Connect with us

Politik

JK Sebut Jokowi dan Prabowo akan Bertemu Usai Putusan MK

Published

on

Wakil Presiden Jusuf Kalla

Geosiar.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menyebut rencana pertemuan antara calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi, dan calon presiden nomor 02, Prabowo Subianto, akan lebih gampang direalisasikan usai adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saya yakin setelah MK itu memutuskan apa pun, kedua belah pihak menerimanya. Nah, kalau sudah selesai itu, rekonsiliasi itu akan lebih mudah. Saya yakin akan terjadi rekonsiliasi itu,” ungkap JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

JK mengatakan, Jokowi dan Prabowo sebenarnya bisa bertemu kapan saja. Tetapi pertemuan itu belum juga terjadi karena persoalan waktu.

“Pak Prabowo dengan baik membawa hasil pengumuman Pilpres itu ke MK. Itu kan suatu solusi demokratis, konstitusional. Ya, kita menunggu hasil MK itu lah,” kata JK.

Sengketa pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 02, Prabowo-Sandiaga, diajukan ke MK usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pasangan nomor 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul di Pilpres 2019. Pengumuman itu diikuti demonstrasi pendukung Prabowo yang memicu kerusuhan.

Sementara tim hukum Prabowo-Sandi sudah mengajukan puluhan alat bukti ke MK pada 24 Mei 2019 lalu. MK kemudian akan melakukan verifikasi dokumen, kemudian dicatat dalam buku registrasi perkara konstitusi pada 11 Juni. Setelah itu, pada 14 Juni 2019 berkas akan diperiksa pendahuluan dalam sidang perdana Hakim MK. Dalam sidang itu sekaligus dilakukan penyerahan perbaikan jawaban dan keterangan.

Pada periode 17-24 Juni 2019 akan diadakan pemeriksaan persidangan gugatan Prabowo-Sandi. Setelah proses pemeriksaan selesai, pada 25 Juni-27 Juni 2019, MK akan menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim. Berdasarkan ketentuan, penanganan sengketa pilpres di MK dibatasi selama 14 hari.