Connect with us

Ekonomi

Freeport Bakal Bangun Smelter, 15 Bank Minat Mendanai

Published

on

Pertambangan emas raksasa yang dioperasikan oleh Freeport-McMoran Cooper & Gold Inc., Grassberg, Papua, diambil dari udara, Juli 2005 (Foto: VOA).

Geosiar.com, Jakarta – PT Freeport Indonesia dikabarkan akan membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) secara mandiri di Gresik, Jawa Timur. Atas pembangunan itu, dikabarkan sebanyak 15 bank menyatakan berminat untuk mendanai proyek tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas. Dia mengatakan bahwa ke-15 bank tersebut terdiri dari bank nasional dan bank asing. Namun, dia mengaku sampai saat ini perihal pendanaan bank itu masih dalam proses pembicaraan.

“Masih dalam proses pembicaraan, tapi banyak yang minat. Mungkin sudah 15 bank yang berminat. Bank asing dan bank nasional,” tutur Tony Wenas saat acara Halal Bihalal di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rabu (12/6/2019).

Perkiraan dana yang dibutuhkan untuk proyek pembangunan smelter ini mencapai US$ 2,8 hingga US$ 3 miliar, atau sekitar Rp 42 triliun. Freeport pun mengaku tengah mencari pinjaman perbankan.

Kendati demikian, Tony mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui secara rinci terkait porsi pendanaan yang berasal dari pinjaman, kas internal termasuk dari PT Inalum sebagai pemegang saham.

“Kita lagi bicara bentuknya, jumlahnya, detailnya, itu masih dalam pembicaraan. Mudah-mudahan (bisa tahun ini),” lanjut Tony.

Tony menambahkan, saat ini Freeport telah menggunakan sekitar US$ 150 juta dari kas internal untuk memulai proyek pembangunan itu.

“Angka persisnya saya lupa, tapi mungkin sekitar US$ 150 juta yang sudah kita spent. Kalau sekarang masih pakai kas internal.” tambahnya.

Selain meminjam dari perbankan, Freeport pun membuka opsi untuk pendanaan melalui surat utang (bond). Oleh karena itu, Freeport juga masih membicarakan bersama pihak bank perihal jumlah, struktur, format serta instrumen pendanaannya kelak.

Sebagai informasi, smelter tersebut akan dibangun di Kawasan Industri Java Integrated Industrial Estate (JIIPE), yang dimiliki oleh Pelindo III dan PT AKR Corporindo Tbk. Sejauh ini, progres pembangunannya baru mencapai 3,86% terhitung sejak Februari 2019.

Proyek smelter ini pun diprediksi rampung pada 2022 akhir hingga 2023 mendatang. Smelter ini akan menghasilkan produk katoda tembaga 99,99%.

Ekonomi

Cukai Rokok Naik, Menko Darmin: Wajar Demi Sehat

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Geosiar.com, Jakarta – Kenaikan tarif cukai hasil tembakau sebesar 23 persen yang berdampak pada harga jual eceran menjadi 35 persen mulai 2020 menuai beragam komentar. Ada yang menyetujuinya, namun banyak pula yang menolak lantaran diduga akan mengganggu ekosistem industri.

Polemik ini turut disoroti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Ia menilai kenaikan tarif cukai rokok yang sebesar 23 persen pada 2020 merupakan hal yang wajar.

“Pertimbangan cukai rokok, tahun lalu tidak naik, sehingga naiknya wajar kalau lebih besar,” kata Darmin Nasution seperti dikutip Antara, Senin (16/9/2019).

Darmin mengatakan bahwa besaran kenaikan cukai rokok itu juga telah mempertimbangkan aspek menurunkan tingkat konsumsi.

“Kenaikan cukai rokok itu memiliki beberapa objektif, pertama urusan menurunkan konsumsi karena alasan kesehatan,” tegas Darmin Nasution.

Selain itu, dia mengklaim kenaikan cukai rumah rokok itu juga untuk mengoptimalkan penerimaan negara yang dalam Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja (APBN) 2020, pendapatan cukai ditargetkan sebesar Rp179,2 triliun.

“Nah, dari semua itu di timbang-timbang. Angkanya yang sudah diceritakan Bu Sri Mulyani,” lanjutnya.

Adapun alasan lain terkait kenaikan cukai rokok adalah untuk mempertimbangkan kelangsungan penyerapan tenaga kerja.

Sebagai informasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan tarif cukai rokok sebesar 23 persen, serta harga jual eceran sebesar 35 persen.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah telah mempertimbangkan keputusan itu baik dari sisi industri, tenaga kerja, hingga sektor pertanian.

Continue Reading

Ekonomi

Pembangunan Pasar Rakyat Tiganderket, Warga Minta Aparat Penegak Hukum Turut Awasi

Published

on

Karo – Geosiar – Terkait Pembangunan Distribusi Pasar /Revitalisai Pasar Tiganderket kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo yang dilaksanakan melalui Dinas Pasar dan Perdagangan Kabupaten Karo dan dinilai warga tidak lagi sesuai dengan harapan warga dan pedagang di Pasar Rakyat Tiganderket.

Setelah Pemda Karo melakukan kajian dan analisis serta menetapkan peruntukkan pengalokasikan dana dengan judul Pembangunan Sarana Distribusi Perdagangan/Revitalisasi Pasar Rakyat Tiganderket yang terketahui melaui papan informasi dengan isi tertulis didalam Pelang proyek berlogo Pemkab Karo.

Pelang berisi Nomor kontrak : 027.2/684/ppk/2019, tertnggal 28 juni 2019, dengan nilai kontrak Rp.1.517.700.628.00 (satu miliar limaratus tujuhbelas juta tujuhratus ribu enamratus duapuluh delapan rupiah) dan sebagai pelaksana kegiatan CV Gung Pantar dengan masa pekerjaan selama 150 hari kalender, dengan alamat kantor di jln veteran gang sempakata kabanjahe, Sumber Dana Alokasi Khusus (Dak) APBN Tahun Anggaran 2019.

Warga bermarga Bangun yang sedang berada dilokasi pembangunan pasar tersebut saat ditemui awak media menjelaskan ” kami sebenarnya senang losd ini dibangun, dengan harapan disetiap ada acara adat ataupun berdagang di pasar ini kami tidak lagi terkena air hujan dan kebanjiran, tapi itu mungkin hanya sebatas mimpi kami saja, sebab dahulunya juga kami minta agar dibangun baru dengan lantai keramik dengan alasan yang nantinya juga dapat kami pergunakan sebagai tempat pertemuan pertemuan adat dan terkait pertemuan yang diadakan oleh pemerintahan desa, ujarnya.

Lanjutnya lagi, sangat sayang bila kita lihat pekerjaan yang menghabiskan uang miliaran rupiah ini hanya terlihat melakukan pengecatan dan penggantian atap (seng) Losd serta menambal lantai lantai penyanggah tiang losd yang sudah lama berdiri, kami berharap agar Pemda Karo dapat mengumumkan terkait pekerjaan apa saja yang dikerjakan seharusnya dan kami sangat berharap juga agar pihak kepolisian dan pihak kejaksaan dapat turut mengawasi pembangunan Losd pasar rakyat tiganderket ini.

Niat pemborong itu kami lihat sudahlah miliki kepentingan tertentu dengan tidak mencantumkan dipapan informasi terkait kapan pembangunan pasar rakyat ini dimulai dan hingga kapan harus selesai dikerjakan, maka kami sangat yakin bila diawasi secara langsung oleh Aparat Penegak Hukum maka kami akan menerima hasil pekerjaan pembangunan pasar rakyat ini sesuai dengan yang sudah direncanakan dan kami percaya pemkab karo telah merencanakan pembangunan ini dengan sangat baik, ujarnya menutup pembicaraan.

Secara kebetulan awak media bertemu dan mempertanyakan langsung kepada kepala desa Tiganderket, Kemi Sembiring, namun sayang kades tersebut enggan berkomentar dan hanya mengatakan ” benar yang dikatakan warga saya tersebut dan untuk keterangan lainya silahkan pertanyakan kepada dinas terkait ujar kades singkat.

Menanggapi hal yang dikatan warga Tiga Nderket tersebut dilokasi yang sama, Soni husni Ginting mengatakan ” Tidak di temukannya pihak pengawas dari instansi terkait atau apapun sebutannya bisa menjadi permasalahan yang mendasar atas pekerjaan fisik losd desa Tiganderket ini dengan alasan bagaimana mungkin tukang yang bekerja bisa bekerja sesuai dengan isi kontrak kerja antara instansi terkait dengan pihak rekanan.

Amatan saya dilokasi pengerjaan losd ini melihat isi papan informasi proyek dengan judul kegiatan Pembangunan distribusi pasar /Revitalisai pasar rakyat sementara melihat secara fisik para pekerja melakukan pengerjaan bersifat rehab, mengapa saya katakan pengerjaan bersifat rehab, pertama tidak ada bangunan baru yang terlihat dibangun sesuai dengan judul kegiatan pembangunan distribusi pasar, kedua pekerjaan yang di lakukakan hanya penggantian seng pada bagian atap seng serta pondasi tetap menggunakan pondasi lama berbahan kayu.

Serta hanya dilakukan plaster bagian bagian dudukan tiang pondasi yang rusak karena faktor usia, dan satu hal yang paling penting bahwa instansi terkait maupun rekanan seharusnya mensosialisakan atau memberikan gambaran kepada masyarakat prihal apa aja yang akan di kerjakan di losd tersebut, ujar soni mengakhiri.

Selanjutnya awak media akan mencoba segera mempertanyakan secara langsung kepada dinas terkait./edy surbakti

Continue Reading

Ekonomi

Awal Oktober, 10 Ribu Ton Daging Sapi Impor Brasil Masuk RI

Published

on

Ilustrasi daging sapi

Geosiar.com, Jakarta – Daging sapi impor asal Brasil dilaporkan akan masuk ke Indonesia pada pekan pertama Oktober 2019. Hal ini disampaikan oleh Manajemen PT Berdikari (Persero), Selasa (10/9/2019).

Direktur Utama PT Berdikari, Eko Taufik Wibowo mengklaim pihaknya telah mendapatkan surat penugasan langsung dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengimpor. Kini, Eko mengatakan pihaknya tengah melakukan proses pengadaan daging sapi tersebut.

“Tim masih di Brasil dan sementara info terbarunya (daging sapi) diharapkan sudah masuk Indonesia sekitar pekan pertama Oktober 2019,” kata Eko, Selasa (10/9/2019).

Untuk proses pengadaan, Eko memprediksi sekitar satu bulan bagi pihaknya untuk melakukan kesepakatan harga dengan pemasok di Brasil sebelum mengirim daging sapi itu ke Indonesia.

“Setelah harga sepakat, mereka (pemasok) baru memproduksi ditambah waktu pengiriman dan lain-lain,” jelasnya.

Sebagai informasi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebelumnya mengatakan, izin impor daging sapi sudah diputuskan dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada bulan lalu.

Atas keputusan itu, pemerintah kemudian memberikan izin kepada PT Berdikari yang merupakan salah satu perusahaan pelat merah untuk mengimpor daging sapi dari Brasil sebanyak 10 ribu ton.

Selain Berdikari, ternyata pemerintah juga memberi akses kepada PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk impor sebanyak 10 ribu ton dan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) sebanyak 30 ribu ton.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com