Connect with us

Sumut

Pasca Cuti Lebaran, Kehadiran Pegawai Pemkab Sergai Capai 93,5 Persen

Published

on

Bupati Sergai, H Soekirman memberi kata sambutan saat menggelar sidak dan monitoring kehadiran hari pertama kerja pasca cuti bersama, Senin (10/6/2019). (Foto: art/geosiar.com)

Geosiar. com, Sergai – Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman dan Darma Wijaya menggelar sidak dan monitoring pasca cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Kantor Dinas Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai, Senin (10/6/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.

Adapun lokasi tujuan digelarnya sidak dan monitoring yaitu Kantor Camat Perbaungan, Dinas Perhubungan, Dinas Pora Parbud, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Sosial, serta Dinas Perindag.

Dari sidak yang dilakukan di seluruh kantor dinas Pemkab Sergai, kehadiran pegawai yang meliputi ASN dan Tenaga Kontrak pada hari pertama kerja setelah cuti bersama mencapai 95,3 persen.

Saat sidak, Bupati Soekirman 

menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H kepada seluruh pegawai yang merayakannya. Kemudian, dia pun turut menyampaikan harapan baru untuk kemajuan daerah yang dipimpinnya itu.

“Semoga Kabupaten Sergai yang kita cintai ini selalu dalam lindungan Allah SWT dan dijauhkan dari marabahaya. 

Alhamdulillah, hingga saat ini tingkat kecelakaan lalu lintas sangat kecil dan kita berharap masyarakat yang menggunakan jalan dapat sampai tujuan dengan selamat, sehat serta tidak kurang suatu apapun,” tuturnya saat kata sambutan.

Selain itu, sang Bupati sempat menyindir persoalan sampah yang kerap melanda Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat itu. Dia mengimbau kepada seluruh ASN dan Tenaga Kontrak agar turut berpartisipasi dalam kebersihan lingkungan serta menjadi pedoman bagi masyarakat atas pola hidup disiplin.

“Setelah berjalan ke beberapa daerah, ternyata kondisi kita saat ini dalam keadaan darurat sampah plastik. Pola hidup masyarakat yang belum disiplin dalam menyikapi permasalahan sampah, seperti masih membuang sampah sembarangan, menggunakan popok bayi tidak ramah lingkungan yang sulit didaur ulang, serta hal lainnya yang justru membuat volume sampah semakin mengkhawatirkan,” tuturnya.

“Untuk itu, mari kita bersama-sama memberikan perhatian khusus kepada lingkungan sekitar dan objek wisata yang kita banggakan agar dijaga kebersihannya. Dari dusun, desa, kecamatan hingga seluruh penjuru Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat dapat membuat Gerakan Lobang Sampah (GLS) dilingkungan rumah kita sendiri yang nantinya sampah rumah tangga dapat mudah dibakar dan didaur ulang dan tidak menimbulkan pencemaran udara serta menimbulkan permasalahan kesehatan,” lanjutnya.

Dia meyakini, bila seluruh elemen masyarakat mematuhi peraturan itu, maka sekitar 60 persen permasalahan sampah dapat diminimalisir.

Bagi para ASN dan Tenaga Kontrak yang hadir pada hari pertama kerja setelah cuti bersama, Bupati pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi sebagai bentuk tanggung jawab diri. 

Sementara bagi ASN dan Tenaga Kontrak yang tidak hadir, Bupati memberi kewenangan kepada BKD untuk menindak sesuai dengan Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku. 

Di tempat berbeda, Wabup Darma Wijaya menggelar sidak di Rumah Sakit (RS) Sultan Sulaiman dan Kantor Dinas di Komplek Perumahan Bumi Sergai, RS Sultan Sulaiman, Dinas PMP2TSP, Dinas Kelautan Perikanan, Dinas P2KBP3A, Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi dan BPBD.

Dalam sambutannya, Wabup Darma mengimbau kepada seluruh Kepala OPD agar terus menjaga hubungan kekeluargaan terhadap bawahan dengan mempunyai visi dan misi yang sejalan serta profesional dalam menjalankan tugas, sehingga dapat menghasilkan kinerja yang maksimal di manapun ditugaskan.

“Kita menyadari bahwa saat ini semakin sulit mendapatkan pekerjaan, maka saya ingatkan kepada ASN agar dapat menempah mental anak-anaknya menjadi wirausahawan dan jangan menjadi pencari kerja, tapi dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dengan memberi motivasi agar anak terdidik dan menjadi wirausahawan,” ucap Wabup Sergai. (art)

Sumut

Rapat Perdana Paripurna Soal Tatib DPRD Tebing Tinggi ‘Hujan’ Interupsi

Published

on

Rapat Perdana Paripurna Soal Tatib DPRD Tebing Tinggi

Geosiar.com, Tebing Tinggi –  Rapat Perdana Paripurna pembahasan tata tertib (Tatib) DPRD Tebing Tinggi periode 2019-2024 yang dipimpin ketua sementara, Basyaruddin Nasution dan wakil ketua Sementara M Azwar diwarnai banyak interupsi, pada Kamis (19/9) pukul 10.40 WIB.

Hujan interupsi itu datang dari Anggota DPRD terkait tatib yakni Fahmi Tanjung, Ogamota Hulu SH MH, Kaharuddin Nasution, Drs. Jonner Sitinjak, Waris  dan Ibrahim Nasution SE.

Awalnya, Fahmi Tanjung menyampaikan penyusunan tatib harus mengacu kepada tatib yang sudah disahkan dan tidak perlu direvisi kembali disidang selanjutnya.

Kemudian Ogamota mengatakan, pembahasan tatib sebaiknya mengacu kepada surat Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dan bila telah mengacu barulah dilanjutkan dengan memperhatikan poin-poin dari tatib yang sudah disahkan pada sidang Mei yang lalu di periode 2014- 2019.

Sementara, Kaharuddin mengucapkan pandangannya mengenai kesiapan pelaksanaan paripurna pembahasan tatib. Seperti diketahui bahan yang diberikan sudah diundangkan bukan lagi rancangan dan Sekwan jangan “membag ” pikiran Dewan, dan ini peringatan.

Lebih lanjut Drs. Jonner Sitinjak menyatakan bahwa tatib yang telah ditetapkan oleh Dewan Periode 2014-2019 untuk dilanjutkan. Jika dikoreksi seakan-akan tidak menghargai kerja dewan tersebut.

“Untuk itu kami berharap untuk menggunakan tatib yang sudah disahkan karena sudah sesuai dengan PP 12 tahun 2018,” kata mantan pendidik itu.

Sedangkan, Ibrahim Nasution mengatakan pembahasan tatib tidak bisa diselesaikan satu hari. “Perlu beberapa hari untuk dicermati kembali dan kita harus terlebih dahulu membahas pokok-pokok resmi sesuai jadwal yang ditentukan,” katanya.

Sebelum mengakhiri usulnya, Ibrahim  meminta kiranya Sekretaris Dewan (Sekwan) dapat memfasilitasi para dewan untuk berkumpul guna menjalin kekompakan hal ini disambut para sebagian dewan lainnya.

M. Azwar selaku Wakil Pimpinan Sementara berharap agar mereka yang berjumlah 12 Orang yang baru terpilih bisa berkumpul untuk mengusulkan rapat selanjutnya. Azwar mengusulkan agar saat bersidang tidak ada lagi asap rokok dalam ruang persidangan. Namun usul ini kurang ditanggapi peserta rapat.

Ketua Sementara Basyaruddin Nasution  SH mengatakan salah satu tugasnya yakni melakukan rapat sesuai jadwal yang telah ditentukan dan  anggota dewan sepakat untuk dilakukan diskors dan sidang digelar pekan depan  dan palu diketok.

Continue Reading

Sumut

Polisi Ringkus Pelaku Pengeroyokan TNI di Marindal Medan

Published

on

Seorang Anggota TNI Babak Belur Dikeroyok Belasan Orang di Desa Marindal, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (tribunnews.com)

Geosiar.com, Medan – Polisi menangkap pelaku pengeroyokan yang melukai seorang anggota TNI di Desa Marindal, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, pada Selasa (17/9/2019) kemarin.

Pada saat kejadian, seorang anggota TNI berinisial PB mengalami luka dibagian kepalanya.

“Polisi dan teman-teman dari TNI sudah melakukan kerjasama. Pelakunya sudah ada ditangkap dan sudah kita proses,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Kamis (19/9/2019).

Kendati demikian, Dadang masih enggan bercerita secara merinci mengenai identitas pelaku maupun kronologi terjadinya keributan. Kini polisi masih terus melakukan proses penyelidikan.

Seperti diketahui, keributan dipicu karena persoalan tanah. Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidi membenarkan adanya peristiwa hingga membuat anggotanya terluka.

“Benar. Luka ringan di bagian kepala dan telah mendapatkan perawatan tenaga kesehatan di satuannya,” ungkap Zeni, Rabu (18/9/2019)

Zeni menjelaskan, persoalan ini telah ditangani pihak kepolisian. Dia mengimbau kepada semua pihak untuk menahan diri dan tidak membesar besarkan persolan ini.

Terkait pelaku pengeroyokan, institusinya menyerahkan seluruh penyidikan kepada pihak kepolisan.

“Itu kewenangan polisi,” tandas Zeni.

Continue Reading

Sumut

Gempa Magnitudo 3 Guncang Dairi Sumut

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Dairi – Gempa bumi bermagnitudo 3 mengguncang Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut). Pusat gempa berada di 14 km timur laur dari Dairi.

Berdasarkan situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, gempa terjadi pada Jumat (20/9/2019) sekira pukul 09.47 WIB. Gempa tersebut memiliki kedalam 5 km.

“Kedalaman: 5 Km,” tulis BMKG.

Lokasi gempa berada di 2,79 derajat Lintang Utara, 98,44 Bujur Timur.

Hingga kini belum diketahui dampak dari gempa tersebut.

Gempa dirasakan pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) II-III. Maksudnya, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang hingga getaran dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa bagaikan ada truk berlalu.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com