Connect with us

Hukum

Kasus Ujaran ‘Idiot’, Ahmad Dhani Terima Vonis 1 Tahun Penjara

Published

on

Ahmad Dhani saat mendengar vonis hukuman atas kasus pencemaran nama baik di PN Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/6/2019). (Foto: Kumparan).

Geosiar.com, Surabaya – Musisi kondang Ahmad Dhani Prasetyo dijatuhi vonis hukuman satu tahun penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas kasus pencemaran nama baik, Selasa (11/6/2019).

“Menyatakan, terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan dan dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan pencemaran nama baik. Dan menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo oleh karena itu dengan pidana selama 1 tahun,” tutur Hakim Ketua R Anton Widyopriyono saat membacakan putusan vonis di persidangan PN Surabaya, Selasa (11/6/2019).

Dalam persidangan, Hakim Ketua mengatakan bahwa hal yang memberatkan dakwaan Ahmad Dhani adalah karena tidak merasa bersalah saat menjalani hukuman. Selain itu, suami dari Mulan Jameela itu merupakan seorang caleg yang dituntut menjaga lisan di hadapan publik. Sementara, hal yang meringankan dakwaan Dhani adalah selama proses persidangan dia bersifat sopan dan kooperatif.

Atas vonis hakim tersebut, Dhani dikabarkan akan mengajukan banding. Vonis yang diterima Ahmad Dhani sebenarnya lebih rendah dari tuntutan Jaksa yang sebelumnya menuntut dengan hukuman 1,5 tahun penjara. Jaksa menyampaikan tuntutan itu sewaktu sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (23/4/2019).

Jaksa menilai, Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah karena telah melakukan tindak pidana penyebaran informasi yang ditujukan untuk mencemarkan nama baik.

Oleh karena itu, Jaksa menuntut Dhani dengan Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sebagai informasi, kasus ujaran ‘idiot’ itu berawal saat Ahmad Dhani membuat vlog dengan konten keluhan atas penghadangan yang dilakukan sejumlah oknum terhadapnya sehingga dia batal mengikuti deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya pada 26 Agustus 2018 silam.

Vlog itupun langsung viral di media sosial yang akhirnya menyebabkan Ahmad Dhani dilaporkan oleh aktivis Koalisi Bela NKRI ke Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim).