Connect with us

Pilpres 2019

Bawaslu Serahkan 134 Bukti untuk Hadapi Gugatan Prabowo-Sandi

Published

on

Ketua Bawaslu RI, Abhan. (Foto: dok. ist)

Geosiar.com, Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) telah menyerahkan sejumlah bukti dan keterangan untuk sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019.

Ketua Bawaslu RI, Abhan mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 134 alat bukti beserta keterangan tertulis setebal 151 halaman dalam sengketa ini. Pada sengketa ini, posisi Bawaslu adalah sebagai pihak pemberi keterangan. 

“Keterangan kami setebal 151 halaman kemudian kami juga sertai dengan alat bukti. Alat bukti kami ada 134 alat bukti, itu yang kami serahkan hari ini,” tutur Abhan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (12/6/2019).

Bukti-bukti tersebut, kata Abhan, berisi tentang pengawasan yang telah dilakukan Bawaslu selama berlangsungnya pilpres.

“Alat bukti total ya terkait pengawasan Bawaslu berhubungan dengan pelaksanaan pilpres,” ujarnya.

Sementara, keterangan setebal 151 halaman itu berisikan terkait empat poin jawaban yakni, pertama, terkait dengan hasil pengawasan Pemilu 2019 dari awal sampai rekapitulasi.

Kedua, Bawaslu akan memberikan penjelasan tentang pelanggaran yang diperkarakan dalam PHPU.

Ketiga, terkait jawaban untuk pokok-pokok yang menjadi dalil pemohon dalam berkas tuntutan. Di sini, Bawaslu juga akan memberikan penjelasan tentang pelanggaran yang diperkarakan.

“Jadi dalam permohonan temuan itu kan ada yang menyampaikan soal Bawaslu maka kami menjawab,” jelasnya.

Keempat, terkait dengan jumlah dan jenis-jenis pelanggaran yang ada kaitannya dengan dalil-dalil pemohon. 

Abhan memastikan bahwa semua berkas dan keterangan yang diberikan ke Bawaslu berdasar pada berkas perkara lama yang diserahkan pada 24 Mei lalu. Sebab, pemohon sempat merevisi permohonan sengketa beberapa hari lalu, di mana memperkarakan posisi Ma’ruf Amin di salah satu bank.

“Yang lama, kita belum terima berkas yang revisi,” tandasnya.

Rencana persidangan sengketa pilpres ini akan dimulai pada 14 Juni mendatang.