru Bicara BPN, Andre Rosiade mengatakan bahwa pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi sengaja tak hadir agar massa juga tidak hadir ke MK.

“Kalau seandainya Pak Prabowo dan Sandi hadir di sidang MK pertama, tentu akan mengundang para pendukung untuk hadir. Ini sesuai dengan komitmen Pak Prabowo dan Sandi, beliau tidak hadir hari ini, juga untuk menjamin agar pendukung beliau tidak datang,” ujar Andre di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Andre mengatakan, beberapa perwakilan BPN hadir di MK sebagai gantinya. Kehadiran mereka untuk memastikan tidak ada pendukung yang datang dan juga memastikan kelancaran jalannya sidang perdana.

“Kami ke sini sebagai jubir untuk memantau dan memastikan bahwa imbauan Pak Prabowo kepada seluruh pendukung itu bisa berjalan. Di mana Pak Prabowo sekali lagi mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, pendukung beliau untuk tidak usah datang ke MK,” imbuh Andre.

BPN mengimbau kepada seluruh pendukung Prabowo-Sandi agar memantau proses persidangan di rumah masing-masing. BPN juga memohon supaya pendukung Prabowo-Sandi mempercayakan gugatan ini kepada tim hukum yang telah dibentuk.

“Percayalah, kuasa hukum kita akan memberi kejutan luar biasa dalam persidangan. Saya jamin tim kuasa hukum akan beri kejutan luar biasa setiap hari di sidang, rugi kalau tidak nonton di TV, insyaallah MK tidak menjadi Mahkamah Kalkulator,” tutup Andre.