Connect with us

Sumut

Unggah Foto Bugil Pacar di FB, Pemuda Ini Akui Telah Berulang Kali Bersetubuh

Published

on

Pelaku berinisial D. (Foto: art/Geosiar.com).

Geosiar. com, Sergai – Foto setengah bugil seorang gadis berumur 15 Tahun yang diketahui warga Sei Bamban, Serdang Bedagai (Sergai) beredar di media sosial Facebook. Foto-foto itu diketahui sengaja disebarkan sang kekasih berinisial D (20).

Atas beredarnya foto tersebut, gadis yang tak disebutkan namanya itu terpaksa harus membuka aib dan mengaku sudah berulang kali disetubuhi oleh sang kekasih yang merupakan warga Dusun II Tanah Andil, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Sergai.

Mengetahui hal itu, Ibunda gadis (WP) langsung melaporkan kasus yang menimpa anaknya ke Unit PPA Polres Sergai dengan nomor registrasi LP/124/III/2019/SU/RES SERGAI tertanggal 30 Maret 2019. Kini, D (20) telah berhasil diringkus aparat Sat Reskrim Polres Sergai, tak jauh dari rumahnya pada Selasa (11/6/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kronologi kejadian terungkap setelah sahabat korban bernama Anggi, melihat akun FB pelaku D (20) yang mengunggah foto-foto korban dalam kondisi setengah bugil. Kemudian, Anggi langsung melaporkan temuan itu kepada ibu korban (WP).

Mendapat informasi itu, WP langsung menginterogasi korban yang awalnya bungkam. Setelah dipaksa, akhirnya korban pun mengaku bahwa foto tersebut adalah dirinya yang disimpan oleh D. Bahkan, korban mengaku sudah berulang kali berhubungan badan dengan D yang dipacarinya sejak setahun lalu.

Berdasarkan hasil penyidikan Polres Sergai, D mengaku pertama kali menyetubuhi korban pada Jumat, 17 Agustus 2018 sekitar pukul 13.00 WIB di areal perkebunan kelapa sawit PT Lonsum, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, dan perbuatan itu terus berlanjut.

“Kami pacaran. Hampir setahun tiga bulan pacaran sudah berhubungan badan. Kami terus melakukannya atas dasar suka sama suka. Dia tidak pernah menolak berhubungan badan denganku dan aku siap bertanggung jawab,” ucap pelaku.

Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Hendro Sutarno mengatakan, pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani proses pemeriksaan lanjutan. Atas kasus ini, pelaku dijrat dengan Pasal 81 subs Pasal 82 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perpu No 1 Tahun 2016 tentang  perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (art)