Connect with us

Olahraga

Radja Nainggolan: Saya Tidak Meninggalkan Inter Milan

Published

on

Radja Nainggolan

Geosiar.com, Bola – Gelandang Inter Milan, Radja Nainggolan memberikan penjelasan mengenai rumor ia akan meninggalkan Inter Milan pada musim panas ini. Nainggolan menyangkal kabar tersebut karena ia masih berkomitmen bersama Nerrazurri musim depan.

Nainggolan baru menyelesaikan musim perdananya di Inter Milan. Ia bergabung dengan Nerrazurri setelah sekitar 4 tahun membela rival Inter, yakni AS Roma.

Akan tetapi beberapa minggu terakhir mencuat rumor bahwa Nainggolan akan meninggalkan Giuseppe Meazza. Ia dikabarkan bakal dijual oleh Inter untuk mendanai kebutuhan transfer Antonio Conte pada musim panas ini.

Namun Nainggolan mengatakan bahwa kabar itu hanya hoaks.

“Saya tidak memikirkan bursa transfer untuk saat ini,” imbuh Nainggolan dilansir dari Sky Sports.

Nainggolan mengatakan bahwa ia berdedikasi penuh dengan kontraknya bersama Inter Milan. Untuk itu ia memastikan tidak akan meninggalkan Nerrazurri di musim panas nanti.

“Saya selalu berada di sebuah tim untuk waktu yang lama. Untuk itu, akan aneh sekali jika saya meninggalkan Inter hanya setelah satu musim saja,” jelasnya.

Nainggolan mengaku merasa nyaman dengan skuat Inter Milan musim ini. Ia yakin ia dapat berkembang bersama Nerrazurri untuk menjadi tim yang hebat di masa depan.

“Inter adalah klub yang menginginkan saya dan mereka saat ini tengah mencoba untuk berkembang menjadi tim yang hebat.”

“Saya ingin berkembang bersama mereka. Kita lihat apa yang akan terjadi nanti. Saya selalu merasa bahagia di klub manapun yang saya perkuat.” tandasnya.

Radja Nainggolan mengaku tenang karena mempunyai sisa tiga tahun kontrak di Inter Milan.

Olahraga

Duel PSIS vs Persebaya Jadi Ajang Reuni Pemain Brasil

Published

on

Bruno Silva saat melakukan pemanasan bersama PSIS Semarang dalam sesi official training di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kamis (19/9/2019).

Geosiar.com, Olahraga – Laga pekan ke-19 kompetisi Shopee Liga 1 2019 akan mempertemukan PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (20/9/19) sore. Duel ini ternyata menjadi ajang reuni bagi para pemain asal Brasil dari kedua klub. Seperti diketahui, baik Laskar Mahesa Jenar maupun Bajul Ijo, sama-sama memiliki tiga pemain asal Negeri Samba pada putaran kedua kompetisi kali ini.

Adapun pemain asal Brasil dari kubu PSIS yakni Wallace Costa, Claudir Marini Jr, dan Bruno Silva. Sedangkan di Persebaya, ada Otavio Dutra, David da Silva, dan Diogo Campos yang siap bekerja sama membawa klub asal Ibukota Jawa Timur ini lebih tangguh di putaran kedua.

Selain para pemain, ada juga pelatih fisik PSIS yang merupakan warga asal Brasil, yaitu Emilio. Diketahui, pelatih itu pernah menjadi fisioterapis David da Silva dan Otavio Dutra.

Kemudian, ada juga pemain asal Brasil, Patrick Mota yang masih berlatih rutin dengan skuat asuhan Bambang Nurdiansyah meski sudah tidak didaftarkan oleh PSIS. Latihan itu dilakukan sekadar untuk menjaga kondisi tubuhnya.

Keakraban delapan pemain asal Brasil ini terlihat disela-sela sesi latihan. Mereka tampak akrab saling berkomunikasi dengan bahasa negaranya dan saling melepas candaan satu sama lain.

Saat ditemui, Bruno Silva mengungkapkan kebahagiannya bisa reuni dengan rekan-rekan se-negaranya pada laga melawan Persebaya.

“Pemain Brasil bagus, saya senang mereka di sini, semoga di Indonesia lebih banyak pemain Brasil,” ujar Bruno Silva dilansir dari INDOSPORT.com, Jumat (20/9/2019).

Sebagai informasi, duel PSIS vs Persebaya pada Liga 1 2019 akan berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (20/9/2019) pukul 15.30 WIB, dan disiarkan langsung oleh Indosiar.

Continue Reading

Olahraga

Jadwal MotoGP Aragon 2019 Dimajukan 1 Jam

Published

on

Ilustrasi balapan MotoGP.

Geosiar.com, Olahraga – Dorna Sports selaku pengelola MotoGP mengubah jadwal balapan MotoGP Aragon yang menjadi seri ke-14 musim 2019. Perubahaan jadwal ini dilakukan demi menghindari ‘tabrakan’ dengan jadwal balapan Formula One (F1) Singapura.

Apabila biasanya balapan MotoGP berlangsung pukul 14.00 waktu setempat atau 19.00 WIB, maka jadwal balapan MotoGP Aragon 2019 dipercepat satu jam ke pukul 13.00 waktu setempat atau pukul 18.00 WIB pada tanggal 20-22 September 2019.

Selain itu, jadwal balapan Moto2 juga mengalami perubahan dari semula digelar sebelum MotoGP, namun kali ini balapan kasta kedua Grand Prix itu akan berlangsung terakhir atau mulai pukul 19.30 WIB. Kendati demikian, balapan Moto2 akan tetap menabrak balapan F1 Singapura.

Berikut jadwal lengkap balapan MotoGP Aragon 2019, Moto2, dan Moto3.

Jumat (20/9/2019)

Sesi Kelas Waktu (WIB)
FP1 Moto3 14.00-14.40
FP1 MotoGP 14.55-15.40
FP1 Moto2 15.55-16.35
FP2 MotoE 17.35-18.05
FP2 Moto3 18.15-18.55
FP2 MotoGP 19.10-19.55
FP2 Moto2 20.10-20.50

Sabtu (21/9/2019)

Sesi Kelas Waktu (WIB)
FP3 Moto3 14.00-14.40
FP3 MotoGP 14.55-15.40
FP3 Moto2 15.55-16.35
Q1 Moto3 17.35-17.50
Q2 Moto3 18.00-18.15
FP4 MotoGP 18.30-19.00
Q1 MotoGP 19.10-19.25
Q2 MotoGP 19.35-19.50
Q1 Moto2 20.05-20.20
Q2 Moto2 20.30-20.45
Race 1 MotoE 21.15

Minggu (22/9/2019)

Sesi Kelas Waktu (WIB)
WUP Moto3 14.00-14.20
WUP MotoGP 14.30-14.50
WUP Moto2 15.00-15.20
Race Moto3 16.20
Race MotoGP 18.00
Race Moto2 19.30

Continue Reading

Olahraga

Imbang 2-2, Juventus Kesal dengan Bola Mati

Published

on

Juventus Gagal Menang, Sarri dan Bonnuci Singgung Perihal Bola Mati.

Geosiar.com, Olahraga – Laga antara Juventus Atletico Madrid dalam Matchday 1 Grup D Liga Champions 2019/20, Kamis (19/8) dini hari WIB, berakhir dengan skor imbang 2-2. Sempat unggul dua gol lewat Juan Cuadrado dan Blaise Matuidi, skuat Bianconeri harus puas membawa pulang satu poin usai dua gol sundulan dari Stefan Savic dan Hector Herrera menghadang kemenangan Juventus.

Kegagalan Juve membawa kemenangan ke Turin disebut-sebut karena situasi bola mati saat menghadapi Atletico Madrid. Sejauh ini, Si Nyonya Tua sudah kebobolan 5 gol, 4 di antaranya berasal dari situasi bola mati dengan rincian, 3 gol lewat tendangan bebas dan 1 gol melalui sepak pojok.

Adapun dua gol pertama berasal dari Kostas Manolas dan Giovanni di Lorenzo, ketika Juventus menghadapi Napoli di Serie A pada Sabtu (31/8) lalu. Sedangkan dua gol lainnya tercipta di laga melawan Atletico tadi malam.

Atas kegagalan itu, Bek Bianconeri, Leonardo Bonucci pun menegaskan situasi bola mati seperti itu tidak boleh terjadi lagi. Dalam 4 situasi bola mati di mana Juventus kebobolan, duet bek tengah Bianconeri, Bonucci dan Matthijs De Ligt, terlihat belum kompak. Oleh karena itu, keduanya selalu kalah saat duel udara atau tak berada di posisi tepat untuk menghalau bola dari pemain lawan.

Senada, pelatih Juventus, Maurizio Sari juga membenarkan bahwa timnya harus lebih jeli dan fokus pada ancaman bola mati lawan.

“Kedepannya kami membutuhkan lebih banyak perhatian dan fokus pada bola mati, kami akan mengusahakannya dalam laga berikutnya,” tutur Sari melalui laman resmi UEFA, Kamis (19/9/2019).

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com