Connect with us

Lifestyle

Tak Disangka, Trik Ini Manjur untuk Turunkan Berat Badan

Published

on

Ilustrasi makan secara perlahan dapat menurunkan berat badan.

Geosiar.com, Lifestyle – Pernahkah kamu merasa masih lapar padahal baru saja makan dengan porsi biasa? Kalau pernah, mungkin itu dikarenakan kamu terlalu cepat hingga terburu-buru dalam mengunyah makananmu. Ahli kesehatan pun menyarankan agar makanan dikunyah 10 kali atau selama 32 detik sebelum ditelan

Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam jurnal British Medical mengungkapkan fakta bahwa makan terlalu cepat dapat menimbulkan resiko obesitas tiga kali lebih besar. Oleh karena itu, seseorang disarankan untuk mengunyah makanan lebih banyak dan pelan setiap kali makan.

Selain itu, makan secara perlahan pun terbukti baik bagi kesehatan pencernaan dan yang terpenting adalah bisa membuat kamu kenyang lebih lama. Untuk itu, kebiasaan makan pelan akan sangat cocok bagi kamu yang berniat untuk menurunkan berat badan, pastinya tanpa diet.

Akan tetapi, mengapa makan dengan perlahan bisa bikin cepat kenyang? Begini alasannya.

Jika kamu mengunyah makanan dengan perlahan, maka hal itu mampu mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi. Sebab, kadar hormon antilapar yang diproduksi tubuh ketika sedang tidak makan secara terburu-buru akan meningkat.

Makan dengan perlahan akan memberikan waktu bagi otak untuk menerima serangkaian sinyal dari hormon yang dikeluarkan oleh saluran pencernaan. Kemudian, reseptor pada saraf pencernaan dapat langsung memberi sinyal pada otak melalui saraf vagus yang menghubungkan usus dan batang otak.

Nah, sinyal inilah yang biasanya akan dilepaskan saat makanan dicerna sebagian di usus kecil. Hormon cholecystokinin akan dikeluarkan oleh usus sebagai respon terhadap makanan yang dikonsumsi selama makan. Hormon inilah yang mampu membuat kamu merasa kenyang. Selain itu, hormon leptin yang dikeluarkan oleh sel lemak juga akan memperkuat sinyal untuk meningkatkan perasaan kenyang.

Dilansir dari laman Harvard Health Publishing, hormon leptin mampu berinteraksi dengan neurotransmitter dopamin yang berada di otak untuk menghasilkan perasaan senang setelah makan.

Akan tetapi, untuk memperoleh berbagai rangsangan dan interaksi ini, tubuh memerlukan waktu yang cukup banyak. Oleh karena itu, seseorang akan merasa lebih cepat kenyang apabila makan secara pelan. Sebab, otak, sistem saraf, serta hormon membutuhkan waktu untuk saling memengaruhi dan memberikan rangsangan.

Kesimpulannya, apabila kamu mengunyah makanan secara perlahan maka tubuh akan lebih cepat kenyang, sehingga otomatis kamu makan lebih sedikit kalori. Sedangkan, apabila kamu makan secara terburu-buru maka tubuh tidak bisa merespon hormon yang membuat rasa kenyang, sehingga kamu tetap merasa lapar meski baru makan.

Nah, sekarang bagaimana pengaruhnya terhadap berat badan?

Faktanya, lebih sedikit kalori yang dikonsumsi, maka risiko obesitas pun akan menurun. Bahkan, kamu bisa mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis bila diterapkan setiap hari.

Selain untuk membantu menurunkan berat badan, makan pelan juga memiliki beberapa manfaat lainnya seperti meningkatkan kesehatan pencernaan, membantu tubuh untuk menyerap nutrisi dengan lebih maksimal, menjaga gigi tetap sehat dan membuat lebih tenang dan terkendali.